Internasional


info Internasional
Internasional bahasa
Internasional bahasa nasional
Internasional bahasa indonesia
Internasional belah bambu
Internasional busuk
Internasional berasal dari bahasa yunani yaitu
Internasional belanda
Internasional busuk sby
Internasional berasal dari kata
Internasional global
Internasional gus dur
Internasional golkar
Internasional gender
Internasional gorontalo
Internasional global amerika serikat
habib Internasional mp3
video Internasional full
Internasional gerakan non blok
rahasia Internasional terbaru
Internasional g 30 s pki
Internasional konfrontasi
Internasional kerajaan kutai
Internasional kampus
Internasional kerajaan majapahit
Internasional kotor
Internasional kerajaan tarumanegara
Internasional kompasiana
Internasional luar negeri indonesia
Internasional luar negeri bebas aktif
Internasional luar negeri indonesia adalah
Internasional liberal
Internasional yang membedakan warna kulit disebut
Internasional yang dianut bangsa indonesia
Internasional yang baik
Internasional yahudi
Internasional yang dianut bangsa indonesia adalah
Internasional merupakan
Internasional yaitu

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Internasional. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Internasional. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 November 2017

Abbas: Palestina Butuh Perlindungan Internasional

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyatakan Palestina membutuhkan perlindungan internasional untuk mengakhiri penindasan lebih dari tujuh dasawarsa Israel.

"Rakyat kami membutuhkan dukungan dan perlindungan internasional untuk melepaskan diri dari penindasan Israel, negara yang paling melanggar hukum internasional dan hak asasi manusia," ujar Presiden Palestina pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI) di Jakarta, Senin. ?

Abbas: Palestina Butuh Perlindungan Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Abbas: Palestina Butuh Perlindungan Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Abbas: Palestina Butuh Perlindungan Internasional

Mahmoud Abbas mengatakan, Al Quds (Yerusalem) yang merupakan tempat suci Islam, Yahudi, dan Kristen, menjadi wilayah paling terdampak kekejaman tentara Israel yang menghancurkan rumah rakyat Palestina.

Israel juga terus menjajah ekonomi Palestina dengan memberlakukan pajak berlebihan dan menghambat kesempatan investasi.

Tantangan menjadi semakin sulit bagi Palestina, karena setiap perundingan damai yang disepakati dengan Israel selalu gagal.

Asli Muhammadiyah

"Karena itu, kami menyambut inisiatif internasional untuk mengadakan konferensi damai yang penting bagi pengembangan kerja sama multilateral sesuai hukum internasional," tutur Abbas.

Abbas juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dalam memerangi terorisme dan mewujudkan perdamaian di Palestina melalui Inistiatif Damai Arab.

"Saya menyeru negara-negara Islam untuk menegakkan konsep perdamaian ini dengan tidak menyebarkan faham perpecahan," seru Abbas.

Asli Muhammadiyah

Pada akhir pidatonya, Presiden Abbas mengharapkan KTT-LB OKI menghasilkan langkah nyata dalam melindungi Al Quds dan memberikan hak warga Palestina untuk hidup merdeka dan mandiri seperti bangsa-bangsa lain di dunia. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kajian Asli Muhammadiyah

Sabtu, 26 April 2014

Rumuskan Perdamaian Dunia, GP Ansor Gelar Halaqah Internasional

Jombang, Asli Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda? Ansor akan menggelar Halaqah Internasional di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tmabkberas, Jombang pada? Ahad hingga Senin (21-22/5). Kegiatan akan dipusatkan di GOR Hasbullah Said Bahrul Ulum.

Ketua Panitia Halaqah Internasional GP Ansor Sholahul Am Notobuwono mengatakan, kegiatan tersebut bertema "Menuju Rekontekstualisasi Islam Demi Perdamaian Dunia dan Harmoni Peradaban".

Rumuskan Perdamaian Dunia, GP Ansor Gelar Halaqah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Rumuskan Perdamaian Dunia, GP Ansor Gelar Halaqah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Rumuskan Perdamaian Dunia, GP Ansor Gelar Halaqah Internasional

"Berbagai persoalan wawasan keagamaan dunia Islam yang terjadi di berbagai negara itu, kami ingin mengetahui lebih detail melalui halaqah ini. Setelah mengetahui kondisinya, forum nanti kami harapkan bisa merumuskan peta jalan menuju rekontekstualisasi Islam demi perdamaian dan harmoni peradaban," ujarnya, Senin (15/5).

Asli Muhammadiyah

Pria akrab disapa Gus Aam menjelaskan, ada beberapa persoalan negara-bangsa yang terjadi di berbagai negara berkaitan dengan interaksi Muslim dan non-Muslim. Disamping itu, pergerakan golongan-golongan yang berpotensi mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara juga akan menjadi salah satu poin pembahasan dalam forum tersebut.

"Terutama isu-isu yang berkaitan dengan hubungan antara Muslim dan non-Muslim di berbagai negara. Serta keberadaan negara-bangsa modern dan keabsahannya sebagai sistem politik yang mengikat kehidupan umat Islam.," imbuh Katib Pesantren Bahrul Ulum ini menambahkan.

Asli Muhammadiyah

Pada kegiatan tersebut, panitia mengundang perwakilan dari berbagai negara untuk menjadi pembicara dalam halaqah tersebut. Di antaranya Syekh Kabir Helminski (Kentucky USA), Shuhaib Benseikh (Marseille, Prancis), Ayeikh Ahmed (Abbadi, Maroko), C Holland Taylor (Bayt Ar Rahmah, USA), Magnus Ranstorp (Stockholm, Swedia), Syeikh Mohammed Abu El Fadl (Kairo, Mesir), Ash Shisty (India), Syeikh Amru Wardani (Kairo, Mesir), Mouhanad Khorchide (University Of Munster, Jerman), dan perwakilan dari Malaysia.

"Untuk undangan yang luar negeri, beberapa sudah konfirmasi kehadiran. Terutama Mesir sudah pasti datang. Komunikasi terus kita lakukan, sudah hampir semuanya memberi kepastian hadir. Kalau pembicara dari dalam negeri ada perwakilan dari Muhammadiyah, pemerintahan, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), dan BIN (Badan Intelejen Negara)," jelas Gus Aam.

Adapun peserta kegiatan ini diperkirakan sekitar 400 orang. Terdiri dari pengurus Ansor dari seluruh Indonesia, kiai-kiai pesantren, akademisi, Forum Musyawarah Ponpes, RMI (Rabitah Mahad Islamiyah), dan utusan Banom (Badan Otonom) NU. "Forum ini dialognya aktif. Jadi, nanti dari beberapa narasumber bisa saling menanggapi secara langsung. Begitupun peserta," bebernya.

Menurut Gus Aam, berbagai pembahasan yang dikaji dalam halaqah internasional itu akan direkomendasikan dibedah kembali di negaranya masing-masing.

"Karena bisa saja persoalan yang sudah dibahas disini nantinya akan relevan dengan yang terjadi di negara lain. Atau bisa saja hasil dari halaqah ini menjadi kesepakatan bersama lintas negara untuk perdamaian dunia dan harmoni peradaban," pungkasnya.

Untuk mensukseskan halaqoh ini, PP Pusat GP Ansor menggandeng Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) dan PC GP Ansor Kabupaten Jombang. (Muslim Abdurrahman/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Amalan Asli Muhammadiyah

Minggu, 07 April 2013

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi memastikan dirinya tidak akan menghadiri Konferensi Khilafah Internasional yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada 12 Agustus 2007 di Gelora Bung Karno Jakarta.

Dalam berbagai selebaran dan bulletin Jum’at yang diedarkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia, disebutkan bahwa KH Hasyim Muzadi akan memberikan orasi bersama dengan tokoh-tokoh Islam lainnya, meskipun ada penjelasan bahwa status kedatangannya masih dalam konfirmasi.

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional

“Saya tak akan datang karena Nahdlatul Ulama dengan Hizabut Tahrir Indonesia memiliki perbedaan pandangan dalam konsep kebangsaan dan keindonesiaan,” tuturnya, Jum’at.

Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang ini merasa perlu memberi penjelasan karena banyaknya pertanyaan, baik melalui PBNU atau pribadinya sendiri tentang acara tersebut. Kehadirannya ditakutkan bisa memberi persepsi bahwa NU mendukung khilafah Islamiyah yang dikampanyekan oleh HTI.

Meskipun sama-sama berdakwah dan berjuang untuk menegakkan ajaran Islam di muka bumi, NU dan HTI memiliki pandangan yang mendasar tentang konsep kenegaraan. NU turut berjuang dalam upaya kemerdekaan Indonesia dan akan tetap mendukung tegaknya NKRI sementara HTI berjuang mengembangkan khilafah Islamiyah.

Ghozie, Sekpri Kiai Hasyim mengaku bahwa undangan untuk meminta KH Hasyim Muzadi menjadi pembicara memang sudah dikirimkan oleh panitia konferensi khilafah Internasional. “Abah memang tidak berkenan untuk hadir dalam acara tersebut,” tandasnya. (mkf)

Asli Muhammadiyah



Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah News, Ahlussunnah, Fragmen Asli Muhammadiyah

Jumat, 19 Januari 2018

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pekalongan, Asli Muhammadiyah. Sebanyak 500 personil Baser gabungan dari Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang selam tiga hari 27-29 Juli 2016 membantu kepolisian dan TNI amankan lokasi penyelenggaraan Konferensi ulama Internasional bela negara di Kota Pekalongan.

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pengerahan personil yang cukup besar ini dilakukan mengingat pelaksanaan kegiatan dibagi di tiga tempat, yakni Hotel Santika, Kanzus Sholawat dan Gedung Djunaid, apalagi ada delegasi peserta dari 39 negara yang hadir secara khusus pada event yang dihelat Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyah (JATMAN).

Komandan Banser Kota Pekalongan Maftuchin kepada Asli Muhammadiyah mengatakan, untuk membantu pengamanan tiga lokasi yang dibackup penuh dari kepolisian dan TNI, pihaknya bekerjasama dengan Banser Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang.

"Dari 500 personil Banser bertugas secara bergiliran di tiga titik lokasi yang dibagi dalam 3 shift selama tiga hari," ujar Maftuchin.

Asli Muhammadiyah

Dikatakan, khusus untuk pengamanan di Hotel Santika, dari pihak kepolisian dan TNI dibantu alat khusus berupa security door di pintu masuk hotel. Pengetatan pengamanan, selain dengan penempatan personel berseragam dan berpakaian preman di sekitar lokasi, juga dengan langkah sterilisasi menggunakan ‘mirror detector’ dan ‘metal detector’. Pengamanan ketat ini dilakukan selama 24 jam, hingga perhelatan konferensi selesai, dan seluruh tamu undangan meninggalkan hotel.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, melalui Kasat Sabhara AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, sedikitnya ada 15 personel yang ditempatkan di hotel tersebut, mereka berpakaian seragam maupun preman.

Petugas juga melakukan sterilisasi bagi para pengunjung hotel, baik itu tamu, panitia, maupun umum. Para pengunjung dan barang bawaannya sebelum masuk terlebih dulu diperiksa menggunakan metal detector.

Ariakta menambahkan, pihaknya juga meminta bantuan Polda Jawa Tengah untuk mendatangkan dua unit ‘security door’ yang ditempatkan di depan pintu masuk baik di Hotel Santika maupun Gedung Djunaid. “Ini kita lakukan untuk menjamin keamanan pelaksanaan konferensi. Sterilisasi dilakukan terhadap panitia, tamu, maupun umum,” imbuh dia.

Asli Muhammadiyah

Penyelenggaraan even tingkat internasional membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Kota Pekalongan. Pasalnya, tamu yang ribuan jumlahnya sebagian besar ditempatkan di rumah rumah penduduk di wilayah Pekalongan Selatan. Bagi warga yang rumahnya ditempati tamu selama acara berlangsung merupakan kebanggaan yang tidak bisa dihitung secara materi.?

"Ini suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat warga Buaran dan masyarakat Kota maupun Kabupaten Pekalongan, karena di samping bisa membantu menyediakan penginapan bagi tamu Habib Luthfi, juga mereka bisa beli oleh-oleh khas Pekalongan berupa batik untuk dibawa pulang usai acara," ujar Muhtarom. (Abdul Muiz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Aswaja Asli Muhammadiyah

Selasa, 14 Februari 2017

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Rapat gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Kamis (10/3), yang dihadiri para pengurus harian PBNU lengkap dan para ketua lembaga menyanpaikan sejumlah laporan. Menurut Rais Aam PBNU KH Maruf Amin, forum yang acara ini merupakan rapat bulanan yang diagendakan oleh pengurus Syuriah untuk membahas berbagai masalah.

Namun pada kesempatan kali ini, kita jadikan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk membahas beberapa agenda termasuk laporan dari Ketua Umum (PBNU) terkait program kerjanya, jelasnya.

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)


Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melaporkan tiga hal. Pertama, laporan terkait dengan isu-isu terkini seperti sikap PBNU terhadap LGBT, radikalisme, Ahmadiyah, dan narkoba. Sikap PBNU sangat tegas terkait isu-isu tersebut, ujar kiai yang akrab dipanggil Kang Said itu.

Asli Muhammadiyah

Kedua, laporan terkait agenda PBNU International Summit of Moderate Islam Leaders (Isomil) yang akan dilaksanakan pada Mei. Acara ini, kata Kang Said, akan dihadiri para pemimpin moderat Islam dari 30 negara.

Dan yang ketiga, laporan Standard Operational Procedure (SOP) yang menyempurnakan atau sebagai panduan dari AD/ART, terutama sekali bidang keuangan, ujarnya.

Asli Muhammadiyah

Selain tiga laporan tersebut, ada beberapa program PBNU yang dilaporkan seperti pengadaan Kartanu (Kartu Anggota NU), Ekspedisi Santri, dan pembahasan bagaimana NU menanggapi ujaran kebencian dari kelompok-kelompok luar.

Untuk pengadan Kartanu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini melaporkan bahwa Kartanu masih dalam proses penyempurnaan. Menurutnya, Kartanu tidak hanya akan menjadi identitas diri, tapi juga memiliki kelebihan-kelebihan lain.

Kartanu memiliki 4 fungsi. Pertama sebagai identitas diri. Kedua sebagai e-payment atau sebagai alat transaksi elektronik. Ketiga koneksi dengan lembaga-lembaga yang ada seperti lembaga wakaf NU. Dan yang terakhir, warga NU yang belanja dengan Kartanu di beberapa brand yang kita kerja sama akan mendapatkan diskon, papar Helmy.

Setelah semua pengurus melaporkan program-programnya, Kiai Maruf Amin menutup rapat yang digelar di Aula Lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta itu dengan bacaan hamdalah dan kemudian mempersilakan KH Miftahul Akhyar untuk membacakan doa. (Ahmad Muchlishon/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66436/rapat-syuriah-tanfidziah-pbnu-bahas-kartanu-hingga-agenda-internasional

Asli Muhammadiyah

Senin, 06 Juni 2011

Multaqo Sufi Mundur Maret

Pekalongan, Asli Muhammadiyah. Multaqo Sufi Al Alami yang direncanakan akan dilangsungkan 27 Januari mendatang, akhirnya diputuskan mundur pelaksanaannya pada bulan Maret 2013 mendatang.

Multaqo Sufi Mundur Maret (Sumber Gambar : Nu Online)
Multaqo Sufi Mundur Maret (Sumber Gambar : Nu Online)

Multaqo Sufi Mundur Maret

Mundurnya kegiatan pertemuan ulama sufi internasional pada bulan Maret diputuskan setelah anggota Majelis Tasis menggelar rapat khusus pekan kemarin di Hotel Nirwana Pekalongan Jawa Tengah yang dihadiri oleh 9 delegasi ulama tasawuf dari berbagai penjuru dunia.

Habib Muhammad Luthfy bin Yahya Rais Am Idaroh Aliyah Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah An Nahdiyyah mengatakan, pertemuan perwakilan ulama tasawuf telah menghasilkan beberapa keputusan antara lain mengundang ulang pada ulama luar negeri yang akan menjadi delegasi, menjadwal ulang kegiatan multaqo sufi al alami. Keputusan lain ialah membentuk tim kecil yang terdiri dari ulama Indonesia dan luar negeri untuk melakukan berbagai persiapan multaqo.

Asli Muhammadiyah

Dikatakan, salah satu keputusan penting ialah menunjuk dirinya sebagai Ketua para ulama sufi tingkat internasional, akan tetapi secara resmi baru akan dideklarasikan pada acara multaqo sufi yang akan berlangsung Maret mendatang.

Asli Muhammadiyah

Menurut Habib Luthfy, penunjukan dirinya sebagai Ketua Ulama Sufi Internasional merupakan sebuah kepercayaan dunia internasional atas kiprah ulama Indonesia khususnya ulama tasawuf. Tentu kepercayaan ini merupakan amanat yang harus dijalankan dengan sungguh sungguh, untuk membantu masyarakat dunia internasional yang saat ini sedang bergolak, khususnya di negara negara jazirah arabia.

"Mandat ini sungguh berat bagi saya, akan tetapi demi tercapainya perdamaian dunia, khususnya di wilayah semenanjung arabia, saya dengan mengucap bismillah siap menerima amanah ini," ujar Habib Luthfy.

Kegiatan Multaqo Sufi Al Alami sempat mengalami beberapa perubahan waktu pelaksanaan, akan tetapi dengan berbagai pertimbangan yang ada, maka acara ini diundur pelaksanannya pada bulan Maret mendatang.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Muiz

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah IMNU Asli Muhammadiyah

Jumat, 11 Juni 2010

Mempertahankan al-Aqsa dari Ancaman Israel

Kawasan paling panas di Timur Tengah, Palestina kembali bergolak setelah Israel memasang detektor logam di pintu-pintu masuk Masjidil al-Aqsa. Masyarakat Palestina kemudian melakukan demonstrasi sedangkan dunia internasional menekan Israel untuk mencabut kembali detektor-detektor yang sebelumnya sudah dipasang. Sekalipun akhirnya peralatan tersebut dicopot kembali, Israel berencana memasang kamera pengintai canggih.?

Tindakan Israel untuk “mengokupasi” Masjidil al-Aqsa ini didasari alasan keamanan setelah ada dua orang polisi Israel yang ditembak oleh dua orang Palestina. Tampaknya Israel menggunakan memomentum ini sebagai kesempatan untuk menguasai kompleks yang sebelumnya berada di bawah otoritas Yordania.?

Alat pengintai canggih yang rencananya akan dipasang di kompleks Masjidil al-Aqsa ini juga tidak dapat diterima. Jika ini boleh dipasang, ini menunjukkan berlakunya otoritas Israel di wilayah tersebut. Sudah sejak lama Israel ingin menguasai sepenuhnya kompleks suci ini sebagai bagian dari Israel Raya. Salah satu targetnya adalah memindahkan ibukotanya ke Yerussalem dari sebelumnya di Tel Aviv.

Mempertahankan al-Aqsa dari Ancaman Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
Mempertahankan al-Aqsa dari Ancaman Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

Mempertahankan al-Aqsa dari Ancaman Israel

Tindakan yang dilakukan Israel tersebut tentu saja melanggar kebebasan untuk beribadah. Otoritas pengelolaan Masjid al-Aqsa saat ini harus sebagaimana yang berjalan sebelumnya. Untuk mencegah upaya Israel mengambil alih tempat suci ini, sudah selayaknya jika masyarakat internasional dilibatkan dalam upaya perlindungan kompleks yang dihormati oleh tiga agama ini.?

Strategi dalam memperjuangkan Palestina saat ini tampaknya harus diubah. Upaya meraih kemerdekaan dengan perjuangan fisik, bahkan sudah kalah sejak perang 1967. Semakin ke sini, kapasitas militer Israel semakin canggih, sementara pejuang Palestina hanya bisa berjuang dengan peralatan yang kapasitasnya jauh di bawah apa yang dimiliki Israel yang mendapat dukungan penuh dari Amerika Serikat dan beberapa sekutu lainnya dengan persenjataan tercanggih saat menghadapi ancaman. Korban-korban nyawa terus berjatuhan sedangkan kerusakan fisik yang ditimbulkan akibat peperangan juga bernilai sangat besar. Semakin lama, rakyat Palestina semakin menderita jika pendekatannya adalah militer.

Belakangan, perjuangan melalui jalur diplomasi untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina lebih berhasil. Pengakuan eksistensi Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan dukungan penuh negara-negara Muslim dan negara lain yang menginginkan kemerdekaan Palestina menunjukkan kekalahan diplomasi Israel dan Amerika Serikat. Kemenangan lain Palestina atas Israel dan Amerika Serikat terjadi juga atas pengakuan Palestina oleh UNESCO. Diplomasi pula yang membuat beberapa negara memboikot barang-barang Israel yang diproduksi di daerah pendudukan yang dikuasai setelah perang 1967.?

Asli Muhammadiyah

Mengharapkan Amerika Serikat sebagai juru damai yang adil untuk kepentingan kedua belah pihak bagaikan pungguk merindukan bulan. Berbagai kepentingan menjadikan kebijakan resmi negeri adidaya ini lebih condong dalam melindungi Israel daripada memperjuangkan aspirasi Palestina. Poros kekuatan dunia yang kini semakin tersebar ke berbagai negara besar lain seperti India dan China serta perubahan sikap dari negara-negara Eropa Barat yang kini melihat persoalan secara lebih berimbang bisa dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan Palestina secara lebih intensif.?

Tentu saja, perjuangan Palestina tersebut tidak bisa menyerahkan sepenuhnya pada negara-negara Timur Tengah sendiri yang hingga kini tak henti-hentinya dilanda konflik, apalagi hanya menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat Palestina yang terus mengalami himpitan keras oleh Israel. Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dapat mengambil inisiatif dan peran penting membantu membantu Palestina dalam forum-forum internasional.

Asli Muhammadiyah

Indonesia pernah memiliki peran penting dalam diplomasi internasional saat era kepemimpinan Soekarno. Penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) menjadi pendorong kemerdekaan negara-negara di dua kawasan tersebut yang sebelumnya masih mengalami kolonialisasi. Para pemimpin Indonesia di masa kini atau masa mendatang bisa belajar langkah-langkah yang dilakukan oleh presiden pertama RI ini dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang atau negera terbelakang di hadapan kepentingan negara-negara yang kuat yang tidak mau kehilangan gehemoni atas sumberdaya yang mereka miliki, sekalipun merugikan merugikan pihak lain. Bagi para pemimpin negara, kepentingan tertinggi mereka adalah kepentingan nasionalnya karena mereka dipilih oleh penduduk di negaranya. Karena itu, negara-negara Muslim tidak bisa sepenuhnya berpangku tangan dengan mengharapkan keadilan diberikan. Keadilan harus diperjuangkan?

Demikian pula, cita-cita negara Palestina yang damai dan sejahtera, tidak bisa hanya dengan mengandalkan kerelaan pihak lain untuk berkorban. Upaya tersebut harus diperjuangkan. Jika melihat situasi kekinian, maka pola perjuangan yang paling memungkinkan adalah melalui jalur diplomasi. Dan hal ini membutuhkan kebersamaan negara-negara Muslim untuk memiliki satu pandangan akan pentingnya Palestina dan Masjidil Aqsa sebagai salah satu tempat suci yang harus dijaga eksistensinya. ? (Ahmad Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Doa, News, Tokoh Asli Muhammadiyah

Jumat, 08 Januari 2016

KH Hasyim: Parpol Harus Tanggung Jawab

Situbondo, Asli Muhammadiyah. Sekretaris Umum Internasional Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Hasyim Muzadi menyatakan, partai politik adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam banyak hal terutama lemahnya penegakkan hukum kejahatan korupsi. Karena, parpol kerap mengintervensi aparat penegak hukum.

KH Hasyim: Parpol Harus Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim: Parpol Harus Tanggung Jawab (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim: Parpol Harus Tanggung Jawab

Praktik politik uang yang kerap digunakan partai politik juga ditengarai Kiai Hasyim sebagai sumber bagi pelbagai penyakit bangsa Indonesia. Penegakkan hukum melemah. Pemberian jaminan perlindungan bagi perusahaan tertentu yang mendukung orang partai. Penetapan kebijakan dan peraturan yang semestinya prorakyat menjadi kabur oleh kepentingan politik yang makin transaksional.

Kepada Asli Muhammadiyah di area konferensi internasional ICIS di pesantren Salafiyah Syafi’iyah jalan KHR Syamsul Arifin, Banyuputih, Situbondo, Sabtu (29/3), Kiai Hasyim mengatakan bahwa penguasa penuh pada masa setelah reformasi ini adalah partai politik.

Asli Muhammadiyah

“Legislatif jelas diisi orang partai. Demikian juga eksekutif. Lembaga dan badan ad hoc negara juga ditentukan oleh partai. Tidak kalah pentingnya, semua peraturan dan kebijakan ditentukan parlemen yang juga orang dari partai politik,” tegas Kiai Hasyim.

Asli Muhammadiyah

Didampingi Direktur Pelaksana ICIS DR Nasihin Hasan dan Pengasuh pesantren Salafiyah Syafi’iyyah KHR Ahmad Aza’im Ibrahimiy, Kiai Hasyim menegaskan, “Partai politik sudah mestinya mengembalikan kedaulatan negara yang diberikan rakyat kepada mereka saat reformasi.”

Artinya, partai politik tidak bisa jalan sendirian. Partai politik, sambung Kiai Hasyim, harus mendengarkan masukan dan saran rakyat. Mereka harus banyak membenahi diri untuk itu.

“Karena, korupsi dan praktik politik transaksional menghapus rasa keadilan dan kesejahteraan rakyat, juga menjauhkan pelaksaan negara dari tujuan yang berorientasi pada rakyat,” kata Kiai Hasyim ketika menjelaskan tujuan yang bersifat nasional dari konferensi internasional yang diselenggarakan ICIS. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Internasional, AlaNu, Pendidikan Asli Muhammadiyah

Rabu, 11 April 2012

Forum Kepemudaan Tolak Operasi Militer di Aceh

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Organisasi yang berada di bawah naungan FKPI (Forum kebangsaan Pemuda Indonesia) di Jakarta, Sabtu, mengeluarkan pernyataan bersama menolak operasi militer di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang siap digelar pemerintah dalam menumpas Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

"Operasi militer tak akan memecahkan masalah, terdapat sejumlah alternatif lain," kata Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) yang baru terpilih, A Malik Haramain.

Selain dari PMII, pernyataan bersama itu juga disampaikan oleh Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Wahyu Revi, pimpinan Pergerakan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Maria Restu Hapsari,dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kholis Malik.

Forum Kepemudaan Tolak Operasi Militer di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Forum Kepemudaan Tolak Operasi Militer di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)


Forum Kepemudaan Tolak Operasi Militer di Aceh

Selain itu juga Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kriten Indonesia (GMKI) Andre Manusiwa, Presidium Keluarga Muda Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) I Made Udiantara, dan Pimpinan Pusat Hikmabudhi Lestari.

Sejumlah alternatif lain yang perlu dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan masalah Aceh, menurut mereka, antara lain menutup akses GAM di dunia internasional, melakukan pendekatan kesejahteraan, dan penegakan hukum yang seadil-adilnya.

Penegakan supremasi hukum dan lobi-lobi internasional mestinya menjadi skala prioritas untuk menyelesaikan konflik di Aceh dan pemerintah juga harus melakukan langkah-langkah konkret kepada masyarakat Aceh. Langkah tersebut harus segera dilakukan, untuk mengimbangi kampanye yang gencar dilakukan GAM di dunia internasional. Menurutnya, janji-janji pemerintah untuk menegakkan supremasi hukum, melindungi hak-hak rakyat Aceh, memperbaiki sarana-prasarana yang rusak, memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme, sudah saatnya direalisasikan. Selain itu, pemerintah harus tetap terbuka dalam melayani perundingan yang diselenggarakan pihak ketiga.

"Kalau jeli, pemerintah bisa melakukan lobi-lobi internasional untuk menutup akses GAM. Itu yang belum pernah dilakukan pemerintah. Ketimbang memaksakan operasi militer, kami kira pemerintah perlu menutup akses GAM," kata Malik yang masih Kuliah di Pasca Sarjana UI itu.

Asli Muhammadiyah

Mengenai soal penegakan hukum yang seadil-adilnya, dengan sendirinya dapat mengundang simpati bagi seluruh rakyat Aceh.

Sementara itu, Andre menegaskan bahwa pendekatan militeristik dengan melancarkan operasi militer, tidak akan membuahkan hasil.

"Justru yang terjadi adalah korban sipil yang berjatuhan dan tipologi masyarakat di sana akan semakin menentang, sehingga akan muncul antipati terhadap militer," tandasnya. (Ant/Mi/Cih)

Asli Muhammadiyah

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/126/forum-kepemudaan-tolak-operasi-militer-di-aceh

Asli Muhammadiyah

Minggu, 26 Agustus 2012

NU DKI Berharap Konferensi Ulama Dunia Mampu Atasi Konflik Umat

Pekalongan, Asli Muhammadiyah. Wakil Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Zuhri Yakub menilai Konferensi Ulama Internasional Bela Negara yang digagas Jamiyyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) sangat bagus. Kegiatan ini juga baik sebagai bentuk penegasan sikap dukungan ulama terhadap penyelenggaraan negara yang menjamin hak-hak warga negara dalam penegakan keadilan dan hak-hak sipil yang merupakan tema penting agama.?

NU DKI Berharap Konferensi Ulama Dunia Mampu Atasi Konflik Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
NU DKI Berharap Konferensi Ulama Dunia Mampu Atasi Konflik Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

NU DKI Berharap Konferensi Ulama Dunia Mampu Atasi Konflik Umat

Demikian dikatakanya di sela-sela acara seminar Internasional di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (29/7). Seminar Internasional diikuti oleh delegasi ulama dari 40 negara. 69 ulama asal Timur Tengah dan beberapa mufti besar asal Amerika serta dihadiri ratusan ulama habaib dari Indonesia dengan agenda bahasan utama tentang masalah Bela Negara.

Dikatakan Zuhri Yakub, dalam konteks global saat ini, bela negara menjadi penegasan dan peneguhan gagasan kebangsaan di tengah ancaman global yang cenderung menampilkan dominasi negara-negara besar terhadap negara-negara berkembang. "Seminar Internasional dilaksanakan merupakan bukti betapa kaum Nahdliyyin memiliki kontribusi penting bagi tegaknya negara dari masa ke masa," ujar tokoh NU DKI ini.

Dijelaskan Kiai Zuhri, dalam panggung sejarah sudah terbukti seringkali kaum agamis utamanya para pengamal tarekat untuk tampil menjaga keutuhan kedaulatan wilayah dimana mereka tinggal sebagai respon perlawanan terhadap kesewenang-wenangan yang mengancam ? runtuhnya keadilan dan terabaikannya hak-hak sipil rakyat.

Asli Muhammadiyah

"Sejatinya tidak ada lagi kecurigaan terhadap kaum santri dan pengamal tarekat, bahkan sesungguhnya mereka bisa menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan upaya mempertahankan negara dari ancaman pihak-pihak asing," ungkapnya.

Apalagi, lanjutnya, acara ini semakin bertambah nilainya dengan kehadiran hampir 69 tokoh ulama dari belahan dunia yang diharapkan mampu memberikan gagasan-gagasan baru dan menyegarkan untuk dapat memberikan formula ? jitu dalam menyelesaikan konflik dan persetruan serta menelurkan gagasan baru untuk meredam konflik internal dan ancaman eksternal. (Junaidi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Humor Islam Asli Muhammadiyah

Selasa, 05 September 2017

OKI Sahkan 23 Butir Deklarasi Jakarta Sebagai Langkah Konkret

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengesahkan 23 butir dalam Deklarasi Jakarta sebagai langkah konkret dari Resolusi Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT-LB) OKI ke-5 tentang Palestina dan Al Quds Al Sharif.

OKI Sahkan 23 Butir Deklarasi Jakarta Sebagai Langkah Konkret (Sumber Gambar : Nu Online)
OKI Sahkan 23 Butir Deklarasi Jakarta Sebagai Langkah Konkret (Sumber Gambar : Nu Online)

OKI Sahkan 23 Butir Deklarasi Jakarta Sebagai Langkah Konkret

Sekretaris Jenderal OKI Iyad Ameen Madani menyampaikan kepuasannnya terhadap hasil yang dicapai dalam KTT-LB OKI di Jakarta Convention Center (JCC), Senin.

"OKI gembira bahwa Indonesia telah bersedia menjadi tuan rumah pertemuan yang menghasilkan langkah konkret bagi masalah Al Quds dan Palestina," kata Madani dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ruang Cenderawasih, JCC.

Pada bagian pertama dari Deklarasi Jakarta, OKI sepakat untuk mendukung usaha Arab Saudi dan Jordania untuk mempertahankan dan menjaga situs suci Masjid Al Aqsha.

Asli Muhammadiyah

Deklarasi Jakarta juga mengutuk dan menekan Israel untuk menghentikan pendudukan atau okupasi terhadap Yerusalem dan Palestina, serta pembangunan pemukiman ilegal di wilayah Palestina dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Langkah-langkah tersebut disebutkan dalam butir pembentukan "Al Quds and Al Aqsha Funds" (dana Al Quds dan Al Aqsha) untuk membantu rehabilitasi Yerusalem berdasarkan kebutuhan rakyat Palestina.

Dana tersebut akan dihimpun dari sumbangan anggota negara-negara OKI, masyarakat umum dan sektor swasta, sekaligus memanggil semua warga Muslim untuk berpartisipasi dalam program tersebut.

Asli Muhammadiyah

Langkah konkret dalam Deklarasi Jakarta juga menyebut aksi boikot semua negara anggota OKI dan masyarakat internasional terhadap produk yang dihasilkan di Israel dan atau oleh Israel.

Poin-poin terakhir berisikan langkah OKI untuk mencapai solusi dua negara dengan mempromosikan dialog lintasagama, mengangkat isu Palestina pada radar internasional dan mendukung rekonsiliasi Palestina.

KTT-LB OKI dihadiri 605 anggota delegasi dari 55 negara, termasuk 49 negara anggota OKI, dua negara peninjau, lima anggota permanen Dewan Keamanan PBB, dua negara kuartet, dan dua organisasi internasional (PBB dan Uni Eropa). (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Jadwal Kajian, Khutbah Asli Muhammadiyah

Minggu, 04 Maret 2012

Tunjukan pada Dunia, NU Perekat Bangsa

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Di tengah kecurigaan sebagian orang terhadap agama sebagai pemicu perpecahan dan kekerasan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus berusaha membersihkan stigma negatif itu dari Islam. Melalui berbagai program NU akan menunjukkan kepada dunia bahwa kekuatan Islam dapat menjadi perekat bangsa.

Tunjukan pada Dunia, NU Perekat Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Tunjukan pada Dunia, NU Perekat Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Tunjukan pada Dunia, NU Perekat Bangsa

“Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa NU marupakan perekat bangsa,” tegas Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam Konferensi Pers “Goes To MTQ International” di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (9/4). 

Menurut Kiai Said, NU ingin membuktikan bahwa perbedaan tidak lantas membuat hubungan antar sesama menjadi retak. Maka, PBNU tidak segan-segan membangun relasi dengan pihak manapun asal membawa maslahat bagi umat. Contoh dari upaya itu adalah kerja sama PBNU dengan Pemprov Kalimantan Barat dalam penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional.

Asli Muhammadiyah

Islam yang benar, kata kiai Said, merupakan Islam yang berdakwah dengan penuh kearifan. “Kalau ulama dahulu, berdakwah untuk mengislamkan orang kafir, tetapi sekarang ada orang yang mengaku-ngaku berdakwah, tetapi malah mengkafirkan orang Islam, menuduh bid’ah dan sesat pada orang yang tidak sependapat dengannya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Kalimantan Barat dipimpin oleh Cornelis sebagai Gubernur dan Christiandy Sanjaya sebagai wakilnya. Pasangan terpilih periode 2008-2013 ini berstatus non-muslim. Meski demikian, antusiasme ketersediaan diri menjadi tuan rumah dalam MTQ Internasional sangat luar biasa.

Asli Muhammadiyah

“MTQ Internasional ini menunjukkan bahwa NU berhasil menjalin ukhuwah islamiyah (persaidaraan keislaman), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan,” katanya.

Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Pemprov Kalbar Susanto Tri Nugroho menambahkan, panitia yang aktif mempersiapkan perhelatan akbar yang digelar bulan Juli ini terdiri dari latar belakang agama yang beragam. “Kami sama sekali tidak membedakan agama. Semua dilaksanakan secara bersama-sama dan penuh rasa menghargai,” katanya.

Ia juga menjelaskan jajaran panitia tidak semuanya muslim, khususnya mereka yang berasal dari lingkungan Pemda Kalbar. Oleh pemda setempat, acara MTQ ini dibuat dalam lingkup yang lebih besar berupa Kalbar Expo yang nanti didalamnya terdapat berbagai pameran yang melibatkan berbagai pihak.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul, Lomba, Tegal Asli Muhammadiyah

Selasa, 23 Mei 2017

Mencari Pemimpin yang Makan Belakangan

Oleh Jaelani SF

2014 dikatakan sebagai tahun politik. Ada dua momentum yang sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia ditahun ini, pertama, pemilihan umum legislatif yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 April 2014. Ini akan menjadi momentum lahirnya para legislator mulai dari pusat sampai daerah, sekaligus penentu elektabilitas partai politik pemenang pemilu. Kedua, pemilihan presiden Republik Indonesia yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Juli 2014. Ini akan menjadi penentu lahirnya pemimpin Indonesia yang akan menahkodai negeri ini selama lima tahun mendatang.

Dari gambaran di atas jelaslah bahwa konsentrasi negeri ini akan tertuju pada dua momentum besar ini. Tetapi, secara substansi semua sisi penting untuk kita refleksikan dalam menghadapi tahun politik 2014 yakni aspek ekonomi dan aspek hukum yang juga tidak bisa dilepaskan dari relasinya yang sangat dekat dengan politik.

Mencari Pemimpin yang Makan Belakangan (Sumber Gambar : Nu Online)
Mencari Pemimpin yang Makan Belakangan (Sumber Gambar : Nu Online)

Mencari Pemimpin yang Makan Belakangan

?

Fenomena Ekonomi-Politik

Secara simbolik Indonesia direpresantasikan sebagai negara pinggiran yang tersandera oleh negara pusat (core state) sebagai pemain utamanya, sehingga tata hubungan ekonomi politik pada level Internasional menjadi situasi yang timpang. Negara pinggiran semakin terpinggirkan dikarenakan lembaga-lembaga supra-nasional semisal world bank bekerja bahkan melampaui kedaulatan negara. Polarisasi dari tangan-tangan negara adidaya (Amerika Serikat dan Eropa) menjadi konsekuensi globalisasi karena selain hasrat penaklukan di sektor ekonomi dan politik, segmentasi yang lain seperti budaya dan sosio-religus juga menjadi orientasi penaklukan neo imperialisme di Abad 21 yang bernama neo liberalisme.

Secara umum watak neoliberalisme pada level internasional yaitu perdagangan bebas untuk barang dan jasa, kebebasan sirkulasi kapital dan kebebasan investasi. Neoliberalisme yang pada mulanya lahir dari pemikiran neo-klasik dan lebih dekat dengan konsep ekonomi politik kapitalis, telah menjadi hegemoni ruang-ruang sosial yang lain.

Asli Muhammadiyah

Dalam Konteks ekonomi, insvestasi asing besar-besaran masuk ke Indonesia dengan dalih kesejahteraan rakyat. Tetapi, nalarnya murni penguasaan aset ekonomi di dalam negeri. Blok perdagangan dunia yang dibentuk oleh negara inti, (di Amerika Latin di bentuk NAFTA dan di asia tenggara dengan AFTA) lebih dilatar belakangi oleh penciptaan sentrum-sentrum perdagangan untuk hasrat pengakuan Amerika.

Asli Muhammadiyah

Skenario globalisasi begitu berdampak terhadap situasi kebangsaan, keIndonesiaan dan keislaman di negeri ini. Dalam konteks kebangsaan misalnya, keutuhan Indonesia begitu dengan keberagaman kultural, tetapi oleh skenario internasional dibuat semakin terpinggirkan dengan ekspor wacana Amerika di era 90-an yaitu developmentalisme.

Pada sisi yang lain, dinamika politik Indonesia yang semakin terbuka, menjadi satu pencapaian demokrasi yang baik. Tetapi ada hal yang lebih substansi dan mesti diperjuangkan hari ini, yakni orientasi dari politik yang telah mengalami pergeseran terlalu jauh. Politik yang semestinya bermakna mensejahterakan rakyat, kini berubah menjadi ‘bagi-bagi kekuasaan’.

Politik yang hanya berorientasi kekuasaan inilah yang menjadi penyebab terjadinya dominasi mayoritas terhadap minoritas di Indonesia. Otonomi Daerah yang pada awalnya diharapkan menjadi pendorong kemandirian daerah untuk mengelola pemerintahan justru berbuah oligarki politik lokal yang lebih jauh menciptakan kesenjangan yang terlalu jauh antara elit politik di daerah dengan rakyatnya.

Pada titik inilah, merefleksikan kembali makna politik menjadi faktor penting dalam menumbuhkan sebuah tatanan politik yang berorientasi untuk kesejahteraan rakyat. Perubahan tafsir politik inilah yang akan mengarahkan kesadaran para politisi kita untuk benar-benar melahirkan kebijakan yang benar-benar bersentuhan dengan rakyat.?

?

Sistem Hukum

Pasca reformasi kita sering mendengan istilah reformasi hukum. Istilah yang dianggap banyak kalangan hanya sekedar pepesan kosong. Betapa tidak, harapan besar masyarakat Indonesia mengenai penegakan supremasi hukum disegala bidang dan tanpa pandang bulu belum benar-benar menjadi kesadaran para elit politik dan para penegak hukum di negeri ini.

Banyak sudah lembaga hukum yang terbentuk di Indonesia, semestinya ini menjadi isyarat bahwa siapapun yang melakukan pelanggaran hukum akan dikenai sangsi yang setimpal. Harapan ini menjadi harapan semua masyarakat kita karena banyak kejahatan yang berimbas pada pemiskinan sistematis. Sebut saja korupsi—kejahatan yang satu ini benar-benar menjadi sebab musabab kemiskinan sistematis di Indonesia. Hampir semua bidang kehidupan menjadi “lahan” untuk melakukan tidak pidana korupsi, mulai dari korupsi pembangunan fasilitas publik, korupsi di sektor migas dan pertambangan, korupsi APBN, korupsi bidang perbankan dan lainnya, menjadi wujud ketamakan para elit terhadap kuasa yang benama “uang”.

Efek terburuk dari korupsi bukanlah pada raibnya uang negara, melainkan kehancuran kepercayaan rakyat (social distrust) terhadap pemimpinnya. Kehancuran kepercayaan membawa efek bola salju di tengah kehidupan berbangsa, yaitu rontoknya nilai-nilai luhur, menipisnya semangat patriotisme, dan berkembangnya mental pragmatis. Dalam titik itu, Indonesia akan menjadi bangsa dengan kadar martabat yang rendah dan artinya jalan mewujudkan nation survivality akan lebih berat.

Pemerintah lewat lembaganya telah melakukan ikhtiyar untuk pemberantasan kejahatan ini, tetapi lagi-lagi belum mencapai titik yang maksimal, sepertinya membutuhkan formulasi dan produk hukum yang tepat agak para pelaku kejahatan benar-benar jera terhadap sebuah keputusan hukum.

Segenap elemen bangsa harus dikerahkan untuk menciptakan tatanan masyarakat yang sadar hukum. Ini akan menjadi alternatif pencegahan pelanggaran hukum di level akar rumput. Pada sisi yang lain, para elit politik pun harus memiliki kesadaran yang sama untuk berhenti membodohi rakyat dengan manipulasi termasuk melakukan tindakan pidana yang bernama korupsi.

?

Arus Balik

Di tahun 2013 banyak sudah yang telah terjadi, disemua aspek kehidupan—yang paling terlihat menjadi wacana yang mengemuka adalah tertangkapnya parah tokoh yang berasal dari eksekutif, legislatif dan yudikatif karena tindak pidana korupsi. Dari peristiwa ini paling tidak ada dua catatan penting, pertama, bahwa tindak pidana korupsi sudah menjamur disemua sendi kehidupan, mulai dari pusat hingga daerah kedua, tindak pidana korupsi selalu berelasi dengan politik. Hal ini tergambar dari para pelaku korupsi yang berasal dari para petinggi partai politik.

Bagaimana nasib negeri ini di masa yang akan datang jika semua elemen tidak memiliki kesadaran bersama untuk melahirkan figur-figur pejuang moralitas. Partai Politik memiliki pekerjaan rumah yang sangat banyak menuju Pemilu 9 April 2014, karena ditangan partai politiklah akan lahir “pemimpin yang apabila panen datang dia yang makan paling belakang, apabila rumah kebakaran dia yang paling akhir menyelamatkan diri dan apabila musuh datang dia yang paling depan untuk menyambutnya”. ?

Semoga di momentum tahun Politik 2014 akan menjadi ruang yang sangat strategis untuk menjadi arus balik kejayaan Indonesia, karena pada momentum Pemilu mendatang rakyatlah yang akan menentukan nasibnya. Melahirkan figur-figur yang memiliki integritas dan menjunjung tinggi moralitas serta memiliki visi Keindonesiaan yang sadar akan pluralisme dan kebhinekaan.

?

Jalani SF, Ketua PPA PB PMII, Mahasiswa Pascasarjana Kajian Kepemimpinan Nasional Universitas Indonesia

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Habib, Fragmen, Sejarah Asli Muhammadiyah

Selasa, 01 Agustus 2017

Penyebaran Islam Damai Sinergi dengan Agenda Kemenlu RI

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Menyambut kedatangan peserta International Summit of Islamic Leaders (Isomil), digelar gala dinner di Hotel Sultan Jakarta Pusat, Ahad (08/5) malam. 

Esti Andayani, Direktur Jenderal Informasi dan Publikasi Kementerian Luar atas nama Wakil Menteri Luar Negeri RI menyampaikan penghargaan atas undangan tersebut. 

Penyebaran Islam Damai Sinergi dengan Agenda Kemenlu RI (Sumber Gambar : Nu Online)
Penyebaran Islam Damai Sinergi dengan Agenda Kemenlu RI (Sumber Gambar : Nu Online)

Penyebaran Islam Damai Sinergi dengan Agenda Kemenlu RI

“Saya mendapat kehormatan khusus untuk menyaksikan peristiwa yang sangat penting yaitu pertemuan internasional yang bertujuan untuk menginformasikan ke seluruh dunia bahwa Indonesia begitu serius dalam upaya memerangi terorisme dan menciptakan perdamaian global,” kata Esti dalam pidato sambutan berbahasa Inggris.

Esti melanjutkan, di tempat inilah (Isomil), NU memiliki kompetensi untuk memainkan peran penting mencegah dan menangani tantangan global yaitu terorisme dan kekerasan.

Asli Muhammadiyah

Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu), kata Esti, memiliki empat prioritas kebijakan luar negeri yang salah satunya adalah untuk meningkatkan peran Indonesia di kawasan dan forum internasional. Karena itu Kemenlu selalu mencoba mengambil inisiatif untuk memberdayakan dan meningkatkan diplomasi Indonesia, melalui satu kekuatan yaitu Islam yang moderat.

Dalam upaya itu, Indonesia terus bertindak sebagai pendorong utama dalam menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin. 

Asli Muhammadiyah

Tahun lalu, Kemenlu mengadakan konferensi internasional ulama Islam. Dan sekarang terselenggara Isomil. Setiap tahun, Kemenlu menyelenggarakan dialog bilateral, regional dan multilateral antaragama secara teratur. Saat ini Indonesia juga mengambil inisiatif untuk memberantas terorisme dan ekstremisme melalui platform digital.

Esti mengatakan Kemenlu dan PBNU, menyambut para peserta pertemuan dengan keyakinan bahwa setiap peserta memiliki kontribusi bagi keberhasilan pertemuan ini. (Kendi Setiawan/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Quote, Anti Hoax, Khutbah Asli Muhammadiyah

Senin, 30 Juni 2014

Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti

Tanggamus, Asli Muhammadiyah? . Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Teater Jabal Lampung mengapresiasi positif kinerja penggiat Gusdurian Lampung, Gatot Arifianto dalam menyuarakan perdamaian dan keragaman dengan memberikan piagam penghargaan Sila Pramiti.

Ajengan Teater Jabal, WD Fatchurrochman Syam, di Tanggamus, Jumat (20/11) menjelaskan, piagam bernomor : TJL.08.06/OT.01/013 / 2015 itu berarti tingkah laku bijaksana, berasal dari dua kata Sansekerta.

Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti

"Kami menilai kinerja menyerukan perdamaian, penghormatan atas perbedaan dan keragaman dilakukan saudara Gatot Arifianto di sejumlah titik itu puitik, tapi bukan fiksi, itu suatu laku nyata," kata Fatchurrochman.

Asli Muhammadiyah

Pada 2012, bersama para jurnalis, akademisi, aktivis, dan budayawan di daerah itu, Gatot menyumbang tulisan yang dihimpun dalam buku "Merajut Jurnalisme Damai di Lampung". Buku diterbitkan bersama oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung dan Indepth Publishing tersebut adalah ikhtiar bersama untuk mengembangkan perspektif jurnalisme damai atau "peace journalism" di Lampung khususnya dan negeri ini secara umum, saat menghadapi reportase peristiwa konflik sosial di tengah masyarakat yang masih terus mencuat.

"Gatot juga menggagas kegiatan-kegiatan merangkul berbagai pihak seperti Riungan Kebangsaan digelar di Waykanan dan Bandarlampung yang memiliki jarak tempuh sekitar 220 kilometer. Karena itu, atas energi, keringat dan partisipasinya menyuarakan keragaman di Bumi ruwai Jurai ini, kami berikan penghargaan Sila Pramiti," ujar dia lagi.

Penyerahan piagam penghargaan Sila Pramiti dilakukan disela Festival Bhineka Tunggal Ika digelar dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional 2015 dihelat di pelataran Sanggar Teater Jabal, beralamat di Jalan Raya Gunung Tiga no 134 Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Jumat (20/11) malam.

Asli Muhammadiyah

Penyerahan Sila Pramiti dilakuan oleh Kasat Binmas Polres Tanggamus AKP Djoko Sarianto kepada Gatot didampingi Kapolsek Pugung AKP Irfansyah Panjaitan, disaksikan Pengasuh YPI PP Nurul Falah KH Junaedi AR, pengurus Lesbumi Lampung Kiswanto, tokoh agama Katholik dari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Romo Yosef Wiyoto, tokoh adat Lampung Buya Sayuti Ibrahim, tokoh adat Sunda Suhadi AR, peneliti Ahmad Sumadi, Ketua IPNU Kabupaten Tanggamus M Taufik A Rahman, Ketua IPNU Kabupaten Pringsewu Turmudji, Kepala Desa Gunung Tiga Sayuti dan para hadirin. (Wahidun/Abdullah Alawi)

Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti



Tanggamus, Asli Muhammadiyah ?

Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Teater Jabal Lampung mengapresiasi positif kinerja penggiat Gusdurian Lampung, Gatot Arifianto dalam menyuarakan perdamaian dan keragaman dengan memberikan piagam penghargaan Sila Pramiti.

Ajengan Teater Jabal, WD Fatchurrochman Syam, di Tanggamus, Jumat (20/11) menjelaskan, piagam bernomor : TJL.08.06/OT.01/013 / 2015 itu berarti tingkah laku bijaksana, berasal dari dua kata Sansekerta.



"Kami menilai kinerja menyerukan perdamaian, penghormatan atas perbedaan dan keragaman dilakukan saudara Gatot Arifianto di sejumlah titik itu puitik, tapi bukan fiksi, itu suatu laku nyata," kata Fatchurrochman.



Pada 2012, bersama para jurnalis, akademisi, aktivis, dan budayawan di daerah itu, Gatot menyumbang tulisan yang dihimpun dalam buku "Merajut Jurnalisme Damai di Lampung". Buku diterbitkan bersama oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung dan Indepth Publishing tersebut adalah ikhtiar bersama untuk mengembangkan perspektif jurnalisme damai atau "peace journalism" di Lampung khususnya dan negeri ini secara umum, saat menghadapi reportase peristiwa konflik sosial di tengah masyarakat yang masih terus mencuat.



"Gatot juga menggagas kegiatan-kegiatan merangkul berbagai pihak seperti Riungan Kebangsaan digelar di Waykanan dan Bandarlampung yang memiliki jarak tempuh sekitar 220 kilometer. Karena itu, atas energi, keringat dan partisipasinya menyuarakan keragaman di Bumi ruwai Jurai ini, kami berikan penghargaan Sila Pramiti," ujar dia lagi.



Penyerahan piagam penghargaan Sila Pramiti dilakukan disela Festival Bhineka Tunggal Ika digelar dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional 2015 dihelat di pelataran Sanggar Teater Jabal, beralamat di Jalan Raya Gunung Tiga no 134 Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Jumat (20/11) malam.



Penyerahan Sila Pramiti dilakuan oleh Kasat Binmas Polres Tanggamus AKP Djoko Sarianto kepada Gatot didampingi Kapolsek Pugung AKP Irfansyah Panjaitan, disaksikan Pengasuh YPI PP Nurul Falah KH Junaedi AR, pengurus Lesbumi Lampung Kiswanto, tokoh agama Katholik dari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Romo Yosef Wiyoto, tokoh adat Lampung Buya Sayuti Ibrahim, tokoh adat Sunda Suhadi AR, peneliti Ahmad Sumadi, Ketua IPNU Kabupaten Tanggamus M Taufik A Rahman, Ketua IPNU Kabupaten Pringsewu Turmudji, Kepala Desa Gunung Tiga Sayuti dan para hadirin. (Wahidun/Abdullah Alawi).

?

?

?

?

Lembaga Kebudayaan Jabal Beri Gusdurian Lampung Sila Pramiti

Tanggamus, Asli Muhammadiyah?

Lembaga Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Teater Jabal Lampung mengapresiasi positif kinerja penggiat Gusdurian Lampung, Gatot Arifianto dalam menyuarakan perdamaian dan keragaman dengan memberikan piagam penghargaan Sila Pramiti.

Ajengan Teater Jabal, WD Fatchurrochman Syam, di Tanggamus, Jumat (20/11) menjelaskan, piagam bernomor : TJL.08.06/OT.01/013 / 2015 itu berarti tingkah laku bijaksana, berasal dari dua kata Sansekerta.

"Kami menilai kinerja menyerukan perdamaian, penghormatan atas perbedaan dan keragaman dilakukan saudara Gatot Arifianto di sejumlah titik itu puitik, tapi bukan fiksi, itu suatu laku nyata," kata Fatchurrochman.

Pada 2012, bersama para jurnalis, akademisi, aktivis, dan budayawan di daerah itu, Gatot menyumbang tulisan yang dihimpun dalam buku "Merajut Jurnalisme Damai di Lampung". Buku diterbitkan bersama oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung dan Indepth Publishing tersebut adalah ikhtiar bersama untuk mengembangkan perspektif jurnalisme damai atau "peace journalism" di Lampung khususnya dan negeri ini secara umum, saat menghadapi reportase peristiwa konflik sosial di tengah masyarakat yang masih terus mencuat.

"Gatot juga menggagas kegiatan-kegiatan merangkul berbagai pihak seperti Riungan Kebangsaan digelar di Waykanan dan Bandarlampung yang memiliki jarak tempuh sekitar 220 kilometer. Karena itu, atas energi, keringat dan partisipasinya menyuarakan keragaman di Bumi ruwai Jurai ini, kami berikan penghargaan Sila Pramiti," ujar dia lagi.

Penyerahan piagam penghargaan Sila Pramiti dilakukan disela Festival Bhineka Tunggal Ika digelar dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional 2015 dihelat di pelataran Sanggar Teater Jabal, beralamat di Jalan Raya Gunung Tiga no 134 Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Jumat (20/11) malam.

Penyerahan Sila Pramiti dilakuan oleh Kasat Binmas Polres Tanggamus AKP Djoko Sarianto kepada Gatot didampingi Kapolsek Pugung AKP Irfansyah Panjaitan, disaksikan Pengasuh YPI PP Nurul Falah KH Junaedi AR, pengurus Lesbumi Lampung Kiswanto, tokoh agama Katholik dari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Romo Yosef Wiyoto, tokoh adat Lampung Buya Sayuti Ibrahim, tokoh adat Sunda Suhadi AR, peneliti Ahmad Sumadi, Ketua IPNU Kabupaten Tanggamus M Taufik A Rahman, Ketua IPNU Kabupaten Pringsewu Turmudji, Kepala Desa Gunung Tiga Sayuti dan para hadirin. (Wahidun/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah News, Berita, Aswaja Asli Muhammadiyah

Selasa, 29 Agustus 2017

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa?

London, Asli Muhammadiyah. Dubes RI di London, Dr Rizal Sukma mengatakan Inggris selalu menjadi negara favorit tujuan belajar mahasiswa Indonesia karena Inggris menawarkan program pascasarjana yang cepat dan dapat diselesaikan dalam satu tahun, sehingga dari segi pembiayaan lebih rendah dibanding belajar di negara lain.?

Hal itu diungkapkan Dubes Rizal Sukma pada kuliah umum, Update on Indonesia di Universitas Edinburgh, yang dihadiri Wakil Rektor bidang Internasional dan Dekan Internasional bidang studi Asia Timur dan Asia Tenggara serta sejumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Edinburgh serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. E. Amunudin Aziz, ? demikian Sekretaris Pertama KBRI London, Gita Loka Murti kepada Antara London, Sabtu (24/9).

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Inggris Negara Favorit Bagi Pelajar Indonesia, Kenapa?

Dubes Rizal Sukma menjelaskan mengenai perkembangan kondisi dalam negeri Indonesia khususnya di bidang politik, ekonomi dan sosial kemasyarakatan, arah kebijakan luar negeri Indonesia dan beberapa aspek bidang kerjasama yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Inggris.?

Dikatakannya Pemerintah RI berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi dan perlunya perluasan kerjasama pendidikan antar kedua negara.

Dalam kesempatan itu Dubes Rizal Sukma mengundang dosen dan peneliti Skotlandia melakukan kerja sama riset dan pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset Indonesia. Hal ini dalam upaya mensinergikan langkah bersama menuju perguruan tinggi Indonesia yang unggul sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional Indonesia.?

Asli Muhammadiyah

Pada kesempatan bertemu dengan Pimpinan Univeraitas Edinburgh, Dubes Rizal Sukma menawarkan peluang untuk pengajaran bahasa dan budaya Indonesia di Universitas Edinburgh dengan fasilitasi dari KBRI London.

Sementara pada saat pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Skotlandia dan sekitarnya, Dubes Rizal Sukma menekankan pentingnya peran mahasiswa dan masyarakat lainnya sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia. Dia juga mengajak para mahasiswa untuk terus mempromosikan capaian yang diraih Indonesia.?

Pada saat yang sama KBRI London membuka layanan kekonsuleran bagi warga Indonesia yang berdomisili di Skotlandia dan sekitarnya. Tercatat 132 orang menerima pelayanan kekonsuleran dari KBRI London, mulai dari lapor diri dan pembuatan paspor baru, hingga pencatatan kelahiran.?

Kebanyakan peserta yang memanfaatkan layanan ini tidak saja berasal dari Edinburgh tetapi juga masyarakat dari di sekitar, seperti York, Stirling dan Glasgow. (Antara/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kyai Asli Muhammadiyah

Kamis, 30 November 2017

Kenapa Islam Nusantara Inspirasi Peradaban Dunia?

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menyelenggarakan konferensi internasional bernama International Summit of The Moderat Islamic Leaders (ISOMIL), Senin-Rabu (9-11/5) di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Pertemuan para pemimpin negara dan organisasi Islam moderat dari seluruh dunia ini mengambil tema besar Islam Nusantara: Inspirasi Peradaban Dunia. 

Saat Asli Muhammadiyah meminta keterangan tema besar tersebut kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, ia menjelaskan bahwa Islam Nusantara telah terbukti memberikan citra Islam yang moderat, ramah, dan toloeran.

Kenapa Islam Nusantara Inspirasi Peradaban Dunia? (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenapa Islam Nusantara Inspirasi Peradaban Dunia? (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenapa Islam Nusantara Inspirasi Peradaban Dunia?

“Islam Nusantara tidak anti-budaya dan tradisi, ia juga mampu menyatukan antara pemahaman Islam dan nasionalisme. Hal ini dicetuskan oleh Mbah Hasyim Asy’ari, hubbul wathoni minal iman, ulama di dunia tidak ada yang mencetuskan hal tersebut,” tegas Guru Besar Ilmu Tasawuf ini, Sabtu (7/5) di Kantornya Gedung PBNU lantai 3 Jalan Kramat Raya, Jakarta.

Sebab itu, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Ats-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini, Islam Nusantara patut menjadi inspirasi peradaban dunia yang saat ini tengah dilanda konflik berkepanjangan berupa perang dan paham radikalisme yang tumbuh menjadi tindakan terorisme.

Asli Muhammadiyah

“Yang namanya peradaban itu bagaimana menjadikan dunia ini maju dengan kondisi damai dan tenteram bagi semua di tengah perbedaan keyakinan. Itulah prinsip Islam Nusantara,” tutur Kiai asal Kempek Cirebon, Jawa Barat ini.

Jadi, tuturnya, kalau sudah tahu dan paham bahwa Islam itu hendaknya membawa perdamaian dan rahmat bagi seluruh alam tetapi masih saling membunuh, perang dengan mengorbankan rakyat sipil, dan berbuat anarkis, pemahaman agama seperti ini harus ditangkal.

“Di sinilah motivasi NU untuk menggelar kegiatan ISOMIL dengan menghadirkan tokoh-tokoh dunia Islam dengan harapan kita bekerja keras saling membantu untuk mewujudkan dunia yang damai bagi kita semua,” tandasnya. (Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Internasional, Nahdlatul Ulama Asli Muhammadiyah

Jumat, 09 November 2012

Pesantren Asy-Syafiiyyah Indramayu, Hasilkan Generasi Multi Talenta

Indramayu, Asli Muhammadiyah. Pesantren Asy-Syafiiyyah berdiri pada awal masa kemerdekaan (1955) Pesantren ini, semula adalah basis (masyarakat) dalam mengadakan perlawan terhadap penjajah Belanda dan dalam perkembangannya, terus melakukan peningkatan fasilitas dan kualitas.

Dibawah pimpinan KH Syafii (alm) mereka berjuang membela hak-hak warga pribumi, tanpa melupakan tugas sebagai santri untuk memperdalam wawasan keagamaan. Pasca-kemerdekaan pesantren yang berada di Desa Kedungwungu ini berkonsentrasi di ranah pendidikan dan dakwah.

Pesantren Asy-Syafiiyyah Indramayu, Hasilkan Generasi Multi Talenta (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Asy-Syafiiyyah Indramayu, Hasilkan Generasi Multi Talenta (Sumber Gambar : Nu Online)


Pesantren Asy-Syafiiyyah Indramayu, Hasilkan Generasi Multi Talenta

Awalnya Pesantren Asy-Syafiiyyah sebagai lembaga pendidikan Islam non formal (pesantren salafiyah) yang mengajarkan ilmu agama. Saat itu, Kiai Syafii hanya menitik-beratkan pada pengajaran Qiroatul Quran (membaca Al-Quran) dan kitabkitab fikih tingkat dasar dengan sistem sorogan yang bertempat di musholla. Karena belum tersedia fasilitas/ruangan khusus untuk kegiatan belajar-mengajar.

KH Syafii dalam pengajarannya dibantu KH Abdullah Shobari (alm), kemudian diteruskan oleh KH Afandi Abdul Muin (pengasuh) sebagai generasi pertama KH Syafii.

Asli Muhammadiyah

Untuk membekali generasi Muslim (santri) dengan wawasan yang lebih luas, Abah Afandi panggilan para santri pada KH Afandi Abdul Muin pada tahun 1960 membuka madrasah formal di lingkungan Pesantren. Semula Madrasah ini bernama Madrasah Raudlotut Thalibin (MRT). Namun, atas dasar pertimbangan para dzurriyah (keluarga KH Syafii) untuk mengenang jasa sesepuh dan leluhur, maka nama tersebut diganti jadi Madrasah Asy-Syafiiyyah, dinisbatkan pada KH Syafii, sang pendiri.

Asli Muhammadiyah

Tahap pertama madrasah ini hanya membuka tingkat dasar (ibtidaiyyah) dengan masa pendidikan 6 tahun. Kurikulum 80% pelajaran agama dan 20% pelajaran umum. Masuk di sore hari, mulai pukul 13.00- 17.00 WIB.

Seiring perkembangan waktu dan mengapresiasi bakat dan minat para santri, kini Pesantren Asy-Syafiiyyah saat ini, sudah memiliki pendidikan mulai RA (Raudhatul Athfal), MI (Madrasah Ibtidaiyyah) SMP (Sekolah Menengah Pertama) SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Madrasah Diniyah (sore) dan Mahad Aly. Bahkan telah membuka STAIA (Sekolah Tinggi Agama Islam Asy-Syafiiyyah).

Dengan bertambah banyaknya para santri/ siswa, pihak yayasan pun terus berusaha untuk melakukan pembenahan dan pengembangan yang bersifat inovatif dan konstruktif baik dalam fasilitas belajar-mengajar maupun sarana lainnya terlebih lagi dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan.

Bertambahnya kuantitas harus diimbangi dengan meningkatkan kualitas. Hal ini sebagai upaya nyata pihak yayasan untuk selalu berusaha meningkatkan kualitas pendidikan yang ada agar Yayasan Pondok Pesantren Asy-Syafiiyyah mampu melahirkan manusiamanusia yang beridentitas Islam ke-Indonesiaan, dan mampu bertanggung jawab terhadap pembangunan bangsa, negara, dan agama. Asy-syafiiyyah estafet berusaha mencetak generasi Indonesia yang religius dan multi talenta.

Sebagai upaya peningkatan kualitas lembaga maupun para santri, Asy-Syafiiyyah mengadakan hubungan atau kerjasama dengan lembaga-lembaga internasioanl, Seperti Liga Muslim Dunia (Moslem Word League) yang berkantor pusat di Makkah Saudi Arabia, Islamic Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO) yang berkantor pusat di Kerajaan Maroko. Dua lembaga internasional tersebut telah menunjang sarana dan prasaran belajar mengajar berupa sumbangkan ratusan buku dan kitab untuk perpustakaan pesantren. Hubungan dengan lembaga internasional lain yang dijalin adalah seperti Majlis Ilmi Ala Kerajaan Maroko.

Pesantren ini, juga pernah mengadakan studi banding ke beberapa lembaga pendidikan dan universitas yang berada di luar negeri; seperti Libiya, Maroko, Kesultanan Oman, Kerajaan Saudi Arabia, Mesir, Jordan dan negara-negara lainnya. Studi banding itu langsung dilakukan oleh Dr KH Ahmad Najib Afandi, Lc MA (Ketua Yayasan) dan KH Nasrulloh Afandi, Lc, MA (Wakil ketua Yayasan).

KH Afandi Abdul Muin Syafii yang akrab disapa abah Afandi juga merupakan salah satu santri Pesantren Tebu Ireng Jombang ketika masih diasuh oleh KH Hasyim asy-Asri sekaligus alumnus pesantren Tambakberas Jombang di masa KH Wahab Hasbullah.

Para tokoh NU saat ini pun silih berganti banyak yang berkunjung ke pesantren ini, seperti KH Said Aqil Siroj, KH Salahuddin Wahid, Mahfud MD. Termasuk dulu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Semasa hidupnya minimal dua kali dalam setahun berkunjung ke pesantren ini.

Begitu juga para menteri kabinet era Gus Dur dulu, mayoritas pernah menginjakkan kaki di pesantren yang terletak di Indramayu bagian Timur ini. Temasuk juga Abd. Kholik (Ketua Himpunan Pengusaha NU) adalah salah satu pengusaha yang sering ke pesantren ini.

Amalan ibadah di pesantren inipun menginduk pada NU (Nahdlatul Ulama), logo lembaga yayasannya pun dominan mirip dengan logo organisasi NU.

Akan tetapi, pesantren ini menafikan fanatisme ormas ataupun golongan, apalagi partai politik, tidak pernah mengembor-geborkan fanatisme bendera ormas (NU). Pesantren ini istiqomah (eksis) mengabdi kepada semua lapisan dan kemajemukan bangsa, semua orang beragama Islam diterima di sini.

Prinsip pengabdian pesantren ini adalah: Dari desa untuk bangsa, memproduk generasi religius multitalenta.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari (Pesantren) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/46493/pesantren-asy-syafiacirciyyah-indramayu-hasilkan-generasi-multi-talenta

Asli Muhammadiyah

Jumat, 08 Desember 2017

STAIN Pamekasan-Universitas Kebangsaan Malaysia Jalin Kerja Sama Penelitian

Pamekasan, Asli Muhammadiyah. Bertempat di Gedung Multi Centre Lantai II, STAIN Pamekasan melangsungkan ekspos hasil penelitian internasional Indonesia-Malaysia, Kamis (29/12). Penelitian tersebut mengerucut pada pengaruh human capital, structural capital, dan customer capital terhadap informasi asimetris dan akuntabilitas kinerja anggaran bank umum syariah di negara negara Indonesia dan Malaysia.

Acara tersebut menghadirkan peneliti dari Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof Madya Dr Shofian Ahmad selaku Deputy Dean for Graduate Studies and International Relations, Faculty of Islamic Studies UKM. Selain itu, terlihat Eric Kurniawan selaku pimpinam BRIS KC Pamekasan. Tampak pula Ketua STAIN Pamekasan Dr H Muhammad Kosim beserta jajaran petinggi kampus dan para mahasiswa.

STAIN Pamekasan-Universitas Kebangsaan Malaysia Jalin Kerja Sama Penelitian (Sumber Gambar : Nu Online)
STAIN Pamekasan-Universitas Kebangsaan Malaysia Jalin Kerja Sama Penelitian (Sumber Gambar : Nu Online)

STAIN Pamekasan-Universitas Kebangsaan Malaysia Jalin Kerja Sama Penelitian

Penelitian unggulan internasional yang diungkap dalam kesempatan itu merupakan hasil jerih payah Sri Handayani, Shofian Ahmad, Fatati Nuryana, dan Ainurrahman Hidayat. Latar belakang penelitian tidak lepas dari bank umum syariah di Indonesia yang meningkat tajam mulai 1992 sampai 2016, menjadi 13 bank yang hampir menyamai jumlah bank syariah di Malaysia.

"Perkembangan bank umum syariah seyogyanya diikuti dengan pengelolaan yang sesuai dengan kepentingan nasabah dan bank," ujar Sri Handayani.

Ditegaskan, bank syariah akan menjadi besar jika didukung dengan modal intelektual yang meliputi human capital, structural capital, structural capital, dan customer capital. Akan tetapi, penilaian kinerja perusahaan seringkali hanya didasarkan pada aktiva berwujud (tangible assets), sementara aktiva tidak berwujud (intangible assets) kurang diperhatikan.

Asli Muhammadiyah

Dalam sambutannya, Ketua STAIN Pamekasan Muhammad Kosim menegaskan, pihaknya pernah ke Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Meskipun secara fisik kampus UKM tidak semegah STAIN, tetapi fasilitas keilmuannya cukup memadai.

"Seperti perpustakaan UKM yang cukup lengkap dan canggih. Ke depannya kita akan terus menjalin kerja sama dalam bidang penelitian maupun forum ilmiah," tukasnya.

Usai memberi sambutan, Muhammad Kosim dan Shofian Ahmad teken kontrak MoU. Itu sebagai wujud nyata jalinan kerja sama STAIN Pamekasan dengan UKM secara berkesinambungan. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Kajian Asli Muhammadiyah

Sabtu, 22 Juli 2017

Rais Aam Minta Pemerintah Contohkan Hidupkan Sederhana

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Pejabat Rais ‘Aam PBNU KH A Mustofa Bisri meminta pemerintah baru di bawah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Kabinet Kerja untuk menekankan sikap kesederhanaan dalam bekerja.

Rais Aam Minta Pemerintah Contohkan Hidupkan Sederhana (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam Minta Pemerintah Contohkan Hidupkan Sederhana (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam Minta Pemerintah Contohkan Hidupkan Sederhana

“Saya mohon itu dapat dilakukan oleh Jajaran kabinet Kerja ini untuk tetap bersikap sederhana, merakyat, dan kerja, kerja, kerja,” pintanya pada Pidato Iftitah Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di halaman gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (1/11).

Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini mengatakan, kesederhanaan ini harus menjadi tren pemimpin-pemimpin Indonesia kerena kondisi mayarakat kita harus diawali dengan kesederhanaan pemimpin. Kemudian menjalar ke semuanya. “Kalau pemimpinnya sederhana, insya Allah kiai-kiainya akan mengikuti,” katanya.

Asli Muhammadiyah

Sebelumnya, Gus Mus mengucapkan selamat kepada pemerintahan baru. Tapi bukan selamat atas jabatan yang diemban, melainkan selamat bekerja. Ia tak kurang menyebut bekerja sampai 3 kali. ?

“Jabatan-jabatan mereka tidak selayaknya diselamati. Saya ucapkan selamat kepada beliau-beliau, selamat bekerja, selamat bekerja, selamat bekerja. Selamat bekerja untuk Indonesia, untuk rakyat Indonesia, untuk memimpin bangsa ini menuju baldatun thoyibatun wa robbun ghofur,” katanya.

Asli Muhammadiyah

Menurut Gus Mus, meski melewati fase dan dinamika yang menegangkan, namun Alhamdulilah berakhir melegakan semua pihak. Bahkan membuat masyarakat internasional berdecak kagum akan kedewasaan berdemokrasi negara kita. Para pemimpin yang semula bersaing, menunjukkan sikap kenegarawanan mereka. ?

Mudah-mudahan, sambung Gus Mus, warga NU, khususnya para kiai yang terlibat dukung mendukung, dapat mencerdasi sikap kenegarawanan para pemimpin sehingga tidak ada lagi istilah berseberangan di antara kita.

Gus Mus juga menegaskan, NU sepanjang sejarah selalu menyatu dengan perjuangan nasional bangsa Indonesia. Dengan demikian, sesuai khittah, NU akan senantiasa aktif dalam pembangunan bangsa menuju masyarakat adil dan makmur diridoi allah SWT.

Pemerintah baru, kata dia, tidak perlu ragu, sepanjang untuk kepentingan bangsa Indonesia,

NU siap membantu pemerintah dalam batas kemampuan dan wewenangnya, termasuk dengan cara mengkritisinya.

“Khusus kepada kader-kader NU yang terpilih anggota kabinet, saya pesankan untuk menekankan sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana yang membantu pemerintah ini,” katanya. (Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Bahtsul Masail, Nusantara, Internasional Asli Muhammadiyah