Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Januari 2018

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid

Pekalongan, Asli Muhammadiyah. Meski usia kandungan sudah memasuki bulan kedelapan, pasangan pengantin Isnen-Munfarijah asal Kelurahan Kertoharjo, Pekalongan Selatan tetap mengikuti acara nikah maulid yang dihelat Habib Luthfi bin Yahya Jumat (22/12) di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah.

Menurut Ketua Panitia nikah maulid, H Agus Yahya mengatakan, pasangan Isnen-Munfarijah sebelum mengikuti nikah maulid telah melakukan ijab sirri, sehingga keikutsertaannya tinggal pengesahan berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid (Sumber Gambar : Nu Online)
Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid (Sumber Gambar : Nu Online)

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid

Dikatakan, nikah maulid merupakan wahana untuk membantu masyarakat yang ingin nikah secara resmi akan tetapi kesulitan biaya, sehingga nikah maulid yang merupakan agenda rutin tahunan Kanzus Sholawat selalu menjadi daya tarik dan diminati masyarakat. Kegiatan ini juga dikenal dengan sebutan itsbat nikah.

"Ke 21 pengantin oleh panitia disediakan perlengkapan baju penganten, mahar dan uang saku dan bahkan ada beberapa pengusaha muslim yang memberikan kado tambahan untuk masing masing pasangan pengantin,” ujar Agus.

Asli Muhammadiyah

Walikota Pekalongan H Saelany Mahfudz mengapresiasi kegiatan nikah maulid yang digelar secara rutin oleh Kanzus Sholawat. Pasalnya, kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan pernikahan.

Dikatakan, dirinya akan mendukung penuh setiap kegiatan yang digelar Kanzus Sholawat seperti nikah maulid, pawai pajang jimat, kirab merah putih maupun peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

"Apa yang telah dilakukan Habib Luthfi telah mampu menggerakkan roda ekonomi, seperti tingkat hunian hotel, batik Pekalongan dan segala jenis makanan menjadi laku karena yang hadir di acara Maulid di Kanzus Sholawat bisa ratusan ribu jumlahnya dan mereka akan membawa oleh oleh khas Pekalongan," ungkap Saelany. (Abdul Muiz/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nusantara Asli Muhammadiyah

Selasa, 02 Januari 2018

90 Persen Siswa Sekolah LP Ma’arif NU Lulus UN

Jakarta, Asli Muhammadiyah

90 persen siswa sekolah atau madrasah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) pada Ujian Nasional (UN) tahun ini dinyatakan lulus.

“Berdasarkan laporan dari wilayah-wilayah, angka kelulusan Ujian Nasional siswa sekolah yang berada di bawah naungan Ma’arif mencapai 90 persen,” kata Ketua Umum PP LP Maarif NU, Najid Muchtar kepada wartawan di kantornya Jalan Taman Amir Hamzah, Matraman Timur, Jakarta, Kamis (29/6)

90 Persen Siswa Sekolah LP Ma’arif NU Lulus UN (Sumber Gambar : Nu Online)
90 Persen Siswa Sekolah LP Ma’arif NU Lulus UN (Sumber Gambar : Nu Online)

90 Persen Siswa Sekolah LP Ma’arif NU Lulus UN

Nadjid yang dalam kesempatan itu didampingi sejumlah pengurus PP LP Ma’arif NU, di antaranya Mamad Salamet dan Aceng Abdul Azis, menyatakan, data tersebut menunjukan bahwa jumlah siswa yang tidak lulus pada tahun ini masih cukup besar.

Ditambahkan Nadjid, sebagai lembaga yang bertanggungjawab dalam bidang pendidikan di lingkungan NU, LP Ma’arif NU, saat ini sedang berusaha mencari solusi untuk mengatasi para siswa yang dinyatakan tidak lulus, yang jumlahnya mencapai 10 persen. LP Ma’arif NU, katanya, tetap pada sikap semula, yaitu menuntut pemerintah untuk menyelenggarakan UN ulang.

”Sekarang kami sedang berpikir bagaimana mereka yang tidak lulus ini. Kami tetap pada sikap kami, yakni pemerintah harus menggelar UN ulang,” ungka Nadjid.

Asli Muhammadiyah

Banyaknya jumlah siswa yang tidak lulus, lanjut Nadjid, terutama yang berada dalam naungan LP Ma’arif NU, bukan semata kesalahan siswa, melainkan juga kesalahan pemerintah yang tidak memberikan fasilitas pendidikan merata pada setiap sekolah. Kualitas sekolah, katanya, tidak bisa disamaratakan.

“Ujian Nasional itu tidak adil. Banyak yang tidak lulus itu bukan kesalahan siswa. Kualitas sekolah tidak bisa disamaratakan, karena pemerintah belum memberikan fasilitas kepada sekolah. Jadi, Ujian Nasional ulang adalah jalan terbaik untuk mengatasi masalah ini,” jelasnya.

Najid menegaskan, sejak awal LP Ma’arif NU tidak setuju pada pelaksanaan Unas, jika itu untuk menjadi ukuran kelulusan siswa. Unas, kata Najid, seharusnya hanya dijadikan sebagai pengukur standar kualitas pendidikan, bukan untuk standar kelulusan.

”Inti pendidikan tidak hanya pada Ujian Nasional itu saja. Ada aspek-aspek lain yang harus dijadikan ukuran. Pihak sekolah sebenarnya yang punya hak untuk meluluskan siswa, karena sekolah yang memantau siswa setiap hari. Masa pemerintah nggak ikut mendidik, kok ikut meluluskan,” katanya. (rif)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kiai, Nusantara Asli Muhammadiyah

Minggu, 31 Desember 2017

DPR Melemah, PMII Mesti Perkuat Fungsi Kontrol

Padang Pariaman, Asli Muhammadiyah. Para aktivis yang tergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mesti mampu menjalankan peran pegawasan sebagai masyarakat sipil menggantikan para pejabat perwakilan rakyat yang tak bekerja maksimal.

DPR Melemah, PMII Mesti Perkuat Fungsi Kontrol (Sumber Gambar : Nu Online)
DPR Melemah, PMII Mesti Perkuat Fungsi Kontrol (Sumber Gambar : Nu Online)

DPR Melemah, PMII Mesti Perkuat Fungsi Kontrol

Pendapat ini disampaikan Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Sumatera Barat Afriendi Sikumbang saat memberi sambutan padaacara pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Pariaman, Sumatera Barat, di Aula BLK Kabupaten Padang Pariaman, Ahad (23/1).

Ia mengatakan, PMII harus memperkuat fungsi kontrol, mengingat  aspirasi masyarakat kini kurang tersalurkan di tengah melemahnya fungsi DPR/DPRD sebagai wakil rakyat. Menurut dia, PMII harus berada di tengah-tengah rakyat.

Asli Muhammadiyah

Afriendi menegaskan, PMII sebagai elemen bangsa ingin mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa Indonesia yang sesungguhnya. Baginya, kemerdekaan saat ini baru sekadar di atas kertas dan belum dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia. 

Asli Muhammadiyah

Ketua PKC PMII Sumatera Barat Afriendi Sikumbang dalam sambutannya juga meminta pengurus yang dilantik dan kader-kader PMII di Pariaman agar selalu memahami ideologi gerakan.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga Pengurus Besar PMII Ulil Amri yang hadir juga pada kesempatan itu menginstruksikan agar pengurus PMII di berbagai level selalu memperkuat organisasi dan kaderisasi agar kader-kader PMII mampu menghadapi tantangan global.

Acara pelantikan dirangkai dengan Seminar Kewirausahaan “Interprenership sebagai Solusi Perekonomian Bangsa di Piaman Laweh”. Para kader yang hadir didiorong untuk siap lepas dari ketergantungan, khususnya di bidang ekonomi. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Ahlussunnah, Halaqoh, Nusantara Asli Muhammadiyah

Rabu, 27 Desember 2017

Pelatihan Kader Penggerak Juga Hadir di Kecamatan Tersono

Batang, Asli Muhammadiyah. Pelatihan Kader Penggerak (PKP) yang diprogramkan Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) berlanjut ke tingkat Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU). MWCNU Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah,  15-16 Mei 2015, juga menyelenggarakan program kaderisasi ini di Madrasah Diniyah Hidayatun Nasyi’in Desa Sendang, Kecmatan Tersono.

Pelatihan Kader Penggerak Juga Hadir di Kecamatan Tersono (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelatihan Kader Penggerak Juga Hadir di Kecamatan Tersono (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelatihan Kader Penggerak Juga Hadir di Kecamatan Tersono

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim PKPNU MWC NU Kecamatan Tersono tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus PWNU Jawa Tengah, Sekretaris PCNU Kota Pekalongan, PCNU Kendal dan Tim PKNU PCNU Kabupaten Batang sebagai narasumber dalam kegiatan ini.  

Menurut penuturan ketua MWCNU Tersono Marzuki, kegiatan tersebut diikuti oleh 87 peserta dari perwakilan Pengurus MWCNU, Banom dan Lembaga. Dari 87 peserta, ada 4 peserta yang dinyatakan tidak lulus karena berbagai pertimbangan.

Asli Muhammadiyah

Makmun selaku ketua panitia juga menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan yang mendalam tentang pemahaman Ahlusunnah wal Jamaah (Aswaja), keorganisasian, wawasan global, spiritual, serta penguatan tentang maraknya bahaya radikalisme, fundamentalisme dan aliran-aliran lainnya.

Selama mengikuti pendidikan pelatihan PKPNU, semua peserta wajib mengikuti program kegiatan yang telah diagendakan oleh panitia, bahkan tidak boleh meninggalkan tempat pelatihan.

Asli Muhammadiyah

“Kami berharap kegiatan ini nantinya bisa melahirkan kader-kader militan yang berwawasan luas. Target utamanya, para alumni PKPNU diharapkan dapat menghidupkan dan mengurus organisasi NU di wilayahnya masing-masing secara mandiri dan profesional sesuai dengan potensinya masing-masing,” tambah Makmun.

Munir Malik selaku ketua Tim PKPNU Kabupaten Batang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan bisa dilaksanakan setiap MWCNU se-Kabupaten Batang. Sehingga akan mampu meningkatkan kualitas SDM dan potensi kader NU ke depan dan mampu menjadi ujung tombak kaderisasi NU di tingkat daerah masing-masing. (Imron/Mahbib)  

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nusantara, Quote Asli Muhammadiyah

Selasa, 26 Desember 2017

Ribuan Nahdliyin Rembang Gelar Istigotsah untuk Indonesia

Rembang, Asli Muhammadiyah



Ribuan umat Islam Kabupaten Rembang, Ahad (13/11), memadati lapangan Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Rembang untuk mengikuti istighotsah dan?

Ribuan Nahdliyin Rembang Gelar Istigotsah untuk Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Nahdliyin Rembang Gelar Istigotsah untuk Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Nahdliyin Rembang Gelar Istigotsah untuk Indonesia

manaqib kubra yang diadakan oleh Jamiyyah Ahlith Thariqah Al Mutabarah An-Nahdliyah (Jatman) Syubiyyah Lasem dan Rembang.?

Kegiatan itu diisi pembacaan manaqib dipimpin oleh KH Abdurrozaq Imam, KH Tamamuddin Mundji, KH Syauqi Wahab, KH Arif Zaenal Arifin, KH Ustukhri Irsyad, dan KH Zaim Ahmad Mashoem. Disertai pembacaan istighotsah oleh KH Najib, KH Mohammad Faqih Mudawwam dan KH Awani dilanjutkan mauidlah hasanah oleh KH Dzikron Abdullah dari Kabupaten Semarang dan diakhiri "Banggi Bersholawat" bersama Habib Helmi dari Kabupaten Pati.

"Ini wujud andil kita kepada negara, khususnya Kabupaten Rembang dan umumnya negara Indonesia menjadi sebuah negeri yang baldatun thoyibatun wa robbun ghofur sesuai dengan cita-cita nasional yang tercantum di pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," kata Mudir Jatman Idarah Syubiyyah Rembang, KH Arif Zaenal Arifin.

Bupati Rembang KH Abdul Hafidz dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para mursyid Jatman, yang telah menyelenggaraklan acara yang sangat bermanfaat di Kabupaten Rembang.?

Asli Muhammadiyah

"Berkat doa para alim dan kiai, bu nyai dan kita semuanya menunjukkan bersama-sama agar bangsa dan negara ini tetap utuh, tidak bercerai berai. Kalau kita menengok di negara-negara lain utamanya di Timur Tengah, negara Islam bercerai berai akibat ulah kelompok-kelompok yang sengaja memecah belah dengan mengatasnamakan Islam.(Ahmad Asmui/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Quote, Nusantara, Anti Hoax Asli Muhammadiyah

Senin, 18 Desember 2017

Fatayat Tandatangani MoU dengan BKKBN

Jakarta, Asli Muhammadiyah
Ditengah-tengah acara kongres ke XIII Fatayat NU yang sedang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, PP Fatayat NU menandatangani kerjasama dengan BKKBN dalam bidang kesehatan reproduksi (12/7). Mewakili Fatayat Maria Ulfa Ansor sedangkan BKKBN diwakili oleh Dr. Siswanto Wilopo yang merupakan salah satu deputi di BKKBN.

Kerjasama ini terjalin karena sebelumnya Fatayat telah sukses menjalankan program serupa di 11 propinsi. “Mereka membutuhkan bantuan Fatayat untuk melakukan kegiatan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan reproduksi seperti KB dan lainnya,” tandas Ketua Panitia Kongres dr. Wan Nedra Komaruddin.

Kerjasama ini sangat tepat karena anggota Fatayat memiliki usia reproduksi sehingga mereka menjadi user. Sosialisasi ini sangat bermanfaat karena mereka akan tahu berbagai aspek kesehatan reproduksi. “Misalnya KB dengan pil, ia akan tahu indikasinya apa dan efek sampingnya apa. Jadi edukasi seperti itu,” tambahnya.

Bentuk sosialisasi nantinya mungkin dalam bentuk serial diskusi. Fatayat juga telah memiliki tenaga handal yang siap untuk diterjunkan ke lapangan, walaupun akan terus dilakukan capacity building. Nantinya wilayah yang siap bisa langsung sementara yang belum diminta mempersiapkan diri dulu.(mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nusantara, Halaqoh, Pesantren Asli Muhammadiyah

Fatayat Tandatangani MoU dengan BKKBN (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat Tandatangani MoU dengan BKKBN (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat Tandatangani MoU dengan BKKBN

Minggu, 08 Oktober 2017

Untuk Islam Nusantara, Delegasi Muslim AS Bersilaturahmi ke PBNU

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Sepuluh orang tamu dari Negeri Paman Sam mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama jalan Kramat Raya nomor 164 Jakarta Pusat. Kedatangan mereka didampingi Direktur The Wahid Institute Zannuba Arifah Chafsoh Rahman (Yenny Wahid) dan salah satu Ketua PP Muslimat Dr Hj Sri Mulyati.

Untuk Islam Nusantara, Delegasi Muslim AS Bersilaturahmi ke PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Untuk Islam Nusantara, Delegasi Muslim AS Bersilaturahmi ke PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Untuk Islam Nusantara, Delegasi Muslim AS Bersilaturahmi ke PBNU

Mereka diterima langsung Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di lantai 3 PBNU, Jumat (1/5/15) siang. Menurut Yenny, para tamu itu adalah tokoh muda muslim AS.

“Mereka adalah delegasi muslim Amerika. Salah satunya, penasehat Menlu AS urusan Islam. Jadi, mereka ingin mempelajari Islam Nusantara. Mereka beranggapan bahwa seharusnya Islam Indonesia menjadi model bagi Islam dunia,” ujar Yenny kepada Asli Muhammadiyah usai pertemuan.

Asli Muhammadiyah

Mereka berharap, lanjut Yenny, Islam Indonesia bisa berperan lebih bagi dunia Islam. Mereka sangat mendukung dan mendorong Islam Nusantara bisa meningkatkan perannya di kancah internasional. “Mereka juga berharap muslim Indonesia lebih PD (percaya diri) dalam memerankan peran itu,” tegasnya.

“Sebelumnya, mereka sudah ke kantor The Wahid Institute. Jadi, kami melakukan diskusi, pertukaran pikiran dan pengalaman. Lalu kita juga bisa membuat kegiatan bersama. Ke depan banyak yang bisa kita lakukan. Untuk kerja sama itu, misalnya, bisa mempromosikan Islam ala Islam Nusantara ke dunia internasional,” tutur Yenny.

Asli Muhammadiyah

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan para tokoh muda Amerika itu. “Kita akan melakukan kerja sama antara people to people, mungkin juga bisa melibatkan pemerintah, agar bisa memberikan sumbangan pikiran bagaimana menyikapi fenomena keberagamaan kita. Yang jelas, kerja sama ini bisa membawa banyak manfaat bagi umat Islam di seluruh dunia,” tegasnya.

Ditanya mengapa mereka melirik Indonesia, Yenny menjawab, karena bisa mempraktikkan Islam yang toleran, berdasarkan kebhinekaan, dan bisa mengayomi minoritas.

“Bagi mereka, formula Islam khas Indonesia merupakan yang paling benar. Karena di sini tidak ada model yang suka ngebom dan meledak-ledakkan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kiai Said menyambut baik kunjungan delegasi Amerika ini. Doktor jebolan Universitas Ummul Quro Mekkah ini sekilas menceritakan tentang NU, Islam Nusantara, dan peta Islam dunia khususnya Timur Tengah mutakhir.

Pengurus harian PBNU yang mendampingi antara lain Sekjen H Marsudi Syuhud, Bendum H Bina Suhendra, dan Ketua PBNU HM Iqbal Sullam. (Musthofa Asrori/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Syariah, Nusantara, Pondok Pesantren Asli Muhammadiyah

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock