Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

Mendes Eko: Jangan Lupakan Pertanian

Jakarta, Asli Muhammadiyah



Menteri Desa Pembangunan Daerah Tetinggal dan Transmigraasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan program unggulan desa di bawah kementerian yang dipimpinnya bersinergi dan bertujuan untuk mempercepat pembangunan dan kapasitas ekonomi perdesaan hingga bisa berkontribusi bagi pembangunan secara nasional.

“Pertanian tak bisa dipisahkan dari pembangunan desa. Hanya saja kita butuh modernisasi dan fokus pada komoditas unggulan di kawasan perdesaan supaya petani menjadi kuat.” Papar Menteri Eko di Kantornya, Jakarta (17/4).

Mendes Eko: Jangan Lupakan Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendes Eko: Jangan Lupakan Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendes Eko: Jangan Lupakan Pertanian

?

Lebih jauh Eko menjelaskan dengan adanya fokus paska panen diharapkan petani memiliki posisi tawar yang baik, kehadiran negara dalam hal ini BUMN juga diharapkan bukannya mengintervensi model ekonomi yang khas petani malainkan membantu membuat lompatan dan mengisi lubang kosong yang ditinggalkan oleh pertanian di desa selama ini.

Asli Muhammadiyah

“Masalah produktifitas panen dan posisi tawar paska panen jadi kendala selama ini. Embung sebagai salah satu proyeksi program unggulan tahun ini kita harapkan bisa meningkatkan produktifitas akrena petani jadi bisa panen dua sampai tiga kali.” Harap Eko.

Menteri yang datang dengan latar belakang pengusaha sarat pengalaman ini juga mengandaikan skema produk unggulan desa dan holding Badan Usaha Milik (BUM) Desa antar kawasan perdesaan nantinya diharapkan bisa mempersolid kapasitas ekonomi masyarakat desa terutama para petani terkait paska panen.

Terkait Program prioritas berupa program pengembangan Produk Unggulan Desa (Prudes) dan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) untuk mendukung pertanian, nantinya pengembangan produk-produk tersebut dikembangkan dengan berbasis teknologi dan inovasi.

Eko Putro Sandjojo mencontohkan beberapa daerah yang sudah bisa fokus untuk mengembangkan produk unggulannya antara lain di Gorontalo dengan produksi jagungnya atau Dompu yang bisa lepas dari status daerah tertinggal.?

“Desa yang belum fokus akan kita kasih insentif, kita kasih bibit, pupuk, dan sarana pertanian gratis,” ujarnya.

Asli Muhammadiyah

Menurutnya selain menetapkan produk unggulan, desa juga didorong untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ? Menurutnya, dana desa melalui BUMDes dapat menjadi stimulus pembangunan di daerah.

?

“BUMDes itu dibikin supaya dana desa suatu saat bukan menjadi sumber utama pembangunan desa. Sumber utamanya yakni desa mempunyai sarana ekonomi sendiri yang bisa membuat desa itu mandiri secara finansial dan membuka lapangan kerja,” ? tambahnya.?

Sementara itu dalam kunjungan kerjanya ke Halmahera Barat (15/4), selain meresmikan pembangunan Embung yang direncakanan akan dibangun sebanyak 100 embung, Mendes PDTT dalam kesempatan yang sama juga mengajak BRI, BNI, BULOG, pengusaha pascapanen, dan para pemangku kepentingan lain untuk turut berperan mendukung usaha masyarakat melalui bidangnya masing-masing.?

Sebab, menurutnya kehadiran para pemangku kepentingan itu merupakan bentuk sinergi untuk mendorong pembangunan desa agar terintegrasi secara vertikal. Dengan demikian, pendapatan masyarakat pun dapat meningkat signifikan.

"Kita perlu membuat klaster. Jika skala produksinya besar, investasi untuk pascapanen bisa masuk di Halmahera Barat ini. Bulog misalnya, mereka bisa membangun sentra pengeringan beras dan penyediaan gudang," harapnya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Warta Asli Muhammadiyah

Selasa, 23 Januari 2018

Pelajar NU Cimarias Gelar Cimarias Bershalawat

Sumedang, Asli Muhammadiyah. Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Cimarias, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sukses menggelar Cimarias Bershalawat di halaman Desa Cimarias. Kegiatan tersebut dilaksanakan berkat kerja bareng PR IPNU-IPPNU Cimarias dan Pemerintah Desa Cimarias.

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan warga cimarias ini diawali dengan gebyar shalawat dari beberapa utusan pesantren dan madrasah yang ada di Cimarias. Dilanjutkan dengan pembacaan istigotsah dan kasidah Barzanji yang dipimpin oleh KH. Dadang Abdullah Pimpinan Pondok Pesantren Miftahussa’adah, dan di akhir acara ditutup dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Ust. Fu’ad Ginan Burhanuddin.

Pelajar NU Cimarias Gelar Cimarias Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Cimarias Gelar Cimarias Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Cimarias Gelar Cimarias Bershalawat

Acara yang berlangsung akhir pekan lalu itu (25/10) tersebut dihadiri pula Ketua PC IPNU Sumedang Saepul Hamdan, Ketua PC IPPNU Sumedang Esti Siti Nurrobi’ah, Kepala Desa Cimarias Mamat Rohmat, keluarga besar NU Pamulihan, dan seluruh jama’ah majlis ta’lim yang berada di Desa Cimarias.

Asli Muhammadiyah

“Kami ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta menyukseskan acara Cimarias Bershalawat ini. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” terang Mulyana, ketua panitia sekaligus Ketua IPNU Desa Cimarias.

Ketua PC IPNU Sumedang Saepul Hamdan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para pengurus IPNU-IPPNU Cimarias. “Saya sangat apresiatif terhadap para pengurus IPNU-IPPNU cimarias yang telah menggelar acara cimarias bershalawat ini dengan sukses,” papar Saepul.

Asli Muhammadiyah

Saepul juga mengharapkan dorongan semangat dari berbagai pihak terhadap program-program para pelajar NU. Ia meminta kepada Pemerintah Desa Cimarias, tokoh masyarakat, dan ulama setempat untuk senantiasa membantu segala bentuk kegiatan yang dilaksanakan oleh para pelajar IPNU-IPPNU Desa Cimarias.

Sementara itu Kepala Desa Cimarias Mamat Rohmat berjanji akan mengagendakan kegiatan ini setiap tahunnya. “Insyaallah kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun, dan mudah-mudahan ke depannya bisa lebih meriah dan sukses lagi,” ungkap Mamat. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pondok Pesantren, Warta, Ubudiyah Asli Muhammadiyah

Sabtu, 20 Januari 2018

Pemkab Brebes Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Guru Ngaji

Brebes, Asli Muhammadiyah. Pemerintah Kabupaten Brebes menggelontorkan dana bantuan untuk guru ngaji sebesar Rp 4 Milyar. Bantuan tersebut diberikan sebagai tanda terima kasih kepada para guru ngaji yang telah mengabdi selama 1 tahun.  Pemkab memandang guru ngaji telah berjasa membangun rohani sehingga melahirkan generasi qurani.

Pemkab Brebes Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Guru Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemkab Brebes Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Guru Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemkab Brebes Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Guru Ngaji

Bantuan secara simbolis diberikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dan Wakil Bupati Narjo pada saat pembinaan guru ngaji di Aula Kantor Kecamatan Brebes, Rabu (8/10).

Bupati beralasan, menjadi guru mengaji di masjid dan mushola yang kerap dilakoni para ustadz dan kiai NU didasari atas niat ikhlas, tanpa berharap imbalan atau lillahi taala. Namun atas keikhlasan tersebut justru menjadi perhatian Pemkab Brebes sehingga digulirkanlah dana stimulan bagi guru ngaji.

Asli Muhammadiyah

Dalam kata sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepada para guru ngaji yang dengan ikhlas telah meluangkan waktunya mencurahkan ilmu kepada umat Islam yang belajar membaca Al Quran. Dengan telaten para guru ngaji setiap hari mentransfer ilmunya di masjid, mushola maupun rumah masing-masing. “Bantuan yang tidak seberapa ini, mudah-mudahan menambah barokah,” kata Bupati.

Idza menjelaskan, pemberian bantuan sebagai realisasi dari program enam pilar pemerintah kabupaten Brebes. Sekaligus sebagai penghargaan kepada para ngaji sebagai bukti penyeimbang antara pembangunan jasmani dan pembangunan rohani.

Asli Muhammadiyah

Bantuan diberikan kepada 8000 guru ngaji se-Kabupaten Brebes. Kalau tahun lalu hanya 5000 orang, tahun 2014 bertambah menjadi  8000 orang. “Ini berarti ada penambahan 3000 orang atau Rp 1,5 Milyar,” paparnya.

Tiap orang, lanjutnya, mendapatkan bantuan Rp 500 ribu per tahun. Para guru yang mendapatkan stimulan berdasarkan usulan dari lebe (kaur kesra) di masing-masing desa atas persetujuan kepala desa. Mekanismenya, yang bersangkutan, dipilih secara selektif. Selanjutnya diserahkan kepada Kecamatan masing-masing untuk diusulkan kepada Bupati. (Wasdiun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Humor Islam, Warta Asli Muhammadiyah

Senin, 15 Januari 2018

Ini Daftar Pemenang Lomba Artikel Hari Santri Nasional PWNU Lampung

Bandar Lampung, Asli Muhammadiyah - Setelah melalui pembahasan dan perdebatan yang alot, dewan juri lomba artikel Hari Santri Nasional PWNU Lampung memutuskan pemenang lomba artikel masing-masing kategori, Sabtu (22/10) petang.? Pembahasan dimulai dengan penetapan 10 besar, baru kemudian memilih tiga besar.

Pemenang untuk kategori mahasiswa/santri/pelajar, juara pertama adalah mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kholil Mudlaafar. Juara kedua mahasiswa Universitas Lampung Ahmad Farishal. Juara ketiga mahasiswa Universitas Lampung Imam Mahmud.

Ini Daftar Pemenang Lomba Artikel Hari Santri Nasional PWNU Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Daftar Pemenang Lomba Artikel Hari Santri Nasional PWNU Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Daftar Pemenang Lomba Artikel Hari Santri Nasional PWNU Lampung

Sementara juara untuk kategori umum juara pertama adalah Iwan Satriawan, akademisi dari Universitas Lampung. Juara kedua yaitu Imam Kastolani, pengajar di Pesantren Darussalam Adijaya Lampung Tengah. Juara ketiga adalah Laila Nurjannah, warga Banjarnegara, Jawa Tengah.

Ketua dewan juri KH Khairuddin Tahmid mengatakan, agak sulit bagi dewan juri untuk menentukan para pemenang sehingga membutuhkan pembahasan yang cukup lama. "Tulisannya bagus dan berbobot. Tapi bagaimana pun dewan juri harus bisa menentukan pemenang," kata Ketua MUI Lampung ini.

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Sementara itu ketua panitia lomba Hilyatun Aini mengatakan, jumlah peserta pada lomba ini sangat di luar dugaan. "Semula kami kira tidak banyak yang tertarik. Apalagi masa sosialisasi lomba hingga penutupan, waktunya hanya sekitar tiga pekan. Tapi ternyata naskah banyak sekali yang masuk. Sebagian di antaranya berasal dari Pulau Jawa," katanya.

Hilya mengatakan, peserta lomba penulisan artikel tingkat nasional ini sangat variatif. Ada mahasiswa, santri dari berbagai pesantren, akademisi, kiai, PNS, penulis buku, editor, pengurus PCNU, dan sebagainya.

"Banyak mahasiswa dari kampus-kampus terkenal dan juga Pesantren yang terkenal di Pulau Jawa ikut serta dalam lomba artikel ini. Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua peserta," ujarnya.

Ia menambahkan, naskah para peserta pemenang lomba juara satu hingga 10 akan diterbitkan menjadi buku tentang santri. Demikian pula peserta yang masuk dalam 20 besar juga akan diterbitkan menjadi buku. "Bagi peserta yang naskahnya akan diterbitkan nanti akan dihubungi oleh panitia," ujarnya.

Sementara pembagian hadiah untuk para pemenang 1-3 akan dilakukan saat Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) PWNU Lampung pada 5-7 November mendatang. Khusus untuk pemenang yang berdomisili di luar Lampung hadiah uang akan ditransfer ke rekening masing-masing, dan hadiah paket buku akan dikirim ke alamat yang bersangkutan. (Ila Fadilasari/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Warta, Kajian, Berita Asli Muhammadiyah

Kamis, 11 Januari 2018

Capaian Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi 2016

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Pada tahun 2016, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi pada Balitbang Diklat Kemenang, terdapat kegiatan prioritas RKP yang dilaksanakan oleh Satker Pusat, dan tercapai dengan baik (99,89%), yaitu Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III, dan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV.

Capaian Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Capaian Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Capaian Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi 2016

Selain capaian kegiatan prioritas RKP tersebut, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi tahun 2016 mempunyai capaian target yang dikategorisasi menjadi diklat dan pengembangan. Secara umum, target pada tahun 2016 dicapai dengan baik (98,20%). 

Berikut capaian kegiatan Diklat Tenaga Administrasi tahun 2016.

Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi ditargetkan alumni diklat sebanyak 10.355 orang dalam tahun 2016, tercapai 99,01% (10.233 orang). Kegiatan Diklat meliputi Diklat Kepemimpinan dengan target sebanyak 575 orang tercapai 100% (574 orang); Diklat Fungsional Administrasi dengan target sebanyak 130 orang tercapai 97,69% (127 orang); dan Diklat Teknis Administrasi dengan target sebanyak 9.630 orang tercapai 98,98% (9.532 orang).

Capaian tersebut terdistribusi pada 14 (tiga belas) Unit Kediklatan di lingkungan Badan Litbang dan Diklat. 

Asli Muhammadiyah

Sedangkan jumlah dokumen pengembangan ditargetkan sebanyak 37 dokumen tercapai 97,30% (36 dokumen). Dokumen Pengembangan Sistem Kediklatan Tenaga Administrasi terbagi sebagai berikut:

Asli Muhammadiyah

Pertama, Dokumen Pengembangan Program berjumlah 17 dokumen. Kegiatannya terdiri dari Penyusunan/Pembahasan/Pengembangan: Seleksi Peserta Diklat PIM IV (5 dokumen); Kursil Diklat Teknis Administrasi (7 dokumen); Penyusunan Majalah Suara Diklat (1 dokumen); Penyusunan Profil Pusdiklat Tenaga Administrasi (1 dokumen); Penyusunan Jurnal Kompetensi (1 dokumen); Penyusunan Pedoman Penghitungan dan Penilaian Angka Kredit DJJ (1 dokumen); Penyusunan Pedoman Diklat di Wilayah Kerja/Diklat di Tempat Kerja (1 dokumen). 

Kedua, Dokumen Peningkatan Tenaga Kediklatan berjumlah 11 dokumen, yaitu Orientasi Pengembangan Wawasan Kediklatan (2 dokumen); Peningkatan Kualitas Kinerja Tenaga Kediklatan (1 dokumen); Orientasi Kebijakan Baru (4 dokumen); Saresehan Diklatpim Tingkat III (3 dokumen); Sosialisasi Produk Kediklatan (1 dokumen).

Ketiga, Dokumen Evaluasi Kediklatan Tenaga Administrasi berjumlah 8 dokumen, terdiri dari Evaluasi Komponen Perencanaan Kediklatan Administrasi (1 dokumen), Monitoring/Evaluasi/Pembinaan/Pemantauan dan Pengawasan Ujian (1 dokumen), Rapat Evaluasi Kediklatan (1 dokumen).

Berikutnya Monitoring Proyek Perubahan Diklat PIM Tingkat III (1 dokumen), Evaluasi Pasca Diklat (1 dokumen), Rapat Koordinasi Kediklatan (1 dokumen), Seleksi Peserta Diklat PIM Tingkat III dan Penyusunan Dokumen Akreditasi (1 dokumen).  (Husni Sahal/Kendi Setiawan)

Baca Kajian Keagamaan lainnya DI SINI

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Warta, Hikmah, Anti Hoax Asli Muhammadiyah

Sabtu, 06 Januari 2018

Utang Luar Negeri Tidak Boleh Kecuali Kondisi Darurat

Jombang, Asli Muhammadiyah. Rapat pleno Muktamar Ke-33 NU, Rabu (5/8), di alun-alun Jombang, dengan agenda pengesahan hasil sidang-sidang komisi salah satunya menyepakati tentang keputusan hasil sidang Komisi Bahtsul Masail Diniyah Maudluiyyah tentang pandangan Islam terhadap utang luar negeri.

Utang Luar Negeri Tidak Boleh Kecuali Kondisi Darurat (Sumber Gambar : Nu Online)
Utang Luar Negeri Tidak Boleh Kecuali Kondisi Darurat (Sumber Gambar : Nu Online)

Utang Luar Negeri Tidak Boleh Kecuali Kondisi Darurat

Forum Muktamar menegaskan, Islam mengajurkan umatnya untuk bekerja dan mengelola hidupnya secara mandiri tanpa lilitan utang. Dalam konteks negara, Pemerintah harus mandiri dalam menghidupi kehidupan rakyatnya.

“Pemerintah tidak boleh mengambil utang, kecuali benar-benar dalam kondisi darurat agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang dan menjadi beban bagi generasi mendatang,” papar Abdul Moqsith saat membacakan keputusan Komisi Bahtsul Masail Diniyah Maudlu’iyyah di hadapan ribuan muktamirin.

Asli Muhammadiyah

Sesuai dengan maqamnya, katanya, utang hanya diperkenankan untuk membiayai hal-hal yang sifatnya mendesak (hajiyyat), dan diprioritaskan untuk pendanaan hal-hal yang berimplikasi pada hajat hidup rakyat, seperti pembangunan energi dan infrastruktur.

Hal ini karena tugas negara pada hakikatnya adalah menegakkan keadilan dan kesejahteraan bagi semua, terutama bagi kalangan rakyat lemah, tanpa membeda-bedakan latar belakang keyakinan agama dan kesukuan mereka. Rakyat kecil dan lemah itulah yang senantiasa harus menjadi prioritas kerja negara, baik dengan uang sendiri atau uang pinjaman. Dana utang sama sekali tidak diperkenankan untuk membiayai pos-pos yang menguntungkan sebagian kecil rakyat, apalagi dengan cara-cara yang tidak halal.

Asli Muhammadiyah

Jika terpaksa dilakukan, maka Islam telah menentukan rambu-rambunya. Pihak debitur harus berkomitmen untuk membayar sesuai dengan syarat yang diperjanjikan. Sementara ? bagi kreditur, ia tidak boleh menarik keuntungan dari pinjaman tersebut. Jika sudah jatuh tempo, tapi pihak debitur benar-benar dalam kondisi tidak mampu, dianjurkan untuk memberi tenggang waktu dengan rescheduling atau membebaskannya.

Forum bahtsul masail menyayangkan kondisi bangsa Indonesia yang hingga kini lekat dengan utang luar negeri. Menurut forum, jika dibandingkan dengan data kekayaan sumber daya alam, kondisi tersebut sangat ironis dan mengkhawatirkan, walau pemerintah dengan indikator ekonomi makro masih menyatakan aman.

“Akumulasi hutang yang menumpuk membuat pertumbuhan ekonomi tidak bergerak, rawan risiko, dan menimbulkan disinsentif bagi pengelola ekonomi untuk mencapai kinerja baik akibat terlalu besarnya transfer keluar untuk memenuhi kewajiban hutang luar negeri.”

Sebagai bangsa yang mendambakan kemandirian dan bermartabat di mata dunia, kita menginginkan negara yang bebas utang. Walau tidak mudah, sudah saatnya kita merenungkan kembali kebijakan defisit anggaran yang digunakan untuk mendukung ekspansi fiskal dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kita tidak boleh selamanya terjebak pada skema pembiayaan utang untuk membiayai pembangunan. Oleh karena itu, dibutuhkan formulasi baru agar pembiayaan pembangunan tidak lagi mengandalkan dari utang," jelas Moqsith.

Bahtsul Masail Diniyah Maudluiyah merupakan forum kajian keagamaan yang berusaha mencari jawaban atas persoalan keagamaan tentang topik-topik tertentu. Jawaban merujuk pada kutub mu’tabarah dan disajikan dalam bentuk deskripsi utuh, tak sekadar jawaban halal-haram. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Ubudiyah, Pesantren, Warta Asli Muhammadiyah

Kamis, 28 Desember 2017

Habib Ali Assegaf: Kita Harus Berterima Kasih kepada Mbah Hasyim

Jakarta, Asli Muhammadiyah - Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf menegaskan tentang pentingnya nikmat rasa aman yang dimiliki bangsa Indonesia. Menurutnya, betapapun makmurnya hidup seseorang, tanpa rasa aman hal tersebut akan sia-sia. Karena itu, penting bagi bangsa Indonesia untuk mensyukuri anugerah luar biasa ini.

“Kita harus berterima kasih kepada orang pertama yang memberikan kita rasa aman, yaitu KH Hasyim Asy’ari,” katanya di hadapan ribuan warga yang memadati Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/10) malam, dalam acara pembacaan shalawat Nariyah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional.

Habib Ali Assegaf: Kita Harus Berterima Kasih kepada Mbah Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Ali Assegaf: Kita Harus Berterima Kasih kepada Mbah Hasyim (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Ali Assegaf: Kita Harus Berterima Kasih kepada Mbah Hasyim

Habib Ali berbicara dalam konteks kisah perjuangan Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy’ari dalam menghadapi suasana genting sekitar dua bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945 di Surabaya. Melalui fatwa Resolusi Jihad, pendiri Nahdlatul Ulama itu mampu membakar semangat para santri dan arek-arek Surabaya untuk melawan penjajah yang hendak merebut kembali kemerdekaan Indonesia.

Asli Muhammadiyah

Soal agenda pembacaan shalawat Nariyah yang digagas PBNU, Habib Ali yang merupakan pemimpin Majelis Ta’lim wal Mudzakarah al-Afaf ini mengaku mendukung penuh. Ia juga menjelaskan tentang sejumlah keutamaan dan manfaat membaca shalawat, mulai dari menghilangkan kesusahan sampai mendapatkan husnul khatimah.

Malam itu hadir pula Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Mustasyar PWNU DKI Jakarta KH Maulana Kamal Yusuf, pejabat daerah setempat, dan segenap pengurus syuriyah dan tanfidziyah PWNU DKI Jakarta.

Asli Muhammadiyah

Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta KH Mahfudz Asirun dalam sambutannya menyatakan bahwa penetapan Hari Santri Nasional menjadi wujud perhatian pemerintah sejarah perjuangan para santri. Menurutnya, santri bermakna lebih luas dari sekadar orang yang tinggal di pesantren. Siapa pun yang memiliki semangat mendalami ilmu yang tinggi, pelopor kebaikan, berakhlakul karimah, dan bertindak untuk mencapai ridha Allah, baginya adalah seorang santri.

Acara pembacaan shalawat Nariyah tersebut menjadi bagian dari agenda Pembacaan 1 Miliar Shalawat yang digelar secara serentak di Indonesia. Selain di Jakarta, pembacaan shalawat Nariyah juga dipusatkan di Lamongan, Lirboyo, Pasuruan, Situbondo, Lampung Tengah, Balikpapan, dan Samarinda. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Warta, Quote, Pesantren Asli Muhammadiyah

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock