Tampilkan postingan dengan label Nu Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nu Online. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Mei 2017

Kader PMII UPI Bidik Dunia Enterpreuner

Bandung, Asli Muhammadiyah. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung melirik dunia bisnis dengan meluncurkan program Pesantren Entrepreneur di Lembang, Bandung pada Kamis malam (25/4).

Program tersebut diluncurkan Pengurus Rayon PMII Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPI PS) UPI Bandung.

Kader PMII UPI Bidik Dunia Enterpreuner (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader PMII UPI Bidik Dunia Enterpreuner (Sumber Gambar : Nu Online)


Kader PMII UPI Bidik Dunia Enterpreuner

Menurut Ketua Rayon PMII FPI PS, Shalahuddin Fajar, program "Pesantren Entrepreuner" ini merupakan hal baru di dunia PMII UPI, dan menjadi titik awal dari kebangkitan perekonomian PMII UPI secara mandiri.

Asli Muhammadiyah

Program ini diselenggarakan dengan proses kerja sama antara Pengurus Komisariat dengan pebisnis muda. Kader PMII UPI yang siap berbisnis diseleksi, Mereka yang lolos seleksi, akan diberi modal dengan jumlah tak terbatas, sesuai dengan konsep usaha yang akan dijalankan, katanya kepada Asli Muhammadiyah melalui pers rilis, Jumat, (26/4).

Asli Muhammadiyah

Sementara M. Ridwan Hidayatulloh selaku Ketua Komisariat PMII UPI memaparkan, kemerdekaan politik tidak akan tercapai ketika seseorang tidak mendapatkan kemerdekaan ekonomi.

Oleh karena itu, agar kita bisa menjadi kaum yang independen, kita harus menjadi kaum yang mapan secara ekonomi, tegas Ridwan.

Ridwan juga berharap semoga dengan diresmikannya Pesantren Entrepreuner Komisariat PMII UPI ini, setiap kegiatan dapat terfasilitasi, dan para santrinya bisa menjadi pembisnis muda dengan kapasitas yang mumpuni di dunia perbankan nasional.

Peluncuran pesantren tersebut dikemas dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PMII dengan tema Refleksi Gerakan PMII 1960-2013.

Tema tersebut menurut Ketua Pelaksana, Wisnu Kukuh Abidtyawan, bertujuan melihat kembali sejarah bagaimana pergerakan PMII dan berbagai dinamikanya dalam mengawal bangsa Indonesia serta Islam Ahlussunnah wal-Jamaah.

Harlah ini merupakan kegiatan rutinan yang harus terus dilestarikan setiap tahun. Dengan momentum seperti ini kita bisa kembali merefleksi gerakan PMII agar tetap pada koridor pergerakan, kemahasiswaan, keislaman, dan keindonesiaan, kata Wisnu.

Acara yang diakhiri dengan diskusi sejarah PMII itu dihadiri seluruh anggota dan kader PMII UPI dari berbagai jurusan dan fakultas. Mereka sangat antusias dan khidmat dalam menjalani acara tersebut.

Penulis: Abdullah Alawi

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/44052/kader-pmii-upi-bidik-dunia-enterpreuner

Selasa, 04 April 2017

Kebenaran Tak Terorganisir Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah

Banten, Asli Muhammadiyah

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, kembali mengingatkan pentingnya kalangan ulama untuk berorganisasi. Ditegaskannya, kebenaran yang diusung ulama tidak akan banyak memiliki manfaat jika tidak diorgainisir dengan baik.

"Contoh paling gampang di Timur Tengah. Kurang alim bagaimana ulama di sana, tapi tetap saja negaranya bergejolak. Itu karena kebenaran dan kealiman mereka tidak banyak membantu penyelesaian masalah," tegas Kiai Said saat menghadiri seminar dan dialog Kontekstualisasi Kitab Kuning di Era Kontemporer yang diselenggarakan PWNU Banten di Aula Kementerain Agama Banten, Senin (7/5).

Kebenaran Tak Terorganisir Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kebenaran Tak Terorganisir Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah (Sumber Gambar : Nu Online)


Kebenaran Tak Terorganisir Tidak Akan Bisa Selesaikan Masalah

Kiai Said menambahkan, peran ulama sangat dibutuhkan dalam tata kehidupan sebuah negara. "Kalau ada (ulama) yang berpendapat untuk apa berorganisasi, itu salah. Ulama berorganisasi itu penting, karena kebenaran yang tidak terorganisir tidak akan banyak bermanfaat. Tidak akan bisa membantu menyelesaikan masalah," tambahnya.

Asli Muhammadiyah

Dalam kesempatan yang sama Kiai Said juga memberikan semangat kepada para ulama di Banten secara khusus, dan umumnya kepada semua yang menjadi pengurus di daerah untuk terus membesarkan NU.

Asli Muhammadiyah

"Jangan pernah lelah membesarkan NU. Insya Allah akan bermanfaat. Dan jangan pernah juga ragu, asalkan kita sungguh-sungguh masih banyak pihak yang siap memberikan bantuan," pungkas Kiai Said.

Penulis: Emha Nabil Haroen

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/37811/039kebenaran-tak-terorganisir-tidak-akan-bisa-selesaikan-masalah039

Minggu, 19 Maret 2017

Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Jakarta Deputy Governor Basuki Purnama Tjahaya is scheduled to attend the 4th anniversary of the death (haul) of KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), that will be held on December 28, 2013 , at Gus Durs family residence, Jln. Warung Silah 10, Ciganjur, Jagakarsa, South Jakarta.

The man popularly known as Ahok will give testimony in front of the visitors. The haul will be held from noon (after dzuhur prayers) to midnight.

Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary (Sumber Gambar : Nu Online)


Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary

"Mr. Ahok promises to fulfill the invitation of the family to be present and will share stories about the figure of KH Abdurrahman Wahid at the Gus Durs haul this month (December). As usual, there will also be attended by clerics (kiai) and (national) figures," organizing committee chief Yenny Zannuba Wahid said here on Monday (16/12).

Ahok is known as one of the outspoken figures who has personal experience with Gus Dur. The former East Belitung Regent was once praised by Gus Dur for freeing healthcare costs while leading East Belitung province. Gus Dur did support Ahok when he served as governor of Bangka Belitung in 2007.

Asli Muhammadiyah

The 4th haul will reportedly be attended by by some 4,000 people from a number of boarding schools, religious gatherings (majlis taklim), in Jakarta, Bogor, Tangerang, and Bekasi.

Abdurrahman Wahid, commonly known as Gus Dur, was born in 1940 into a highly respected family of traditionalist Muslims.

Asli Muhammadiyah

He eventually became a leader of Nahdlatul Ulama (NU), the largest Indonesian Muslim organization in Indonesia, and between 1999 and 2001 he was the fourth President of the Indonesian Republic.

Passing away in Jakarta on December 30, 2009, his death made big headlines in daily newspapers, on television and in online media. Since the day of his burial at the Tebuirengpesantren (Islamic boarding schools) in Jombang, East Java, his gravesite has been crammed with visitors from morning till night.

Reporting by Alamsyah M Djafar; Editing by Sudarto Murtaufiq

Dari (National) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48810/ahok-will-give-testimony-in-gus-dur039s-death-anniversary

Asli Muhammadiyah

Selasa, 14 Februari 2017

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Rapat gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Kamis (10/3), yang dihadiri para pengurus harian PBNU lengkap dan para ketua lembaga menyanpaikan sejumlah laporan. Menurut Rais Aam PBNU KH Maruf Amin, forum yang acara ini merupakan rapat bulanan yang diagendakan oleh pengurus Syuriah untuk membahas berbagai masalah.

Namun pada kesempatan kali ini, kita jadikan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk membahas beberapa agenda termasuk laporan dari Ketua Umum (PBNU) terkait program kerjanya, jelasnya.

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)


Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melaporkan tiga hal. Pertama, laporan terkait dengan isu-isu terkini seperti sikap PBNU terhadap LGBT, radikalisme, Ahmadiyah, dan narkoba. Sikap PBNU sangat tegas terkait isu-isu tersebut, ujar kiai yang akrab dipanggil Kang Said itu.

Asli Muhammadiyah

Kedua, laporan terkait agenda PBNU International Summit of Moderate Islam Leaders (Isomil) yang akan dilaksanakan pada Mei. Acara ini, kata Kang Said, akan dihadiri para pemimpin moderat Islam dari 30 negara.

Dan yang ketiga, laporan Standard Operational Procedure (SOP) yang menyempurnakan atau sebagai panduan dari AD/ART, terutama sekali bidang keuangan, ujarnya.

Asli Muhammadiyah

Selain tiga laporan tersebut, ada beberapa program PBNU yang dilaporkan seperti pengadaan Kartanu (Kartu Anggota NU), Ekspedisi Santri, dan pembahasan bagaimana NU menanggapi ujaran kebencian dari kelompok-kelompok luar.

Untuk pengadan Kartanu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini melaporkan bahwa Kartanu masih dalam proses penyempurnaan. Menurutnya, Kartanu tidak hanya akan menjadi identitas diri, tapi juga memiliki kelebihan-kelebihan lain.

Kartanu memiliki 4 fungsi. Pertama sebagai identitas diri. Kedua sebagai e-payment atau sebagai alat transaksi elektronik. Ketiga koneksi dengan lembaga-lembaga yang ada seperti lembaga wakaf NU. Dan yang terakhir, warga NU yang belanja dengan Kartanu di beberapa brand yang kita kerja sama akan mendapatkan diskon, papar Helmy.

Setelah semua pengurus melaporkan program-programnya, Kiai Maruf Amin menutup rapat yang digelar di Aula Lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta itu dengan bacaan hamdalah dan kemudian mempersilakan KH Miftahul Akhyar untuk membacakan doa. (Ahmad Muchlishon/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66436/rapat-syuriah-tanfidziah-pbnu-bahas-kartanu-hingga-agenda-internasional

Asli Muhammadiyah

Senin, 02 Januari 2017

Kiai Betawi Ini Siap Maju di Muktamar Ke-33 NU

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Jadwal perhelatan Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih lebih dari lima bulan lagi. Namun sejumlah nama sudah menyatakan siap maju dalam bursa pencalonan ketua umum pada forum tertinggi di NU tersebut.

Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta KH Zuhri Yaqub mengaku memiliki harapan untuk kemajuan Nahdlatul Ulama, baik di sektor ekonomi maupun penguatan kaderisasi umat. Ketika ditanya kesiapannya maju atau tidak pada Muktamar NU pada Agustus mendatang, sembari tersenyum ia menjawab, "Iya, saya mau maju, akan tetapi saya lebih mementingkan pengabdian saya kepada NU dan umat."

Kiai Betawi Ini Siap Maju di Muktamar Ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Betawi Ini Siap Maju di Muktamar Ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)


Kiai Betawi Ini Siap Maju di Muktamar Ke-33 NU

Menurut kiai kelahiran Tanah Betawi ini, yang terpenting saat ini adalah mengabdi kepada NU sebagaimana yang telah diperjuangkan para pendiri dan pejuang NU, juga memikirkan bagaimana agar warga NU bias lebih sejahtera.

Asli Muhammadiyah

"Mengabdi untuk NU itu lebih penting bagi saya ketimbang maju pada Muktamar 2015. Untuk mengabdi, kita sudah diberikan contoh oleh pendiri dan pejuang NU, sekarang harus lebih memikirkan bagaimana warga NU lebih sejahtera," jelas Zuhri, di kediamannya di Jalan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (17/2).

Selain Zuhri, nama lain sudah lebih dahulu menyampaikan ke media terkait kesediaannya maju di Muktamar ke-33 NU, di antaranya Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Asli Muhammadiyah

Muktamar ke-33 NU yang bakal digelar di Jombang, 1-5 Agustus 2015, ini akan menjadi sejarah baru perhalatan akbar tersebut terselenggara di kabupaten kelahiran para pendiri NU. Dalam forum itu, para muktamirin diwacanakan akan menerapkan sistem Ahlul Halli wal Aqdi atau semacam tim formatur dalam proses penetapan pemimpin. (Junaidi/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/57700/kiai-betawi-ini-siap-maju-di-muktamar-ke-33-nu

Asli Muhammadiyah

Minggu, 18 Desember 2016

NU Bojonegoro Dorong 350 Madrasah Dirikan Komisariat IPNU-IPPNU

Bojonegoro, Asli Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro mengumpulkan 350 kepala sekolah/madrasah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Maarif NU, Sabtu (22/11), di Bojoengoro, Jawa Timur. Pertemuan dimaksudkan untuk menyosialisasikan perubahan administrasi dan perlunya peningkatan kaderisasi NU di tingkat pelajar.

PCNU Bojonengoro dalam kesempatan tersebut mendorong kepala madrasah/sekolah untuk menjadi fasilitator dalam pendirian komisariat Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) di masing-masing unit pendidikan.

NU Bojonegoro Dorong 350 Madrasah Dirikan Komisariat IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bojonegoro Dorong 350 Madrasah Dirikan Komisariat IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)


NU Bojonegoro Dorong 350 Madrasah Dirikan Komisariat IPNU-IPPNU

Salah satu pengurus LP Maarif NU Bojonegoro, H. Agus Huda, mengatakan, sudah menjadi tugas lembaganya untuk menekankan kepada sekolah atau madrasah agar membentuk komisariat IPNU mengingat organisasi ini memang berada di tingkat pelajar.

Asli Muhammadiyah

Pada Acara tersebut dilaksanakan pula penandatanganan kemitraan untuk pendirian komisariat IPNU-IPPNU oleh H. Agus Huda (PC LP Maarif NU Bojonegoro), M. Masluhan (PC IPNU Bojoengoro), H. Yasmani, (Kasi Penma Kemenag Bjn ), dan H. Basuki (PC NU Bojonegoro).

Selain tentang pendirian komisariat IPNU-IPPNU, LP Maarif NU dalam pertemuan ini juga menyampaikan sejumlah informasi, di antaranya mengenai pedoman penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan Maarif NU dan tindak lanjut perubahan akte notaris.

Asli Muhammadiyah

Sekretaris PC LP Maarif NU Moh. Sholihul Hadi menjelaskan, sosialisasi administratif itu dilakukan seiring dengan telah diperbaruinya Anggaran Dasar Perkumpulan Jamiyah Nahdlatul Ulama Nomor: C.2-7028.HT.01.05.TH.89 dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-119.AH.01.08 Tahun 2013, bahwa satuan pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama diwajibkan menggunakan Badan Hukum Perkumpulan Jamiyah Nahdlatul Ulama. (M Yazid/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/55919/nu-bojonegoro-dorong-350-madrasah-dirikan-komisariat-ipnu-ippnu

Asli Muhammadiyah

Sabtu, 10 Desember 2016

LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS NU) mengembangkan empat program aksi untuk masyarat Indonesia yang meliputi NUSmart, NUSkill, NUPrenuer, dan NUCare.

Direktur LAZIS NU Amir Makruf menjelaskan NUSmart merupakan program beasiswa untuk siswa, santri dan mahasiswa, NUSkill merupakan training centre untuk mengatasi pengangguran usia produktif, NUPreneur adalah pemberian modal dan pendampingan usaha dan NUCare adalah program NU Peduli.

LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)


LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi

Semua program tersebut, diarahkan kepada komunitas NU yang selama ini masih sangat membutuhkan bantuan dan dukungan. Sementara untuk penggalangan dana, LAZIS NU memiliki tiga kelompok sasaran, yaitu kelompok kaya yang secara tradisional berkultur NU, para professional dan dari korporasi.

Asli Muhammadiyah

Penjelasan tersebut disampaikan ketika menjadi pembicara dalam diskusi Kamisan yang diselenggarakan Asli Muhammadiyah, 23 Desember 2010.

Untuk program NUSmart, saat ini sudah ada sekitar 2000 nama anak yang yang siap diberikan bantuan. Mereka kita bantu untuk menghindari ancaman putus sekolah, katanya.

Sementara itu program NUSkill diberikan kepada usia produktif dengan memberikan bimbingan gratis ketrampilan kerja yang sesuai dengan daerahnya. Daerah yang sudah disurvey adalah Jakarta Utara dengan program ketrampilan computer dan desain grafis serta di Tasikmalaya dengan ketrampilan menjahit.

Asli Muhammadiyah

Ide dasarnya memberikan harapan hidup kepada anak putus sekolah upaya bekerja, kedua, akan membantu pemerintah agar anak-anak tidak perlu merantau ke Jakarta, terangnya.

Dikatakannya, per Januari 2011, kegiatan NUSkill ini sudah mulai jalan dengan lokasi di kantor NU setempat atau di pesantren sekitarnya. "Semua kegiatan kita cantolkan dengan PCNU setempat," paparnya.

NUPreneur menyasar pengusaha mikro yang tidak memiliki akses ke bank dengan maksimal pinjaman satu juta rupiah dalam bentuk pinjaman bergulir. Ia memilih model pemberian pinjaman daripada hibah untuk mendidik pengusaha tersebut agar menjalankan usahanya dengan baik karena ada kewajiban mengangsur kepada kelompok.

Sejumlah program yang sudah diaksanakan untuk NUPreneur diantaranya di Serang, Ciamis, Bekasi dan Jakarta Utara dan pada Januari mendatang di Ciledug Bogor.

Sementara itu program NUPeduli merupakan program kepedulian terhadap bencana yang banyak terjadi di Indonesia. Pada bencana Merapi beberapa waktu lalu, LAZISNU hanya berselang sehari setelah letusan pertama, langsung turun ke Yogyakarta dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Bantuan juga diberikan untuk bencana di Mentawai dan Wasior. (mkf)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/26137/lazis-nu-kembangkan-empat-program-aksi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock