Tampilkan postingan dengan label Madrasah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madrasah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Maret 2017

Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Jakarta Deputy Governor Basuki Purnama Tjahaya is scheduled to attend the 4th anniversary of the death (haul) of KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), that will be held on December 28, 2013 , at Gus Durs family residence, Jln. Warung Silah 10, Ciganjur, Jagakarsa, South Jakarta.

The man popularly known as Ahok will give testimony in front of the visitors. The haul will be held from noon (after dzuhur prayers) to midnight.

Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary (Sumber Gambar : Nu Online)


Ahok will give testimony in Gus Durs death anniversary

"Mr. Ahok promises to fulfill the invitation of the family to be present and will share stories about the figure of KH Abdurrahman Wahid at the Gus Durs haul this month (December). As usual, there will also be attended by clerics (kiai) and (national) figures," organizing committee chief Yenny Zannuba Wahid said here on Monday (16/12).

Ahok is known as one of the outspoken figures who has personal experience with Gus Dur. The former East Belitung Regent was once praised by Gus Dur for freeing healthcare costs while leading East Belitung province. Gus Dur did support Ahok when he served as governor of Bangka Belitung in 2007.

Asli Muhammadiyah

The 4th haul will reportedly be attended by by some 4,000 people from a number of boarding schools, religious gatherings (majlis taklim), in Jakarta, Bogor, Tangerang, and Bekasi.

Abdurrahman Wahid, commonly known as Gus Dur, was born in 1940 into a highly respected family of traditionalist Muslims.

Asli Muhammadiyah

He eventually became a leader of Nahdlatul Ulama (NU), the largest Indonesian Muslim organization in Indonesia, and between 1999 and 2001 he was the fourth President of the Indonesian Republic.

Passing away in Jakarta on December 30, 2009, his death made big headlines in daily newspapers, on television and in online media. Since the day of his burial at the Tebuirengpesantren (Islamic boarding schools) in Jombang, East Java, his gravesite has been crammed with visitors from morning till night.

Reporting by Alamsyah M Djafar; Editing by Sudarto Murtaufiq

Dari (National) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/48810/ahok-will-give-testimony-in-gus-dur039s-death-anniversary

Asli Muhammadiyah

Sabtu, 10 Desember 2016

LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS NU) mengembangkan empat program aksi untuk masyarat Indonesia yang meliputi NUSmart, NUSkill, NUPrenuer, dan NUCare.

Direktur LAZIS NU Amir Makruf menjelaskan NUSmart merupakan program beasiswa untuk siswa, santri dan mahasiswa, NUSkill merupakan training centre untuk mengatasi pengangguran usia produktif, NUPreneur adalah pemberian modal dan pendampingan usaha dan NUCare adalah program NU Peduli.

LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi (Sumber Gambar : Nu Online)


LAZIS NU Kembangkan Empat Program Aksi

Semua program tersebut, diarahkan kepada komunitas NU yang selama ini masih sangat membutuhkan bantuan dan dukungan. Sementara untuk penggalangan dana, LAZIS NU memiliki tiga kelompok sasaran, yaitu kelompok kaya yang secara tradisional berkultur NU, para professional dan dari korporasi.

Asli Muhammadiyah

Penjelasan tersebut disampaikan ketika menjadi pembicara dalam diskusi Kamisan yang diselenggarakan Asli Muhammadiyah, 23 Desember 2010.

Untuk program NUSmart, saat ini sudah ada sekitar 2000 nama anak yang yang siap diberikan bantuan. Mereka kita bantu untuk menghindari ancaman putus sekolah, katanya.

Sementara itu program NUSkill diberikan kepada usia produktif dengan memberikan bimbingan gratis ketrampilan kerja yang sesuai dengan daerahnya. Daerah yang sudah disurvey adalah Jakarta Utara dengan program ketrampilan computer dan desain grafis serta di Tasikmalaya dengan ketrampilan menjahit.

Asli Muhammadiyah

Ide dasarnya memberikan harapan hidup kepada anak putus sekolah upaya bekerja, kedua, akan membantu pemerintah agar anak-anak tidak perlu merantau ke Jakarta, terangnya.

Dikatakannya, per Januari 2011, kegiatan NUSkill ini sudah mulai jalan dengan lokasi di kantor NU setempat atau di pesantren sekitarnya. "Semua kegiatan kita cantolkan dengan PCNU setempat," paparnya.

NUPreneur menyasar pengusaha mikro yang tidak memiliki akses ke bank dengan maksimal pinjaman satu juta rupiah dalam bentuk pinjaman bergulir. Ia memilih model pemberian pinjaman daripada hibah untuk mendidik pengusaha tersebut agar menjalankan usahanya dengan baik karena ada kewajiban mengangsur kepada kelompok.

Sejumlah program yang sudah diaksanakan untuk NUPreneur diantaranya di Serang, Ciamis, Bekasi dan Jakarta Utara dan pada Januari mendatang di Ciledug Bogor.

Sementara itu program NUPeduli merupakan program kepedulian terhadap bencana yang banyak terjadi di Indonesia. Pada bencana Merapi beberapa waktu lalu, LAZISNU hanya berselang sehari setelah letusan pertama, langsung turun ke Yogyakarta dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Bantuan juga diberikan untuk bencana di Mentawai dan Wasior. (mkf)

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/26137/lazis-nu-kembangkan-empat-program-aksi

Minggu, 29 Mei 2016

Pimpinan Pusat Instruksikan BAANAR Pamekasan Pelopori Tes Urine

Pamekasan, Asli Muhammadiyah. Sekretaris Pimpinan Pusat Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Ra Ghufron,menginstruksikan Pimpinan Cabang BAANAR Kabupaten Pamekasan memeloporidigalakkannya tes urine. Itu dipandang sebagai langkah strategis sebelum BAANARPamekasan menjalankan tugas mencegah dan memberantas peredaran narkoba.

"Sebelum bergerak memerangi narkoba, pengurus BAANAR mesti terjaminbebas narkoba. Mestinya dalam acara ini juga dilangsungkan tes urine pengurusBAANAR. Berani, nggak?" terang Ra Ghufron saat mengisi sambutan pelantikanPengurus BAANAR Pamekasan di Pendopo Wakil Bupati setempat, Jumat (26/8).

Ra Ghufron berharap kader-kader GP Ansor tidak seperti lilin; menerangisekitar, tetapi dirinya terbakar. Artinya, jangan sampai Pengurus BAANAR denganlantang bilang perangi narkoba tetapi di tubuhnya terdapat pelaku narkoba.

"Setelah Pengurus BAANAR terjamin bukan pengguna narkoba, baruberlanjut pada tes urine yang melibatkan pihak legislatif dan eksekutif,"tukasnya.

Pimpinan Pusat Instruksikan BAANAR Pamekasan Pelopori Tes Urine (Sumber Gambar : Nu Online)
Pimpinan Pusat Instruksikan BAANAR Pamekasan Pelopori Tes Urine (Sumber Gambar : Nu Online)


Pimpinan Pusat Instruksikan BAANAR Pamekasan Pelopori Tes Urine

Kepala BAANAR Pamekasan Ra Hasan, mengapresiasi instruksi Pimpinan PusatBAANAR. Baginya, itu merupakan tantangan yang mesti dijalankan.

"Kita agendakan pengurus BAANAR Pamekasan menjalani tes urine dalamwaktu dekat ini. Kalau sampai ada yang positif memakai narkoba, kita langsunghempaskan dia ke penjara," tegasnya.

Asli Muhammadiyah

Kendati begitu, Ra Hasan yakin para pengurus BAANAR Pamekasan bebas narkoba.Itu mengingat latar belakang mereka yang sejauh ini dikenal baik oleh publik.(Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/70755/pimpinan-pusat-instruksikan-baanar-pamekasan-pelopori-tes-urine

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Minggu, 15 April 2012

Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana

Subang, Asli Muhammadiyah. Lagu pupujian "Anak Adam" bakal menjadi sound track film "Santri "Kelana" garapan Pengurus Cabang Nadlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pupujian ini sering dikumandangkan menjelang shalat berjamaah dan cukup familiar di kalangan umat Islam di Jawa Barat.

Mengenai pupujian Anak Adam itu, tim pembuatan film "Santri Kelana" dari PCNU Subang sudah melakukan rekaman yang dikombinasikan dengan instrumen musik.

Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana (Sumber Gambar : Nu Online)
Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana (Sumber Gambar : Nu Online)


Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana

"Pertama, isi syair dan nilai yang diusung dalam pupujian Anak Adam ini penuh dengan makna. Kedua, dalam bait awal syair ada kata ngumbara (berkelana), begini: Anak Adam anjeun di dunya ngumbara (anak adam kamu hidup di dunia berkelana). Jadi saya kira ada relevansinya dengan judul film," kata Tito Taqiyudin (40), Sutradara Film Santri Kelana, di Pesantren Al-Mukhtariyyah, Subang, Kamis (9/5) malam.

Ketiga, tambah Tito, pencipta pupujian ini anonim, tidak ada nama penciptanya. Ada yang bilang, inilah karakter Nusantara yang sebenarnya, kalau menciptakan sesuatu tidak mengharapkan imbalan materil yang diikat dengan hak cipta, yang diharapkan adalah justru imbalan moril berupa amal jariyah.

Asli Muhammadiyah

"Saya punya kitab pupujian Anak Adam, terbitan Toko Kairo Tasikmalaya, memang di sana tidak disebutkan penulisnya," katanya.

Asli Muhammadiyah

Ditambahkan Tito, pupujian anak adam ini terhitung cukup tua, karena pada masa kakeknya Tito masih hidup, pupujian itu sudah sering dikumandangkan di mushala yang ada di depan rumahnya.

Seperti diketahui, saat ini PCNU Kabupaten Subang sedang menggarap pembuatan film pendek yang berjudul "Santri Kelana". Pembuatan film ini direncanakan akan rampung sebelum bulan Ramadlan 1436 H tiba. Bagi masyarakat yang akan memberikan dukungan bisa bergabung di grup jejaring sosial facebook dengan nama grup Santri Kelana Subang. (Aiz Luthfi/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/58767/pupujian-anak-adam-jadi-sound-track-film-santri-kelana

Asli Muhammadiyah

Minggu, 04 September 2011

LTMNU: Tangkal Ekstremisme, Makmurkan Masjid!

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Pengurus Pusat Lembaga Tamir Nadlatul Ulama (LTMNU) mengimbau, upaya paling baik menangkal ektremisme adalah dengan memperkuat kegiatan dari dalam. Memakmurkan masjid merupakan cara efektif merealisasikan usaha ini.

Sekretaris PP LTMNU Ibnu Hazen mengakui, masjid-masjid NU yang tersebar di beberapa tempat mulai diganggu oleh kelompok-kelompok berhaluan keras. Selain menjadi cermin tentang kelemahan pengurus masjid, persoalan ini menuntut penanganan secepat mungkin.

LTMNU: Tangkal Ekstremisme, Makmurkan Masjid! (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU: Tangkal Ekstremisme, Makmurkan Masjid! (Sumber Gambar : Nu Online)


LTMNU: Tangkal Ekstremisme, Makmurkan Masjid!

Tidak ada jalan lain kecuali memakmurkan masjid, ujarnya saat ditemui di Kantor PP LTMNU, Gedung PBNU Lantai 5, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (21/11).

Dengan memperbanyak aktivitas ibadah di dalam masjid, jamaah tak hanya menuai maslahat dalam hal ibadah dan hubungan sosialnya, tapi juga menghambat proses masuknya paham kekerasan ke dalam masjid.

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Apalagi masjid jamaahnya yang jelas. Jadi perlu diperdayakan dalam hal-hal positif, imbuhnya.

LTMNU juga menyarankan, Pengurus Cabang NU di setiap daerah untuk senantiasa memperhatikan kegiatan masjidnya. Mereka didorong untuk menggerakkan lembaga dan lajnah yang dimilikinya serentak memakmurkan masjid.

Kan ada LDNU (Lembaga Dakwah NU) untuk mengisi dakwah, JQH (Jamiyyatul Qurra wal Huffadz) dalam hal mengaji, tarekat, dan lainnya, tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, sejumlah warga NU, khususnya di kota Depok, mengeluh atas aksi pembubaran kegiatan ibadah yang dialami di masjid. Secara paksa, beberapa orang tak sepaham membubarkan aktivitas majelis taklim yang dianggap bidah.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis : Mahbib Khoiron

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/40902/ltmnu-tangkal-ekstremisme-makmurkan-masjid

Sabtu, 09 Mei 2009

Usai Kudus, Rapimda LTMNU Berlanjut ke Jepara

Jepara, Asli Muhammadiyah. Setelah rapat pimpinan daerah (Rapimda) Lembaga Tamir Masjid NU (LTMNU) sukses diadakan PCNU Kabupaten Kudus, giliran PCNU Kabupaten Jepara menggelar acara serupa, Ahad (10/3).

Rapimda LTMNU Jepara dilaksanakan di aula PCNU setempat, Jalan Pemuda 51, Jepara, Jawa Tengah. Secara resmi acara dibuka Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Masudi.

Usai Kudus, Rapimda LTMNU Berlanjut ke Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)
Usai Kudus, Rapimda LTMNU Berlanjut ke Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)


Usai Kudus, Rapimda LTMNU Berlanjut ke Jepara

Ketua PCNU Jepara H Asyhari Syamsuri menilai, penyelenggaraan Rapimda di "Kota Ukir" ini sangat tepat, mengingat mayoritas masjid di Jepara dikelola warga NU.

Asli Muhammadiyah

Asyhari berharap, melalui Rapimda LTMNU kali ini peserta akan lebih aktif memaksimalkan fungsi masjid tak hanya sebagai tempat ibadah tapi juga pembawa maslahat bagi masyarakatnya.

Sekurangnya 300 orang mengikuti acara konsolidasi ini, mayoritas adalah pengurus NU dari tingkat cabang hingga ranting. Sebagian lain, imam masjid, khatib, serta anggota Muslimat, Fatayat, GP Ansor, dan IPNU-IPPNU.

Asli Muhammadiyah

Turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan A Ghani beserta jajarannya dan perwakilan Bupati Jepara, Haryono Wibowo.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/43008/usai-kudus-rapimda-ltmnu-berlanjut-ke-jepara

Asli Muhammadiyah

Sabtu, 27 Desember 2008

Tradisi Padusan, Bersihkan Diri Sebelum Puasa

Boyolali, Asli Muhammadiyah. Menyambut Ramadhan, ratusan warga di kawasan Umbul Tirtomarto Pengging Boyolali melangsungkan tradisi Padusan, Jumat (27/6). Padusan dimulai sejak pagi. Setelah dibuka dengan penampilan tari tradisional dan pembacaan doa, padusan pun dimulai.

Bupati Boyolali Seno Samodro yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, tradisi padusan ini dimaksudkan untuk menyucikan diri dari segala kotoran baik secara fisik maupun rohani.

Tradisi Padusan, Bersihkan Diri Sebelum Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Padusan, Bersihkan Diri Sebelum Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)


Tradisi Padusan, Bersihkan Diri Sebelum Puasa

Siraman atau padusan ini diartikan sebagai pembersihan diri dari segala kotoran sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Ini sudah menjadi tradisi turun temurun, kata Seno.

Asli Muhammadiyah

Menurut keterangan panitia, padusan ini digelar selama dua hari. Dari pantauan Asli Muhammadiyah, ratusan pengunjung yang datang dari berbagai daerah memadati kawasan Umbul Tirtomato, untuk meramaikan acara padusan. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/52933/tradisi-padusan-bersihkan-diri-sebelum-puasa

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock