Doa


info Doa
Doa bahasa
Doa bahasa nasional
Doa bahasa indonesia
Doa belah bambu
Doa busuk
Doa berasal dari bahasa yunani yaitu
Doa belanda
Doa busuk sby
Doa berasal dari kata
Doa global
Doa gus dur
Doa golkar
Doa gender
Doa gorontalo
Doa global amerika serikat
habib Doa mp3
video Doa full
Doa gerakan non blok
rahasia Doa terbaru
Doa g 30 s pki
Doa konfrontasi
Doa kerajaan kutai
Doa kampus
Doa kerajaan majapahit
Doa kotor
Doa kerajaan tarumanegara
Doa kompasiana
Doa luar negeri indonesia
Doa luar negeri bebas aktif
Doa luar negeri indonesia adalah
Doa liberal
Doa yang membedakan warna kulit disebut
Doa yang dianut bangsa indonesia
Doa yang baik
Doa yahudi
Doa yang dianut bangsa indonesia adalah
Doa merupakan
Doa yaitu

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Doa. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Doa. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

Ini Syarat Doa agar Terkabul

Allah telah berfirman dalam Surat Al-Mukmin ayat 60.

? ? ? ? ? ?...

Ini Syarat Doa agar Terkabul (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Syarat Doa agar Terkabul (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Syarat Doa agar Terkabul

Artinya, "Tuhanmu berfirman, ‘Doalah kepadaku, niscaya? akan kuperkenankan bagimu.’"

Asli Muhammadiyah

Ayat ini memerintahkan manusia untuk berdoa kepada-Nya. Ketika seorang hamba telah memohon dan meminta dengan berdoa, niscaya Allah akan mengabulkannya. Apapun itu, pasti akan dikabulkan. Allah adalah dzat yang maha mendengar dan kuasa. Allah mendengar segala doa makhluk-Nya baik itu secara lisan maupun dalam batin saja. Apapun permintaan makhluk-Nya, Dia dapat dengan mudah mengabulkannya.

Namun ada juga manusia yang telah berdoa siang dan malam. Bahkan tak jarang ditemui sebagian dari kaum Muslimin berlaku tirakat, rela menahan hawa nafsu untuk melakukan perkara yang sebenarnya mubah atau boleh dilakukan demi terkabulnya doa. Sayang, ternyata doanya tak kunjung terkabul. Lalu, gerangan apakah yang membuat doa tak terkabul? Padahal, ayat di atas dengan tegas menerangkan bahwa Allah akan mengabulkan segala doa. Apakah ayat tersebut bohong? Ataukah Allah mengingkari kalam-Nya sendiri? Jelas? tidak sama sekali!? Mustahil. Lalu mengapa?

Asli Muhammadiyah

Imam Ahmad bin Muhammad As-Shawi Al-Maliki dalam kitabnya, Hasyiatus Shawi ala Tafsiril Jalalain menjelaskan:

?: ? ? ? ?, ? ? ? ? ?.

Artinya, “Sungguh, doa itu memiliki beberapa syarat agar terkabul. Maka ketika salah satu syarat tidak terpenuhi, doa pun tak kunjung diijabah.”

Mungkin ada sebagian dari kita belum mengetahui syarat-syarat doa sehingga banyak dari kaum Muslimin merasa bahwa doa mereka tak kunjung dikabulkan. Padahal mereka telah berdoa seumur hidup mereka.

Imam As-Shawi menyebutkan syarat pertama adalah keutuhan seorang hamba menghadap baik lahir, dengan menengadahkan tangan dan merintih memohon kepada Allah maupun batin, yaitu sekiranya tidak terbersit dalam hatinya segala sesuatu apapun kecuali Allah semata.

Ketika seorang hamba telah fokus, memusatkan seluruh jiwa dan raga untuk meminta kepada Allah. Maka tinggallah hamba tersebut mengutarakan seluruh keinginannya, seluruh keperluannya. Kedua, hendaknya doa tidak berisi segala sesuatu dalam rangka keburukan. Misalnya, berdoa agar seseorang mengalami kecelakaan.

Ketiga, doa juga tidak boleh dipanjatkan dalam rangka meminta untuk memutuskan tali persaudaraan, kekerabatan, maupun tali kasih sayang antarsesama manusia. Sungguh, sekali-kali doa seperti itu tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Yang perlu digarisbawahi adalah, seorang hamba yang ingin doanya terkabul, tidak boleh tergesa-gesa dalam meminta dikabulkan. Sungguh, sangat hina kiranya ketika seorang hamba yang lemah tanpa daya, yang tak mampu apa-apa kecuali dengan kuasa-Nya ketika berdoa "menuntut" Allah untuk segera mengabulkannya.

Sungguh doa itu ada kalanya segera diijabah, dikabulkan oleh Allah. Ada juga memang doa tersebut diakhirkan oleh Allah untuk hamba-Nya. Karena Allah lebih mengetahui, kapan doa tersebut tepat dikabulkannya.

Simpulan dalam hal ini terangkum apik dalam hadits yang dijadikan sang imam dalam menjelaskan syarat-syarat doa terkabul sebagai berikut.

? ? ?: "? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ?: ? ? ? ? ? ? ?: ?: ? ? ? ?."

Artinya, “Oleh karenanya, telah datang (sebuah hadits), ‘Tidak ada seseorang yang berdoa kepada Allah taala dengan serangkaian doa kecuali Allah mengabulkannya. Maka ada kalanya doa tersebut terkabul di dunia. Ada pula doa yang memang diakhirkan terkabulnya di akhirat. Ada juga doa tersebut untuk menghapus dosa-dosa hamba sesuai dengan kadar doanya. Dengan syarat, selagi doa tersebut tidak dipanjatkan dalam rangka meminta sesuatu yang berdosa, memutus tali silaturahmi, atau hamba tersebut tergesa-gesa.’ Para sahabat bertanya, ‘Ya rasulullah, lalu bagaimanakah (gambaran) hamba yang tergesa-gesa?’ Rasul menjawab, ‘Adalah hamba yang berkata, ‘Aku telah berdoa, namun mengapa tak kunjung dikabulkan.’" (Ulin Nuha Karim)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Khutbah Asli Muhammadiyah

Kamis, 19 Juni 2014

Ini Aplikasi Doa di Android Milik NU

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Bagi umat muslim yang tak hafal doa, kini bisa memasang aplikasinya melalui ponsel android. Tinggal cari di Play Store, unduh, lalu dipasang. Hanya membutuhkan beberapa menit, kemudian bisa berdoa sesuai keperluan.

Pengurus  Pusat Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama mengupayakan layanan bernama "Kumpulan Doa Pilihan" itu  dengan alamat http://doa.duaiti.com/ atau bisa dicari di Play Store dengan kata kunci "lakpesdam".

Ini Aplikasi Doa di Android Milik NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Aplikasi Doa di Android Milik NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Aplikasi Doa di Android Milik NU

Direktur Eksekutif PP Lakpesdam NU, Muhammad Hasyim, mengatakan, aplikasi di android itu sudah dioperasikan seminggu lalu, “Baru ada 100 lebih doa, yang terkategori menjadi 9 doa utama,” katanya di gedung PBNU, Jakarta, Selasa (20/5).

Asli Muhammadiyah

Hasyim merinci 9 kategori doa tersebut yaitu, doa harian, di luar ruangan, ibadah seperti shalat dan lain-lain, fenomena alam, kebahagian, haji dan qurban, keadaan galau, bulan hijriyah, macam-macam shalawat Nabi, doa anak, macam-macam Rawi Maulid, bacaan tahlil dan doa lainnya.

Asli Muhammadiyah

“Doa-doa tersebut akan terus terus dilengkapi, dan layanan akan terus akan ada perbaikan-perbaikan,” katanya.

Hasyim meminta para pengguna adroid menyampaikan kritik dan saran untuk perbaikan layanan itu melalui surat elektronik office@lakpesdam.org. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Anti Hoax Asli Muhammadiyah

Jumat, 01 September 2017

Kini, Aplikasi Tahlilan Hadir di Android

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Berbahagialah bagi warga NU dan umat Islam secara umum. Karena sejumlah bacaan dan doa-doa ibadah keseharian, termasuk tahlil, kini bisa dinikmati melalui perkakas berupa tablet maupun telepon genggam yang mendukung sistem andorid.

Kini, Aplikasi Tahlilan Hadir di Android (Sumber Gambar : Nu Online)
Kini, Aplikasi Tahlilan Hadir di Android (Sumber Gambar : Nu Online)

Kini, Aplikasi Tahlilan Hadir di Android

Usai meluncurkan aplikasi berbasis android “TV Aswaja” dan “Rawi",? Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja kembali meluncurkan aplikasi android baru berupa “Majmu Lathif & Doa Harian”.

Menurut anggota Tim Developer PPM Aswaja, Ichwanul Muslim, peluncuran aplikasi baru tersebut bertujuan untuk mempermudah kalangan Nahdiyyin dalam menjalankan kegiatan keagamaan mereka terutama dalam hal akses doa-doa serta bacaan-bacaan Al-Quran lewat media elektronik.

Asli Muhammadiyah

"Kami yakin aplikasi ini sangat bermanfaat, karena di dalamnya berisi berbagai doa penting mulai dari bacaan dan doa Tahlil, Yasin, al-Waqiah, al Mulk, doa awal tahun, doa Nisyfu Sya’ban dan Asyura, serta doa lainnya," terang Ichwan, Kamis (12/6).

Ditambahkan, peluncuran aplikasi “Majmu Lathif & Doa Harian” memang sengaja dilakukan menjelang Nisfu Syaban sebagai bagian dari isi yang terangkum dalam aplikasi.

Asli Muhammadiyah

"Kami berharap, aplikasi ini bisa memberi manfaat dan kemudahan kepada seluruh warga nahdiyyin hususnya dan ummat islam pada umumnya," lanjut Ichwan.

Seperti aplikasi android sebelumnya, aplikasi Majmu Lathif & Doa Harian ini juga bisa diunduh gratis oleh pengguna android di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aswajanu.majmulathif. Atau cari di Play Store dengan kata kunci "Majmu Lathif".

"Bagi yang sudah mengunduh dan mencoba aplikasi ini, jika berkenan bisa disebarkan informasi ini kepada teman, saudara dan pemakai android lainnya agar lebih bermanfaat bagi khalayak muslim lainnya," pungkasnya. (Mukhlisin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Aswaja, Sejarah, Kyai Asli Muhammadiyah

Selasa, 28 November 2017

Doa Shalat Sunah Tasbih

Doa merupakan ibadah yang mengiringi di hampir seluruh jenis ibadah lainnya. Apalagi dengan sembahyang. Hubungan keduanya sulit dipisahkan. Demikian juga dengan sembahyang tasâbih atau lebih lazim disebut sembahyang tasbîh.

Berikut ini merupakan doa sembahyang tasbih. Selain membaca tasbih sebanyak 300 kali, kita juga dianjurkan membaca doa berikut ini.

Doa Shalat Sunah Tasbih (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Shalat Sunah Tasbih (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Shalat Sunah Tasbih

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ?

Asli Muhammadiyah

Allâhumma innî as’aluka taufîqa ahlil hudâ, wa a‘mâla ahlil yaqîn, wa munâshahata ahlit taubah, wa ‘azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta‘abbuda ahlil wara‘i, wa ‘irfâna ahlil ‘ilmi hattâ akhâfak.

Asli Muhammadiyah

Allâhumma innî as’aluka makhâfatan tahjizunî ‘an ma‘âshîka hattâ a‘mala bi thâ‘atika ‘amalan astahiqqu bihî ridhâka wa hattâ unâshihaka bit taubah, khaufan minka hattâ akhlusha lakan nashîhata hayâ’an minka wa hattâ atawakkala ‘alaika fil ’umûri kullihâ wa hattâ akûna ’uhsinuz zhanna bika, subhâna khâliqin nûr (lain riwayat khâliqin nâr).



Artinya, “Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara’, dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu.

Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api).”

Doa ini dikutip dari kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani. Menurutnya, doa ini dibaca setelah tasyahhud akhir, tetapi sebelum salam. Semoga Allah mengangkat derajat kita semua dan menempatkan kita di jalan yang Dia restui. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah PonPes, Makam, Kajian Sunnah Asli Muhammadiyah

Selasa, 11 April 2017

Satu Muharram Molor, Warga Blitar Gelar Doa dan Puasa Dua Kali

Blitar, Asli Muhammadiyah - Beberapa jamaah masjid dan mushalla di wilayah Blitar Raya meyelenggarakan doa akhir dan awal tahun dua kali. Mereka secara beramai-ramai berdoa dan berpuasa dua kali begitu Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengeluarkan ikhbar bahwa tahun baru 1 Muharam jatuh pada hari Senin, 3 Oktober 2016.

Beberapa masjid di Kecamatan Udanawu seperti jamaah Masjid Al-Musthofa Bakung melaksanakannya dua kali.

Satu Muharram Molor, Warga Blitar Gelar Doa dan Puasa Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)
Satu Muharram Molor, Warga Blitar Gelar Doa dan Puasa Dua Kali (Sumber Gambar : Nu Online)

Satu Muharram Molor, Warga Blitar Gelar Doa dan Puasa Dua Kali

“Kita dan jamaah melakukan doa akhir dan awal tahun 2 kali. Pertama pada hari Sabtu sore dan Ahad Sore,” kata pengurus Ta’mir Masjid Al-Musthofa Bakung Udanawu Blitar Imam Makrus kepada Asli Muhammadiyah.

Asli Muhammadiyah

Menurutnya, doa akhir? tahun dan awal tahun yang diselenggarakan setelah shalat Ashar dan shalat Maghrib pada hari Sabtu kurang sukses karena yang ikut hanya sedikit. Pada hari? pelaksanaan, hujan lebat turun sejak siang hari.

Asli Muhammadiyah

“Pelaksaan doa pada hari Sabtu pesertanya sedikit karena turun hujan. Kalau? yang dilaksanakan hari Ahad kemarin pesertanya banyak. Hampir semua jamaah ikut,” kata Kiai Makrus.

Sebagaimana diikhbarkan, bahwa tim Falakiyah PBNU tidak berhasil melihat hilal awal bulan Muharam 1438 Hijriyah pada Sabtu 1 Oktober lalu. Maka atas dasar istikmal, maka 1 Muharam? 1438 Hijriyah jatuh pada hari Senin 3 Oktober 2016. Dengan adanya informasi itu, mayoritas umat Islam khususnya nahdliyin melakukan doa dua kali. Pada hari Sabtu dan hari Ahad.

“Tidak hanya doa akhir dan awal tahun yang diulang. Puasa sunah satu Muharram juga banyak yang mengulang,” tambah Imam Makrus yang juga alumnus Pesantren Lirboyo itu. (Imam Kusnin Ahmad/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kiai Asli Muhammadiyah

Sabtu, 11 Oktober 2008

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Surabaya, Asli Muhammadiyah. Sukses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak semata dari aspek jumlah kelulusan. Juga sangat ditentukan oleh kemudahan serta tidak ditemukannya praktik yang akan mencederai pelaksanaannya. Karena itu diperlukan tambahan wawasan serta spirit agar pelaksanaannya sesuai harapan.

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)
Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Ribuan santri dan pelajar dari berbagai kota di Jawa Timur memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (6/4) kemarin. Mereka hadir dalam rangka berdoa demi suksesnya pelaksanaan UN tahun 2013.

Kegiatan ini diselenggarakan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur. “Acara ini sebagai media untuk mengauatkan mental dan spriritual pelajar dalam menghadapi UN tahun ini,” kata Imam Fadlli, Ketua PW IPNU Jatim.?

Asli Muhammadiyah

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari beberapa tokoh di Jawa Timur. Tampak hadir H Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jatim), KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua PWNU Jatim) dan segenap jajaran SKPD Pemprov Jatim, dan ? Muspida jatim, termasuk Kepala Kemenag Jatim M Sudjak, MUI Jatim, dan pejabat dari Kepolisian Daerah Jatim.

Kiai Mutawakkil dalam pesannya mengatakan, doa bersama dilakukan agar otak kiri dan otak kanan berfungsi maksimal. "Dengan meminta pertolongan kepada Allah, insyaallah ujian nasional yang kalian ikuti lancar," ucapnya.

Asli Muhammadiyah

Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengingatkan siswa peserta doa bersama agar jangan menggunakan cara yang tak lazim, seperti meminta pertolongan secara ghaib, agar bisa mengikuti ujian dengan nilai baik.

"Doa bersama yang sebaiknya harus dilakukan," ujar Gus Ipul.

Para santri dan siswa mengikuti doa secara khusus yang dipimpin langsung olah Gus Taufiq yang juga Ketua RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) Jawa Timur.?

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 berakhir pukul 10.30 ini terlaksana berkat kerjasama PW IPNU Jatim, Diknas Pemprov Jatim, dan JTV.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul, Jadwal Kajian, Tokoh Asli Muhammadiyah

Kamis, 11 Agustus 2016

Ini Doa Cegah Gagal Panen

Mereka yang mengambil profesi sebagai petani tentu akan berharap kerja cocok tanamnya memberikan syukur-syukur hasil yang terbaik. Tidak gagal saja sudah sangat syukur. Pasalnya kegagalan panen berdampak luas selain kerugian pada permodalan.

Selain memberikan pupuk yang cocok dan menjaganya dari gangguan hama, petani juga perlu melakukan upaya lain untuk mengamankan ladang atau lahan pertaniannya seperti berdoa, bersedekah, atau mengadakan selamatan.

Ini Doa Cegah Gagal Panen (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Doa Cegah Gagal Panen (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Doa Cegah Gagal Panen

Berikut ini adalah doa Rasulullah SAW saat salah seorang warga menunjukkan buah kurma yang pertama matang dari ladangnya.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Allâhumma bârik lanâ fî tsamarinâ, wa bârik lanâ fi madînatinâ, wa bârik lanâ fî shâ‘ina, wa bârik lanâ fî muddinâ.

Artinya, “Tuhanku, berkatilah kami pada buah-buahan kami. Berkatilah kami pada kota kami. berkatilah kami pada gantang kami. berkatilah kami pada alat takar (mud) kami.”

Pada riwayat lain, Rasulullah SAW memohon keberkahan dari hasil panen. Rasulullah membaca doa seperti ini.

? ? ?

Barakatan ma‘a barakatin

Artinya, “Semoga Allah menambah keberkahan berlipat ganda.”

Secara jelas Rasulullah SAW berdoa agar Allah SWT memelihara ladang yang sudah mulai berbuah hingga akhir masa panen dari segala gangguan yang menyebabkan gagal panen. Inilah doanya.

? ? ? ? ? ?

Allâhumma kamâ araitanâ awwalahû, fa arinâ âkhirahû

Artinya, “Tuhanku, perlihatkanlah kepada kami hasil akhir cocok tanam kami sebagaimana Engkau memperlihatkan hasil awalnya.”

Rasulullah SAW membaca doa ini agar salah seorang warga pemilik ladang yang mendatanginya tidak mengalami gagal panen. Kemudian Rasulullah memanggil salah seorang anak kecil yang ada di dekatnya. Beliau kemudian memberikan buah hasil panen pertama yang dibawa petani itu kepada anak tersebut.

Semua doa Rasulullah SAW ini disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Cerita Asli Muhammadiyah

Kamis, 26 Oktober 2017

Doa dan Sajian Musik Klasik untuk Gus Dur

Bantul, Asli Muhammadiyah. Warga, mahasiswa, serta tokoh agama dan seniman berdatangan ke Pesantren Kaliopak Yogyakarta. Mereka memperingati tahun kelima wafatnya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan doa bersama dan sajian musik.

Doa dan Sajian Musik Klasik untuk Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa dan Sajian Musik Klasik untuk Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa dan Sajian Musik Klasik untuk Gus Dur

“Haul Gus Dur kali ini dengan doa bersama dan sajian musik klasik. Bukan berarti Gus Dur teramat cinta dengan musik,” kata Jadul Maula, Pengasuh Pesantren Kaliopak pada kegiatan Selasa Malam (30/12).

Melalui musik, menurut Jadul Maula, akan mempersatukan berbagai macam suku bangsa. Mereka semua akan paham melalui musik. “Musik itu keindahan,” katanya.

Asli Muhammadiyah

Ia menambahkan, musik juga penyambung tali silaturahim antar-berbagai bangsa. Melalui musik, orang dididik supaya bisa menghayati keindahan dan bisa mempertinggi akhlak dan budi pekerti.

Asli Muhammadiyah

Ia berharap dalam peringatan tersebut, melalui niat baik, doa bisa diterima Allah Swt. “Selain doa bersama untuk Gus Dur, malam ini kita juga niatkan untuk tasyakuran lima tahun klimasan,“ tambahnya.

Menurut dia, haul Gus Dur ini dengan mensyukuri kelahiran Gus Dur, kelahiran pemikiran-pemikiran Gus Dur, melalui upaya-upaya tindakan Gus Dur yang baik untuk masyarakat Indonesia.

“Yang dilakukan oleh Gus Dur adalah apa yang? dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw.? jadi sangat erat haul Gus Dur dan mensyukuri kelahiran Gus Dur dan mensyukuri juga kelahiran Nabi Muhammad Saw.”

Haul Gus Dur dengan kemasan “Tribute to Gus Dur” dalam rangka peringatan Haul ke-5 ini turut dihadiri oleh Musik Cilokak Sanggar Jayangrono (Lombok), Ngayogstringkarta (Institute Seni Indonesia). (Nur Sholikhin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Budaya Asli Muhammadiyah

Kamis, 23 November 2017

Pesantren Al-Hidayah Doa Bersama di Ujung Tahun

Grobogan, Asli Muhammadiyah. Pondok Pesantren Al-Hidayah Desa Selo, Grobogan, Jawa Tengah menggelar istighosah. Kegiatan tersebut sebagai doa penghujung tahun 2013. Kegiatan yang berlangsung di pesantren tersebut pada Rabu (25/12).

Rangkaian doa istighosah sama persis dengan kalimat yang biasa dilantunkan KH. Asrori Al-Ishaqi, pemimpin jamaah Al-Khidmah, Kedinding, Jawa Timur.

Pesantren Al-Hidayah Doa Bersama di Ujung Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Al-Hidayah Doa Bersama di Ujung Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Al-Hidayah Doa Bersama di Ujung Tahun

“Istighasah yang dibacakan adalah istighasah karya Kiai Asrori Kedinding,” ujar Pengurus Pondok Al-hidayah, Darul Ulum, (25/12).

Asli Muhammadiyah

Istighasah tersebut dipimpin langsung pengasuh pondok pesantren Al-Hidayah, KH Imron Hasani. Disamping istighosah, ia juga menyampaikan taushiyah kepada para hadirin.

Kegiatan tersebut bertujuan memohon kepada Allah supaya selamat dari berbagai cobaan. Selain itu, bertujuan untuk menjalin ukhuwah islamiyyah di antara warga.

Asli Muhammadiyah

Peserta yang hadir bukan hanya dari santri Al-hidayah dan warga sekitar saja, namun warga dari desa lain yakni Gatak, Gentan, Ngantru dan Ngrukem.

Doa bersama menjadi acara penutup diantara beberapa rangkaian acara dan dilanjutkan saling bersalaman satu dengan yang lain dengan harapan dosa-dosa sesama muslim dapat gugur dan dapat diampuni. (Asnawi Lathif/Abdullah Alawi)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Sholawat, AlaSantri Asli Muhammadiyah

Jumat, 12 Mei 2017

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Kajian tematik tafsir Al-Qur’an asuhan Prof DR KH M Quraish Shihab setiap Ahad pertama di tiap bulan, mengupas perihal doa dan optimis dalam hidup, Ahad (1/2). Pada pengajian di kediamannya di Jeruk Purut, Jakarta Selatan ini, Prof Quraisy mengawalinya dengan kutipan ayat 94 surat Al-A’raf.

Prof Quraisy menganjurkan agar kita berdo’a tidak hanya untuk individu melainkan juga untuk orang lain, serta tidak malu untuk meminta do’a kepada orang yang lebih rendah. “Karena Rasulullah SAW pun tetap minta dido’akan ketika sahabat Umar RA akan berpamitan berangkat umrah ke tanah suci,” ujar Prof Quraisy.

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan

Peranan do’a antara lain menjadikan seorang hidup dalam optimisme. “Karena, jika seorang telah memohon kepada siapa saja yang diyakini Maha Kuasa terlepas dari diterima atau tidaknya, pada dasarnya orang itu telah hidup dalam optimisme,” kata Prof Quraisy.

Asli Muhammadiyah

Menurut Prof Quraish, Allah sangat suka mendengar hamba-hamba-Nya berdo’a. Banyak hadits berbicara soal keutamaan berdo’a terutama di sepertiga malam.

Ia menganjurkan jamaah untuk berdoa apa saja asalkan itu wajar. Allah sendiri akan menegur sekalipun seorang Nabi jika doanya kurang pas. Teguran ini pernah Allah layangkan terhadap Nabi Nuh atas do’a untuk anaknya, Nabi Ibrahim untuk bapaknya, dan lain sebagainya.

Ketulusan adalah syarat mutlak bagi seorang yang memanjatkan do’a. Seseorang juga tidaklah etis jika berdo’a dengan doa yang buruk-buruk, terlebih hanya untuk kepentingan dunia dengan mengabaikan akhirat.

Asli Muhammadiyah

“Karena, do’a itu adalah kita merengek kepada Tuhan sebagaimana anak merengek kepada orang tua, dan orang tua tahu apa yang wajar untuk anaknya”.

Tampak hadir pada acara tersebut mantan Menko Kesra di era Gus Dur Prof DR Alwi Shihab dan para Mahasiswa Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ). (Anwar Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Asli Muhammadiyah

Selasa, 24 Oktober 2017

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu

Wajah salah satu anggota tubuh terhormat. Membasuhnya merupakan satu dari sekian rukun wudhu. Doa berikut ini diharapkan dapat mengantarkan pembacanya pada tempat yang mulia di dunia dan kelak di akhirat.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu

Allâhumma ghasysyinî bi rahmatika wa ’anzil ‘alayya min barakâtika wa ’azhillanî tahta zhilli ‘arsyika yauma lâ zhilla ’illâ zhilluka

Asli Muhammadiyah

Artinya, “Wahai Tuhanku, tutupi aku dengan rahmat-Mu. Turunkan untukku berkat-Mu. Teduhkan aku di bawah naungan ‘arasy-Mu pada hari tiada teduhan selain teduh ‘arasy-Mu,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta). (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Makam, Sejarah, Nahdlatul Asli Muhammadiyah

Sabtu, 13 Mei 2017

Ada Kebijakan Cuti Nyekar Jelang Ramadhan bagi PNS Pemkab Brebes

Brebes, Asli Muhammadiyah. Bupati Brebes Hj Idza Priyanti nguri-nguri tradisi nyadran sebelum datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi nyadran merupakan salah satu tradisi dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan nyekar dan membaca yasin, tahlil dan doa di pemakaman para leluhur Bupati.

“Sebagai anak, saya berusaha untuk birul walidain kepada orang tua dengan nyadran,” ungkap Bupati usai melaksanakan kegiatan nyadran di Makam Keluarga Pesurungan Lor, Kota Tegal, Jumat (3/6).

Ada Kebijakan Cuti Nyekar Jelang Ramadhan bagi PNS Pemkab Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Kebijakan Cuti Nyekar Jelang Ramadhan bagi PNS Pemkab Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Kebijakan Cuti Nyekar Jelang Ramadhan bagi PNS Pemkab Brebes

Bupati menjelaskan, kegiatan nyadran bagi pegawai di lingkungan Pemkab Brebes sudah menjadi kebijakan yang dikeluarkan sejak dulu. Bahkan mereka diberi hak cuti nyadran selama dua hari terutama bagi pegawai yang rumahnya di luar kota. Pemkab telah membuat surat edaran tentang pengaturan cuti tahunan keperluan nyadran dan penetapan jam kerja PNS selama bulan Ramadhan tahun 2016.?

“PNS diberi hak untuk cuti dua hari bagi yang menginginkan, tetapi kebanyakan tidak diambil cuti tersebut,” kata Bupati.

Saat nyadran, Bupati dan Suami Kompol H Warsidin serta anaknya Elshinta membaca surat Yasin, Tahlil dan Doa yang dipimpin KH Muzani. Tampak juga para pejabat di lingkungan Pemkab Brebes turut mendampingi nyadran keluarga Bupati.?

Asli Muhammadiyah

Mereka tampak kusyu memanjatkan doa disamping makam H Ismail bin H Ali Jabidi di pemakaman keluarga Desa Pesurungan Lor. Sebelumnya, mereka juga membaca yasin, tahlil dan doa diatas pusara makam ayah dan Ibu dari Kompol Warsidin yakni Hj Rejeh binti Salwi dan H Siryad bin Daman di Pemakaman Umum Desa Krandon, Kota Tegal.

Menurut catatan sejarah, Nyadran berasal dari tradisi Hindu-Budha. Sejak abad ke-15 para Walisongo menggabungkan tradisi tersebut dengan dakwahnya, agar agama Islam dapat dengan mudah diterima. Pada awalnya para wali berusaha meluruskan kepercayaan yang ada pada masyarakat Jawa saat itu tentang pemujaan roh yang dalam agam Islam dinilai musrik.?

Asli Muhammadiyah

Agar tidak berbenturan dengan tradisi Jawa saat itu, maka para wali tidak menghapuskan adat tersebut, melainkan menyelaraskan dan mengisinya dengan ajaran Islam, yaitu dengan pembacaan ayat Al-Qur’an, tahlil, dan doa. Nyadran dipahami sebagai bentuk hubungan antara leluhur dengan sesama manusia dan dengan Tuhan. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah IMNU, Quote, Hikmah Asli Muhammadiyah

Jumat, 01 Desember 2017

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu

Wajah salah satu anggota tubuh terhormat. Membasuhnya merupakan satu dari sekian rukun wudhu. Doa berikut ini diharapkan dapat mengantarkan pembacanya pada tempat yang mulia di dunia dan kelak di akhirat.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Hendak Usap Muka saat Wudhu

Allâhumma ghasysyinî bi rahmatika wa ’anzil ‘alayya min barakâtika wa ’azhillanî tahta zhilli ‘arsyika yauma lâ zhilla ’illâ zhilluka

Asli Muhammadiyah

Artinya, “Wahai Tuhanku, tutupi aku dengan rahmat-Mu. Turunkan untukku berkat-Mu. Teduhkan aku di bawah naungan ‘arasy-Mu pada hari tiada teduhan selain teduh ‘arasy-Mu,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta). (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Sholawat Asli Muhammadiyah

Minggu, 26 Februari 2012

Samadiyah, Wujud Kesalehan Anak

Samadiyah berasal dari sifat Tuhan, yakni ash-Shomad, tempat bergantung. Secara istilah, Samadiyah digunakan masyarakat Aceh untuk menyebut tradisi doa bersama yang dikirimkan kepada orang yang telah meninggal dunia.?

Disebut Samadiyah karena dalam doa tersebut selalu ditonjolkan pembacaan surat al-Ikhlas, di mana surat itu menyebut Allahush Shomad, ayat kedua. Di Jawa dan tempat lain, Samadiyah sepadan dengan istilah Tahlilan. Isi Samadiyah relatif sama dengan di tempat lain, hanya saja pembacaan surat al-Ikhlas diperbanyak, biasanya 33 atau 100 kali.

Samadiyah, Wujud Kesalehan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Samadiyah, Wujud Kesalehan Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Samadiyah, Wujud Kesalehan Anak

Setelah upacara pemakaman jenazah, masyarakat Aceh ada doa pasca kematian sejak hari pertama hingga hari ketujuh. Di Aceh, tradisi berdoa untuk orang meninggal disebut Khanduri Matee (kenduri orang meninggal). Semua ritual itu diselenggarakan oleh ahli waris yang di tinggalkan. Juga dibantu oleh masyarakat gampong setempat. Berikut ini beberapa ritual kenduri pasca kematian yang dikenal dalam adat masyarakat Aceh.

Asli Muhammadiyah

Samadiyah malam pertama orang meninggal biasanya dilakukan di Meunasah (Mesjid, Mushalla, Surau). Para sanak keluarga ataupun tetangga datang dengan sendirinya, Samadiyah dilakukan setelah shalat Magrib berjamaah.?

Lalu ada Samadiyah malam ketiga disebut Khanduri Malam Lhee (Kenduri Malam Tiga), dimana saudara yang masih hidup dating ke rumah duka untuk mendoakan yang meninggal dunia. Para tamu yang datang membawa oleh-oleh ala kadarnya, semampunya. Sebelum berdoa, para tamu disuguhi makan malam bersama.

Asli Muhammadiyah

Seunujoeh adalah sebutan untuk Samadiyah hari ketujuh. Seuneujoh merupakan puncak daripada upacara kematian setelah jenazaha dikuburkan. Pada Samadiyah Seunujoeh lebih ramai dari samadiyah sebelumnya, orang lebih banyak berdatangan. Kerabat dan tetangga datang ke rumah duka membawa beras, gula, kopi, kue dan lain-lain.?

Ada juga yang membawa sedekah uang yang dimasukkan dalam amplop, ketika pamit pulang si tamu menyalami tuan rumah Seuneujoh itu. Kenduri Seuneujoh juga dilaksanakan untuk menunggu para pelayat dari jauh atau dekat yang belum bisa hadir ke rumah duka pada hari pertama dan seterusnya.?

Pada pagi harinya, masyarakat gampong di pimpin oleh Imam Gampong menjadi pemimpin Samadiyah. Adapun doa-doa yang dibacakan pada pelaksanaan Samadiyah adalah: Syahadat, Selawat Nabi, Tahlilan, surat-surat Pendek al-Akhlas, an-Naas, al-Falak, dan talkin.

Setelah itu ada Malam Lheeploh (malam ketiga puluh), Khanduri Peutploh(Malam keempat puluh, Khanduri Ppeutplohpeut atau malam keempat puluh empat, Khanduri Tujohploh atau ke tujuhpuluh, Khanduri sikureungplohatau hari kesembilan puluh, Khanduri reuthoh atau hari keseratus.

Samadiyah juga dilakukan saat pernikahan, pindahan rumah, khitanan.Pada acara khitanan, samadiyah juga dibaca, selain al-Barjanzi. Samadiyah adalah salah satu perwujudan kesalehan, yakni anak mendoakan orang tua dan para leluhurnya. (Hamzah Sahal)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Makam, Amalan Asli Muhammadiyah

Sabtu, 27 Januari 2018

Doa Kebangsaan di Haul Manakib GP Ansor Gayam

Bojonegoro, Asli Muhammadiyah?



Dalam rangka memperingati manakib Syekh abdul Qodir Al-Jilani, pengurus Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gayam mengadakan doa kebangsaan dan pembacaan manaqib di Masjid Ar-Rosyid Desa Katur, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro pada Senin (9/1).

Doa Kebangsaan di Haul Manakib GP Ansor Gayam (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Kebangsaan di Haul Manakib GP Ansor Gayam (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Kebangsaan di Haul Manakib GP Ansor Gayam

Ketua GP Ansor Gayam Imam Hambali menyampaikan, kegiatan yang dilakukan itu adalah cerminan dan upaya untuk mengejawantahkan kaidah dasar tentang melestarikan budaya lama yang baik dan mengambil budaya baru yang lebih baik. Hal ini juga bagian bersahabat dengan tradisi bangsa.

"Ini adalah kaidah mukhafadotu ala qodimi sholih wal akhdu ala jadidil aslah yang harus kita jadikan prinsip gerakan," ungkapnya dalam sambutan sebagaimana siaran pers yang dikirim ke Asli Muhammadiyah.?

Ditambahkanya, hal ini juga sebagai bentuk cara yang santun mendoakan bangsa ini agar senantiasa terjaga dari segala hal yang memicu perpecahan dan segala jenis benih yang mengancam eksistensi NKRI.?

Terlebih, menurutnya saat ini muncul banyak gerakan yang mengatasnamakan bela NKRI, tapi justru membuat pecah belah bangsa ini dan menghilangkan semangat kebinekaan.

Asli Muhammadiyah

"Mari kita deklarasikan pada dunia bahwa Ansor Gayam akan selalu ada untuk negara dan agama hingga kapan pun," tambahnya.

Pria alumni STAI Sunan Giri ini berharap agar kegiatan semacam ini senantiasa dipertahankan sebagai bentuk mempertahankan amaliah Nahdatul Ulama dan upaya menghargai perjuangan sultonul auliya Syekh Abdul Qodir Al Jilani.

Asli Muhammadiyah

"Semoga bisa istikomah setiap tahun dan semoga kita semua mendapatkan berkahnya," pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri mantan Ketua PAC Gayam Nur Chamid, jajaran Pengurus PAC GP Ansor Gayam dan seluruh ranting. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Internasional, Santri, Nasional Asli Muhammadiyah

Sabtu, 09 Desember 2017

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat

Dalam berbagai literatur fiqih dan buku-buku tuntunan shalat banyak ditemukan amalan dan do’a-do’a keseharian. Dari yang bersifat umum hingga do’a istimewa. Diantara do’a yang banyak ragamnya adalah do’a yang disediakan untuk shalat hajat. Akan tetapi kebanyakan penyebutan do’a-do’a itu tidak menyertakan sumber asalnya. Baik yang berasal dari ulama shalihin maupun langsung dari hadits Rasulullah saw.

Oleh karena itu sungguh ada manfaatnya apabila dalam tulisan ini diceritakan sebuah kisah tentang seorang yang tidak sempurna penglihatannya datang kepada Rasulullah saw untuk meminta do’a kesembuhan. Akan tetapi Rasulullah saw malah memerintahkannya untuk mendirikan shalat hajat lalu berdo’a yaitu:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat

Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.

Artinya:

Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku. 

Asli Muhammadiyah

Adapun keterangan lengkapnya sebagaimana ditahrijkan oleh At-Tiridzi dan Ibnu Majah hadits riwayat Utsman bin Hunaif.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Asli Muhammadiyah

Bahwasannya ada seorang laki-laki yang penglihatannya rusak datang kepada Rasulullah saw sambil berkata “do’akanlah kepada Allah untukku, agar disembuhkan-Nya aku ini”. Rasulullah saw balik menjawab “kalau kamu mau, aku dapat menundanya untukmu dan itu lebih baik, atau kalau kamu mau aku akan mendo’akan” maka orang itupun memohon “doakanlah untukku!” . Kemudian Rasulullah saw menyuruhnya berwudhu, maka wudhulah orang tersebut dengan baik dan shalat dua raka’at dan berdo’a dengan do’a ini “Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya”.. Demikianlah Rasulullah saw menganjurkan dan membolehkan seseorang bertawassul menggunakan nama beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul, meskipun dalam shalat hajat. (ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Bahtsul Masail, Doa Asli Muhammadiyah

Senin, 24 Mei 2010

Untuk Apa Diadakan Kenduri Lebaran Ketupat?

Kudus, Asli Muhammadiyah - Semarak Hari Raya Idul Fitri di kalangan masyarakat Jawa Tengah bisa dibilang menarik. Pasalnya, masyarakat tidak hanya merayakan pada tanggal 1 Syawal untuk bermaaf-maafan dengan saudara dan teman saja, tetapi pada 8 Syawal dirayakan pula sebagai Lebaran Ketupat.

Sebagaimana yang terjadi di desa Papringan, kabupaten Kudus, Jawa Tengah, hampir seluruh warga pada hari sebelumnya memasak ketupat untuk di konsumsi secara khusus pada hari lebaran ketupat.

Untuk Apa Diadakan Kenduri Lebaran Ketupat? (Sumber Gambar : Nu Online)
Untuk Apa Diadakan Kenduri Lebaran Ketupat? (Sumber Gambar : Nu Online)

Untuk Apa Diadakan Kenduri Lebaran Ketupat?

Selain dikonsumsi sendiri, ketupat dilengkapi dengan kuah khas yang telah matang dijuga dibagikan ke rumah-rumah tetangga dan puncaknya dimakan bersama oleh sebagian warga di setiap masjid dan musholla pada pagi hari tanggal 8 syawal tersebut.

Asli Muhammadiyah

Menurut Syuriah Ranting NU desa Papringan Kiai Solkhin, kenduri ketupat pada tanggal 8 Syawal merupakan bentuk majelis tasyakuran dan doa usai menunaikan kewajiban rukun Islam yakni puasa dan ibadah sunnah lainnya pada bulan Ramadhan.

“Makanya, ulama dahulu membuat acaraselametan (tasyakuran), diisyaratkan dengan kupat (ketupat) dan lepet (panganan ketan yang dibungkus daun kelapa),”tuturnya saat membuka ritual kenduri ketupat yang berlangsung di masjid Al-Junaid, Rabu (13/7) pagi.

Asli Muhammadiyah

Adapun kegunaan kenduri ketupat, lanjut Kiai Solkhin, untuk menyimbolkannasi yang ada di dalam ketupat jangan sampai keluar dari bungkusnya yang tersusun dari janur atau daun pohon kelapa.

“Sama juga dengan diri kita untuk membungkus raga dan nyawa yang sudah bersih jangan sampai terkena noda-noda dosa pada tahun-tahun yang akan datang,” terangnya memaknai dibalik tujuan kenduri ketupat.

Mengenaikalimat ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idin wal faizin wa taqabbalallahu wa minna wa minkum taqqabal ya karim, ini merupakan istilah buatan ulama dahulu yang sering dipakai banyak kalangan pada momen Idul Fitri. Doa ini mempunyai arti, semoga dijadikan Allah termasuk orang yang kembali fitrah, baik itu raga maupun nyawa supaya bersih dari dosa.

Ia menambahkan keterangan tentang kalimat doa lainnya yakni wa antum bi khoirin fi kulli ‘am, yang mempunyai artipada tahun-tahun yang akan datang, mudah-mudahan kita selalu dalam keadaan baik.

“Sebagian ulama menafsiri kalimat tersebut sebagai doa supaya tahun depan dapat bertemu kembali dengan hari raya Idul Fitri,” jelasnya dihadapan puluhan warga yang masing-masing sudah membawa ketupat beserta kuah yang ditaruh rapi dalam wadah.

Sementara itu, Kiai Solkhin menilai pahala kenduri ketupat tersebut tidak hanya bisa dinikmati oleh diri sendiri, tetapi bisa pula niat diberikan kepada orang yang sudah meninggal. “Kita diberikan juga kepada ahli kubur. Semoga selalu mendapatkan maghfirah dari Allah,” pungkasnya. (M. Zidni Nafi’/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Ulama, Quote, Pertandingan Asli Muhammadiyah

Kamis, 02 November 2017

Ini Alasan Masyarakat Sambut Jamaah Haji

Sidoarjo, Asli Muhammadiyah ? . Jamah haji asal Indonesia yang sudah menunaikan ibadah rukun Islam kelima itu mulai berdatangan di wilayahnya masing-masing. Untuk jamaah haji asal Sidoarjo diprediksi akan sampai di bandara Juanda Sidoarjo pada 29 dan 30 September mendatang. Dari kedatangannya itu, ribuan jamah haji akan disambut keluarganya masing-masing untuk mencari keutamaan doa dari jamaah haji.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo H Achmad Rofii, sudah menjadi tradisi bagi masyarakat menjemput jamaah haji menjadi target mereka semua. Pasalnya, masyarakat meyakini bahwa doa yang dipanjatkan jamaah haji itu mudah diterima Allah SWT.

Ini Alasan Masyarakat Sambut Jamaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Alasan Masyarakat Sambut Jamaah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Alasan Masyarakat Sambut Jamaah Haji

Disamping itu, lanjut Rofii, ada fadilah atau keutamaan dari kedatangan jamaah haji ke tanah air, keluarga dan tetangga biasanya mencari fadilah tersebut dengan mendatangi rumah jamaah haji dan meminta untuk didoakan. Tradisi ini sudah menjadi tradisi secara turun-temurun.

Asli Muhammadiyah

"Banyak kaum Muslim mempercayai bahwa doa yang dibawa seluruh jamah haji (mabrur-red) itu muda dikabulkan Allah SWT, sehingga banyak warga berangkulan untuk memeluk jamaah haji yang masih didampingi para malaikat. Dari sugesti itu, tradisi fadilah menjadi keutamaan tersendiri bagi kaum Muslim untuk mencari doa yang mudah dikabulkan," kata Rofii, Senin (26/9).

Asli Muhammadiyah

Rencananya, dalam kepulangan para jamah haji asal Sidoarjo akan dijemput puluhan armada dari Bandara Juanda di Sidoarjo menuju embarkasi Surabaya. Setiba di embarkasi Surabaya, dimungkinkan banyak keluarga yang akan menjemput jamaah haji secara pribadi. Mengingat Surabaya dekat dengan Sidoarjo. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Halaqoh Asli Muhammadiyah

Selasa, 12 Desember 2017

Kiai Maruf Amin dan Para Da’i NU Doakan Warga Gaza

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa memohon kesediaan Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin memimpin sedikitnya 120 peserta pelatihan da’i dan da‘iyah NU untuk mendoakan korban sipil di Gaza Palestina. Doa bersama untuk Palestina ini sekaligus menutup pelatihan dakwah di Gedung PBNU, Selasa (22/7) sore.

Kiai Maruf Amin dan Para Da’i NU Doakan Warga Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf Amin dan Para Da’i NU Doakan Warga Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf Amin dan Para Da’i NU Doakan Warga Gaza

“Kita sedih menyaksikan kebrutalan agresi militer Israel yang menyerang korban sipil di jalur Gaza. Kita mengharapkan warga dunia dalam hal ini PBB, negara-negara Islam, dan liga Arab untuk berpartisipasi dalam perdamaian di Palestina,” kata Khofifah.

Sebelum memimpin doa, Kiai Ma’ruf yang juga mengisi materi Keaswajaan dan Kepemimpinan Nasional dalam pelatihan yang difasilitasi PP LDNU dan Himpunan Da’i dan Majelis Taklim Muslimat NU ini menekankan peran para da’i NU di tengah tantangan dakwah yang semakin berat.

Asli Muhammadiyah

“Tugas para da’i ialah membuat peta dakwah agar mengetahui medan tantangan dakwah dari segala dimensinya. Karena itu, da’i mesti terus berpikir memetakan strategi dakwah. Tantangan terus berubah,” kata Kiai Ma’ruf.

Kelenturan Aswaja NU memberikan keluasan kepada kita semua untuk tidak berhenti di titik nyaman. Da’i tidak boleh statis, harap Kiai Ma’ruf.

Asli Muhammadiyah

“Mari kita tengadahkan tangan mengharapkan ridho Allah untuk menurunkan bantuannya bagi kemaslahatan warga Gaza,” ujar Kiai Ma’ruf sebelum membacakan doa yang diaminkan peserta pelatihan da’i. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Doa, Pemurnian Aqidah, Daerah Asli Muhammadiyah

Senin, 27 November 2017

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat

Dalam berbagai literatur fiqih dan buku-buku tuntunan shalat banyak ditemukan amalan dan do’a-do’a keseharian. Dari yang bersifat umum hingga do’a istimewa. Diantara do’a yang banyak ragamnya adalah do’a yang disediakan untuk shalat hajat. Akan tetapi kebanyakan penyebutan do’a-do’a itu tidak menyertakan sumber asalnya. Baik yang berasal dari ulama shalihin maupun langsung dari hadits Rasulullah saw.

Oleh karena itu sungguh ada manfaatnya apabila dalam tulisan ini diceritakan sebuah kisah tentang seorang yang tidak sempurna penglihatannya datang kepada Rasulullah saw untuk meminta do’a kesembuhan. Akan tetapi Rasulullah saw malah memerintahkannya untuk mendirikan shalat hajat lalu berdo’a yaitu:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Khusus dari Rasulullah untuk Shalat Hajat

Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.

Artinya:

Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku. 

Adapun keterangan lengkapnya sebagaimana ditahrijkan oleh At-Tiridzi dan Ibnu Majah hadits riwayat Utsman bin Hunaif.

Asli Muhammadiyah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Bahwasannya ada seorang laki-laki yang penglihatannya rusak datang kepada Rasulullah saw sambil berkata “do’akanlah kepada Allah untukku, agar disembuhkan-Nya aku ini”. Rasulullah saw balik menjawab “kalau kamu mau, aku dapat menundanya untukmu dan itu lebih baik, atau kalau kamu mau aku akan mendo’akan” maka orang itupun memohon “doakanlah untukku!” . Kemudian Rasulullah saw menyuruhnya berwudhu, maka wudhulah orang tersebut dengan baik dan shalat dua raka’at dan berdo’a dengan do’a ini “Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya”.. Demikianlah Rasulullah saw menganjurkan dan membolehkan seseorang bertawassul menggunakan nama beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul, meskipun dalam shalat hajat. (ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Humor Islam, Sholawat, Kiai Asli Muhammadiyah