Sholawat


info Sholawat
Sholawat bahasa
Sholawat bahasa nasional
Sholawat bahasa indonesia
Sholawat belah bambu
Sholawat busuk
Sholawat berasal dari bahasa yunani yaitu
Sholawat belanda
Sholawat busuk sby
Sholawat berasal dari kata
Sholawat global
Sholawat gus dur
Sholawat golkar
Sholawat gender
Sholawat gorontalo
Sholawat global amerika serikat
habib Sholawat mp3
video Sholawat full
Sholawat gerakan non blok
rahasia Sholawat terbaru
Sholawat g 30 s pki
Sholawat konfrontasi
Sholawat kerajaan kutai
Sholawat kampus
Sholawat kerajaan majapahit
Sholawat kotor
Sholawat kerajaan tarumanegara
Sholawat kompasiana
Sholawat luar negeri indonesia
Sholawat luar negeri bebas aktif
Sholawat luar negeri indonesia adalah
Sholawat liberal
Sholawat yang membedakan warna kulit disebut
Sholawat yang dianut bangsa indonesia
Sholawat yang baik
Sholawat yahudi
Sholawat yang dianut bangsa indonesia adalah
Sholawat merupakan
Sholawat yaitu

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Sholawat. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Sholawat. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Januari 2018

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid

Pekalongan, Asli Muhammadiyah. Meski usia kandungan sudah memasuki bulan kedelapan, pasangan pengantin Isnen-Munfarijah asal Kelurahan Kertoharjo, Pekalongan Selatan tetap mengikuti acara nikah maulid yang dihelat Habib Luthfi bin Yahya Jumat (22/12) di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah.

Menurut Ketua Panitia nikah maulid, H Agus Yahya mengatakan, pasangan Isnen-Munfarijah sebelum mengikuti nikah maulid telah melakukan ijab sirri, sehingga keikutsertaannya tinggal pengesahan berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid (Sumber Gambar : Nu Online)
Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid (Sumber Gambar : Nu Online)

Meski Tengah Hamil 8 Bulan, Pasangan Isnen-Munfarijah Ikut Nikah Maulid

Dikatakan, nikah maulid merupakan wahana untuk membantu masyarakat yang ingin nikah secara resmi akan tetapi kesulitan biaya, sehingga nikah maulid yang merupakan agenda rutin tahunan Kanzus Sholawat selalu menjadi daya tarik dan diminati masyarakat. Kegiatan ini juga dikenal dengan sebutan itsbat nikah.

"Ke 21 pengantin oleh panitia disediakan perlengkapan baju penganten, mahar dan uang saku dan bahkan ada beberapa pengusaha muslim yang memberikan kado tambahan untuk masing masing pasangan pengantin,” ujar Agus.

Asli Muhammadiyah

Walikota Pekalongan H Saelany Mahfudz mengapresiasi kegiatan nikah maulid yang digelar secara rutin oleh Kanzus Sholawat. Pasalnya, kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk melaksanakan pernikahan.

Dikatakan, dirinya akan mendukung penuh setiap kegiatan yang digelar Kanzus Sholawat seperti nikah maulid, pawai pajang jimat, kirab merah putih maupun peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

"Apa yang telah dilakukan Habib Luthfi telah mampu menggerakkan roda ekonomi, seperti tingkat hunian hotel, batik Pekalongan dan segala jenis makanan menjadi laku karena yang hadir di acara Maulid di Kanzus Sholawat bisa ratusan ribu jumlahnya dan mereka akan membawa oleh oleh khas Pekalongan," ungkap Saelany. (Abdul Muiz/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nusantara Asli Muhammadiyah

Jumat, 24 November 2017

Seni Terbang Papat Raih Anugerah Mahakarya Kebudayaan

Kudus, Asli Muhammadiyah. Pagelaran tabuh terbang yang diselenggarakan Forum Komunikasi Terbang Papat (FKTP) Kabupaten Kudus sukses mencatat rekor Muri. Bukan hanya itu saja, tabuh terbang terlama yang diadakan di Masjid Agung Kudus sejak Ahad (15/7) hingga Rabu, (19/7)  itu juga meraih penghargaan dunia berkategori Mahakarya Kebudayaan.

Penghargaan diserahkan Manajer MURI Sri Widayati  kepada Bupati Kudus H Musthofa, Ketua FKTP H Kholid Seif dan Direktur Jenang Mubarok Food H Mohammad Hilmi selaku pemrakarsa. Dalam sambutannya, Sri Widayati mengatakan dalam catatan Muri pelaksanaan tabuh terbang terlama ini berlangsung selama 87 jam dengan 131 grup.

Seni Terbang Papat Raih Anugerah Mahakarya Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Seni Terbang Papat Raih Anugerah Mahakarya Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Seni Terbang Papat Raih Anugerah Mahakarya Kebudayaan

“Atas prestasi dan semangat nguri-nguri seni tradisi ini, kami berikan penghargaan sekaligus bukti peraihan penghargaan dunia ber-kategori mahakarya kebudayaan,” ujarnya saat menyerahkan penghargaan bersamaan dengan pelaksanaan kirab prosesi dandangan di alun-alun Kudus, Kamis (19/7).

Asli Muhammadiyah

Sementara ketua FKTP H Kholid Seif merasa bangga atas tercapainya rekor Muri tabuh Terbang Papat terlama. Menurutnya, peraihan rekor Muri ini melebih waktu yang direncanakan 83 jam dengan 130 group ternyata mampu melebihi perhitungannya yakni 87 jam dan 131 group terbang papat.

Asli Muhammadiyah

“Saya terimakasih kepada semua grup terbang yang mendukung kegiatan ini. Sehingga tercatat bukan hanya rekor nasional tapi juga  masuk rekor dunia dengan meraih anugerah maha karya kebudayaan,” katanya kepada Asli Muhammadiyah usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan rekor Muri menjadi titik awal bangkitnya kembali  seni tradisi Kudus terutama Terbang Papat.Terbang Papat, katanya, memiliki kekhasan tersendiri dibanding seni-seni yang sejenis seperti hadrah, rebana dan marawis.

“Dari jenis iramanya memiliki nama yang khas, mulai kemplong, lajer, salahan dan telon ditambah jidur. Iramanya sangat rancak dan enak didengar,” tuturnya.

Sebagai ketua dari pegiat seni Terbang Papat se-Kudus, ia memiliki komitmen akan mengembangkan program melestarikan seni tradisi terbang papat ini dengan melalui festival antar group yang ada di Kudus.

“Ke depan FKTP akan  membuat panduan untuk latihan menabuh irama terbangnya  yang mudah dipahami dan dilakukan generasi muda sekarang. Apalagi dengan dorongan bacaan sholawat sebagai bacaannya, tentu menambah jiwa semangat keikhlasan,” tandas Kholid.

Motivator Terbang Papat Anief Farizi menambahkan kegiatan pencatatan rekor Muri ini sebagai stimulus untuk mengembalikan karakteristik dakwah seni lokal melalui Terbang Papat yakni menebar sholawat menuai syafaat.

“Secara sistemik kita akan melakukan pendekatan kepada pihak-pihak terkait mendorong orang Islam yang memliki hajat untuk mengalunkan musik Terbang Papat. Dengan demikian, masyarakat terutama generasi muda mempunyai kebiasaan atas terbang seni tradisi Terbang Papat,” ungkapnya.

Dalam konteks sejarah, tuturnya, penjajah pada waktu itu melakukan upaya menjajah  fisik mental masyarakat melalui budaya melean yang didalamnya terdapat keplean atau domino (judi).

“Dari sini umat Islam menangkalnya dengan tradisi terbangan seraya membaca sholawat sampai tengah malam, secara perlahan keplean terkikis,” katanya sambil menunjukkan kebanggaan atas peraihan penghargaan dari Muri.

Usai meraih penghargaan, terbang papat meramaikan prosesi kirab dandangan yang telah menjadi tradisi masyarakat Kudus dalam menyambut datangnya bulan Suci Ramadan.

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Tokoh Asli Muhammadiyah

Minggu, 06 Mei 2012

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Idul Adha adalah pekan libur tahunan bagi mahasiswa di Yaman khususnya mahasiswa Imam Shafie College yang berlokasi di Ibu Kota Provinsi Hadramaut, Kota Mukalla. Pada liburan Idul Adha kali ini mahasiswa bersama staf pengurus Ribath dan Universitas Imam Syafii menghabiskan masa liburan di Kota Tarim. Di kota ini mereka melangsungkan pelbagai macam ritual termasuk melantunkan Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan.

Sebelumnya di hari Arafah, mereka mengikuti munajat bersama di Khelih, Tarim bersama para Ulama dan Habaib Kota Tarim usai sholat Ashar sampai menjelang masuknya waktu Isya. Selain bermunajat, mereka berbuka puasa Arafah bersama dengan menu nasi kebuli dan Kambing yang dibagikan kepada para hadirin secara cuma-cuma.

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman

Esok harinya, mereka melaksanakan sholat Ied di Jabanah, satu tempat khusus yang digunakan untuk sholat Ied dan shalat Jenazah yang lokasinya tepat di jantung Kota Tarim dan berseberangan dengan Pemakaman Zanbal yang terkenal dengan Makam Seribu Wali.

Asli Muhammadiyah

Pada Ahad malam, “Kami mengadakan awad di penginapan.”

Asli Muhammadiyah

‘Awad adalah semacam acara kumpul bersama yang diisi dengan pembacaan sholawat, qasidah serta doa. Dalam Awad sendiri biasanya ada minuman khas yang disajikan yaitu Kopi Tarim. “Kopi di sini lebih cenderung menggunakan campuran jahe dari pada biji kopi,” kata Imam Abdullah, salah seorang mahasiswa di Yaman, Senin (28/9).

Berhubung forum lebih banyak diikuti mahasiswa Indonesia, urusan sholawat dan qashidah diserahkan kepada mereka, walaupun terkadang diselingi mahasiswa Yaman maupun Saudi.

Awad dimulai setelah Isya sampai jam 22.30 waktu setempat. Selain menyenandungkan qashidah dan sholawat, mahasiswa Indonesia banyak yang maju di hadapan hadirin untuk mempertunjukkan tari Zafin maupun Gambus.

Penyajian acara yang sejak awal menggunakan kultur dan nada padang pasir. Hingga tiba di penghujung acara, mahasiswa Indonesia berinisiatif membawakan qashidah khas Indonesia. Di luar ruangan tampak cahaya rembulan begitu terang karena malam ke-14 yang mendekati purnama.

Di bawah pancaran rembulan mahasiswa Indonesia membawakan qashidah “Padang Bulan” yang dipopulerkan oleh Habib Syeikh. Mereka kemudian melanjutkannya dengan tembang kanjeng sunan "Lir-Ilir".

“Sementara syekh dan staf pengurus harian kuliah beserta mahasiswa dari Yaman dan Saudi hanya tersenyum tanpa memahami apa yang kami baca secara serentak ini karena tak lain bahasanya adalah bahasa Jawa,” tandas Imam. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Aswaja, Amalan Asli Muhammadiyah

Jumat, 21 Juli 2017

NU Tamanan Peringati Harlah Ke-4 Jams Bond

Bondowoso, Asli Muhammadiyah

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur bersama Jamiyah Sholawat Bondowoso (Jams Bond) menyelenggarakan mejelis shalawat bertema “Lembur dalam Cinta al-Musthafa SAW”.

NU Tamanan Peringati Harlah Ke-4 Jams Bond (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tamanan Peringati Harlah Ke-4 Jams Bond (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tamanan Peringati Harlah Ke-4 Jams Bond

Acara yang diikuti masyarakat secara umum ini digelar dalam rangka memperingati hari lahir Jams Bond. Majelis shalawat berlangsung di alun-alun Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (12/10).

Ketua MWCNU Kecamatan Tamanan KH Masrur Husnan mengatakan, perhelatan tersebut sesungguhnya merupakan bagian dari agenda rutin. Hanya saja, kali ini bertepatan dengan hari jadi ke-4? Jams Bond.

Asli Muhammadiyah

"Alhamdulillah jam’iyah ini anggotanya sudah di luar dari Tamanan, juga ada dari Kecamatan Tlogosari, Maesan, dan Jambesari, yang aslinya jam’iyah shalawat Tamanan menjadi jamiyah sholawat Bondowoso," katanya di lokasi.

Asli Muhammadiyah

Ia juga menyampaikan rentetan acara yang meliputi khataman Al-Qur’an, paragliding (para layang), atau paramotor sekaligus menyebarkan brosur dan haul akbar. "Ini adalah wujud kecintaan kita terhadap shalawat," ungkapnya.

Acara tabligh akbar tersebut akan dihadiri oleh Habib Hasyim bin Abdullah Assegef dari Banyuwangi dan KH Sholeh Ahmad, dai shalawat dari Sumber Wringin. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Hikmah, Santri Asli Muhammadiyah

Kamis, 07 Desember 2017

Mahasiswa NU STAN Langsungkan Majelis Diba’i dan Nariyah

Tangerang, Asli Muhammadiyah. Pada 10 Muharram Kamis 22 Oktober 2015, Ikatan Mahasiswa Nahdliyah (Iman) STAN mengadakan agenda rutin membaca surat Yasin dan Sholawat Ad-Diba’iyah di masjid Nurul Hidayah, Kamis (22/10). Majelis kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan Hari Santri. Rutinitas ini dimulai ba’da Magrib yang diiringi tim hadrah terbaik IMAN, Badrut Tamam.

Berbeda daribiasanya, pertemuan malam itu semakin meriah dengan Nariyahan. Mereka membaca Sholawat Nariyah sebanyak 4444. Tidak kurang dari 50 jamaah telah turut hadir dalam majelis.?

Mahasiswa NU STAN Langsungkan Majelis Diba’i dan Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa NU STAN Langsungkan Majelis Diba’i dan Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa NU STAN Langsungkan Majelis Diba’i dan Nariyah

Sebagian jamaah yang hadir dalam majelis rutinan malam Jumat kemarin pun tampak terlihat wajah-wajah baru dalam keluarga Iman STAN. Mereka adalah mahasiswa baru STAN.?

Asli Muhammadiyah

“Kegiatan ini sekaligus merupakan pengakraban dan pengenalan lebih dalam kepada adik-adik mahasiswa baru mengenai kegiatan-kegiatan rutin yang diselenggarakan Iman,”kata salah seorang penyelenggara.

Diharapkan di sini dengan ikut mengaji bersama Iman, mahasiswa yang sedang berjuang belajar di PKN STAN dapat terus melaksanakan kewajibannya untuk mengaji tanpa mengesampingkan kewajiban belajar akademik karena keduanya merupakan hal yang wajib.

Asli Muhammadiyah

“Kita sebagai mahasiswa dan kita sebagai santri. Sesuai dengan Tagline Iman “Ngaji Sukses! Kuliah Beres!’” (Arini Nurrochmah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Khutbah Asli Muhammadiyah

Senin, 26 Juni 2017

GP Ansor Kudus Kukuhkan Majelis Dzikir Rijalul Ansor

Kudus, Asli Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kudus mengukuhkan kepengurusan lembaga semi otonom Rijalul Ansor. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan pengesahan pengurus Rijalul Ansor dalam acara peringatan harlah ke-81 GP Ansor Kudus di Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin Bendan, Kerjasan Kudus.

GP Ansor Kudus Kukuhkan Majelis Dzikir Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kudus Kukuhkan Majelis Dzikir Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kudus Kukuhkan Majelis Dzikir Rijalul Ansor

Menurut sekretaris Cabang GP Ansor Kudus Suparno, Rijalul ansor adalah lembaga semi otonom yang mempunyai peran merevitalisasi dan menjaga tradisi-tradisi ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Lembaga ini akan bergerak sebagai majelis dzikir dan shalawat di lingkungan kader Ansor secara khusus dan masyarakat pada umumnya.

 

"Kader Ansor memiliki tugas dan tanggung jawab mengamalkan ajaran aswaja seperti dzikir dan sholawat. Lembaga ini akan menjadi perekat kebersamaan antara Ansor dengan ummat," ujarnya.

Asli Muhammadiyah

 

Parno, panggilan akrabnya, mengatakan, terbentuknya rijalul Ansor ini juga bagian dari amanat kongres GP Ansor yang memutuskan pimpinan di semua tingkatan harus membentuk lembaga semi otonom Rijalul Ansor. Sekarang, beberapa Pimpinan Anak Cabang (PAC) sudah terbentuk Rijalul Ansor.

Surat keputusan pengesahan Rijalul Ansor PC Gerakan Pemuda Ansor Kudus diserahkan, Jumat (24/4) malam. Menurut Suparno, Rijalul Ansor Kudus baru terbentuk karena pihaknya masih dalam masa transisi kepemimpinan, yakni proses penataan struktur dan lembaga.

Asli Muhammadiyah

Dalam waktu dekat, Rijalul Ansor diharapkan mampu melakukan konsolidasi, koordinasi dan komunikasi dengan semua pengurus serta pengurus rijalul Ansor kecamatan. "Agenda terdekat menyiapkan kegiatan Ansor bersholawat di Kabupaten Kudus dengan menghadirkan ribuan jamaah majlis dzikir dan sholawat," imbuh Parno.

 

Dalam kepengurusan Rijalul Ansor Kudus kali ini, H.Mohammad Alamul Yaqin dikukuhkan sebagai ketua, Dwi Syaifullah sekretaris, dan Moh Thoyib sebagai bendahara. Masing-asing juga dilengkapi dengan beberapa wakil ketua, wakil sekretaris, dan wakil bendahara. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Bahtsul Masail, Aswaja Asli Muhammadiyah

Kamis, 16 November 2017

Di Lampung, Nariyahan Sekaligus Pendaftaran Kartanu

Lampung Tengah, Asli Muhammadiyah. Bertempat di komplek halaman pesantren Darussaadah Kelurahan Seputih Jaya, Gunung Sugih, Lampung Tengah, ribuan warga Muslim wabil khusus warga nahdiyyin Lampung Tengah akan mengikuti pembacaan 1 Milyar Shalawat Nariyah, Jumat (21/10) malam.

Di Lampung, Nariyahan Sekaligus Pendaftaran Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Lampung, Nariyahan Sekaligus Pendaftaran Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Lampung, Nariyahan Sekaligus Pendaftaran Kartanu

?

"Pesantren Darussaadah adalah salah satu 9 lokasi yang ditunjuk PBNU untuk lokasi konsentrasi 1 Milyar Sholawat secara serentak," ujar Sekretaris PWNU Lampung Aryanto Munawar. ? ?

?

"Ditengah-tengah persiapan pembacaan 1 Milyar Sholawat Naryah, Bank Mandiri cabang Bandar Lampung bekerjasama dengan PWNU Lampung sejak tadi pagi hingga malam ini membuka pendaftaran Kartanu," imbuhnya.

Asli Muhammadiyah

?

Ketua PC GP Ansor Lampung Tengah Saryono mengaku senang bisa mengakses dan mendaftar langsung untuk Kartanu. Program ini sudah lama disosialisasikan ? PBNU namun baru kali ini bisa mendaftar langsung. (Akhmad Syarief Kurniawan/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah RMI NU Asli Muhammadiyah

Senin, 11 Desember 2017

IPNU dan IPPNU Jambesari Tunjuk Pemimpin melalui Musyawarah

Bondowoso, Asli Muhammadiyah. Konferensi anak cabang IPNU dan IPPNU Jambesari kabupaten Bondowoso masa Periode 2015-2017 menetapkan Abdur Rohim dan Anis sebagai pemimpin pelejar NU Jambesari dua tahun ke depan. Forum yang berlangsung di MI Mistahul Ulum 01 Desa Pecanganom ini, menunjuk kedua melalui mekanisme musyawarah.

IPNU dan IPPNU Jambesari Tunjuk Pemimpin melalui Musyawarah (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU dan IPPNU Jambesari Tunjuk Pemimpin melalui Musyawarah (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU dan IPPNU Jambesari Tunjuk Pemimpin melalui Musyawarah

Musyawarah ini melibatkan 9 ranting IPNU dan IPPNU, Ahad (8/11). Mereka adalah pengurus pelajar NU di desa Krujugan lor, desa Jambesari, desa Pejagan, desa Sumber Jeruk, desa Sumber Anyar, desa Pucanganom, desa Jambeanom, desa Tegal Pasir dan desa Pengarang.

Ketua IPNU masa khidmah 2013-2015 Moh Andy menjelaskan bahwa selama menjadi pengurus selama kurang lebih 2 tahun ia telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di antaranya Lakmud, Makesta, pondok ramadhan, lomba-lomba, seminar-seminar dan pembinaan-pembinaan yang nantinya bisa dilanjutkan untuk pengurus selanjutnya.

Asli Muhammadiyah

"Alhamdulillah telah terbentuk 4 komasariat di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) Al-Imam, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Aziz dan SMK Al-Fulqron, “ kata Andy.

Asli Muhammadiyah

Ketua IPNU Bondowoso Ahmad Juhadi berpesan agar pemimpin IPNU dan IPPNU Jambesari ke depan dapat mengembangkan amanah dengan baik dan bekerja sama pastinya.

Sebelum konferensi dimulai, peserta musyawarah terlebih dahulu membaca sholawat Nariyah bersama-sama yang dipimpin oleh Wakil Rais Syuriyah MWCNU Jambesari Ustadz Samsul.

Ustadz Samsul berpesan agar IPNU dan IPPNU dapat menjadi kader NU sekaligus ? kader bangsa yang akan meneruskan perjuangan generasi tua nantinya. (Ade Nurwahyudi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kajian Sunnah, Quote Asli Muhammadiyah

Sabtu, 16 Desember 2017

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri? mendorong tenaga kerja Indonesia memiliki akses yang lebih baik untuk meningkatkan kompetensi.

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja

"Kompetensi sangat penting untuk memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif," kata Menaker Hanif saat menghadiri Dialog Bersama Menteri Ketenagakerjaan bertajuk Lets Do Something for Nation yang diselenggarakan oleh IPMI International Business School, Jumat (17/11).

Pada kesempatan tersebut, Menaker mendorong agar dunia usaha lebih terlibat dalam masalah pendidikan vokasi.

"Salah satu masalah dunia kerja adalah miss-match kompetensi. Untuk mengurangi itu, maka industri harus terlibat dalam proses pendidikan, sehingga lulusannya sesuai dengan kebutuhan industri," ujar Menaker.

Asli Muhammadiyah

Dijelaskan lebih lanjut oleh Menaker, keterlibatan industri bisa dari berbagai sektor, misalnya dalam membuat kurikulum. Menaker juga menghimbau supaya lembaga pendidikan? memperhatikan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

"Karena perubahan teknologi, maka karakter pekerjaan juga berubah, sehingga keterampilan yang diperlukan juga berubah," tuturnya.

Dikatakan Menaker, perkembangan teknologi juga harus dimanfaatkan untuk mempermudah proses pembelajaran.

"Misalnya di BLK, proses pembelajaran di BLK 30% teori dan 70% praktik. Kedepannya, penyampaian teori tersebut akan dilakukan melalui e-learning, sehingga akan lebih efisien," jelas Hanif.

Asli Muhammadiyah

Selain itu, dalam upaya meningkatkan kompetensi di bidang ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan juga membangun Politeknik Ketenagakerjaan.

"Saya ingin membangun perguruan tinggi yang bisa memfasilitasi berbagai pihak yang ingin mendalami tentang ketenagakerjaan," jelas Hanif.

Dasar dari Politeknik Ketenagakerjaan, paparnya, adalah sertifikasi profesi, sehingga mahasiswa ada pengamannya jika terjadi hal-hal yang buruk, karena mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi di setiap jenjang.

Sementara itu, CEO IPMI International Business School Jimmy M. Rifai Gani mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas pekerja harus dilakukan bekerjasama antara pemerintah dengan berbagai pihak, salah satunya adalah para pengusaha.

"Cara paling cepat untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan cara meningkatkan kapasitas pekerja, dan disini diperlukan keterlibatan dunia usaha," kata Jimmy.

Dijelaskan Jimmy, daya saing pekerja Indonesia semakin membaik, dari rangking 41 di tahun 2016, saat ini menjadi rangking 36. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pesantren, Kiai, Sholawat Asli Muhammadiyah

Sabtu, 05 Agustus 2017

Tahun Ini, MA Unggulan Tambakberas Buka Kelas Digital

Jombang, Asli Muhammadiyah - Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat. Generasi muda khususnya pelajar diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika yang ada, serta membekali diri lewat keahlian agar bisa bersaing. Dari sini Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MAU WH) Tambakberas Jombang membuka kelas khusus yakni digital.

"Baru akan kami buka pada penerimaan siswa baru tahun ini," kata Ustadz Mustaufikin, Jumat (31/3) petang.

Tahun Ini, MA Unggulan Tambakberas Buka Kelas Digital (Sumber Gambar : Nu Online)
Tahun Ini, MA Unggulan Tambakberas Buka Kelas Digital (Sumber Gambar : Nu Online)

Tahun Ini, MA Unggulan Tambakberas Buka Kelas Digital

Alumnus pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya yang menjadi penanggung jawab hal ini mengemukakan, banyak kelebihan dari kelas digital tersebut. "Kuota hanya untuk 30 siswa dan siswi serta satu kelas," jelasnya. Dengan demikian, intensitas dan kontrol terhadap perkembangan peserta didik lebih dapat dioptimalkan.

Ditanya soal kompetensi, staf Unit Pengendali Mutu Madrasah (UPM) MAU WH ini menegaskan, selama proses belajar-mengajar nantinya komunikasi dilakukan dengan bahasa Arab dan Inggris. "Juga penguasaan pelajaran pendidikan agama Islam berbasis kitab," kata pria kelahiran Kendal tersebut.

Asli Muhammadiyah

Yang berbeda dari kelas regular yang ada, para peserta didik menguasai aplikasi e-library dan maktabah syamilah. "Itu dilakukan dalam proses pembelajaran harian," tegasnya. Dengan demikian para peserta tidak lagi menggunakan buku selama pelajaran berlangsung karena seluruh materi disediakan dalam tablet.

Asli Muhammadiyah

"Keunggulan program ini adalah kelas khusus dengan fasilitas multimedia," ungkapnya. Para peserta didik juga akan menghapal minimal dua juz Al-Quran. Juga surat pilihan dan penguasaan tajwid secara baik, lanjutnya.

Untuk dapat menjaga kualitas para guru dan siswa, pihak MAU WH telah melakukan kerja sama kelembagaan dengan berbagai pihak. "Untuk bahasa Arab dan Inggris, kerja sama telah kami jalin dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang," katanya. Terkait peningkatan mutu pendidik dengan Universitas Islam Malang (Unisma).

Sedangkan standar penguasaan kitab kuning dan ushul fiqih, pihak madrasah bekerja sama dengan Maqashid Center di Surabaya. "Khusus untuk Bahasa Arab, madrasah juga memiliki kerja sama dengan Pondok Pesantren Darul Lughah wad Dakwah di Bangil," terangnya. Dan untuk intensitas komunikasi Bahasa Inggris, menggandeng lembaga kursus Intens di Pare Kediri, lanjutnya.

Mustaufikin mengemukakan, kelas digital ini hanya dikhususkan untuk program Ilmu-ilmu Agama (IIA). "Para guru atau ustadz di kelas ini juga pilihan dan tentunya melewati seleksi ketat," tegasnya.

Madrasah yang berada di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini memiliki tiga program peminatan yakni Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau MIPA, Ilmu-ilmu Sosial (IIS), serta Ilmu-ilmu Agama (IIA). (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Syariah, Sholawat Asli Muhammadiyah

Selasa, 11 Desember 2012

PCNU Rembang dan Lasem Siapkan Peringatan Hari Santri 2017

Rembang, Asli Muhammadiyah. Memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017, Komunitas Obrolan Santri (OS) Rembang bekerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Rembang dan PCNU Lasem akan menggelar berbagai kegiatan.

PCNU Rembang dan Lasem Siapkan Peringatan Hari Santri 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Rembang dan Lasem Siapkan Peringatan Hari Santri 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Rembang dan Lasem Siapkan Peringatan Hari Santri 2017

Ketua Panitia Hamzah Iklil menyebutkan perayaan HSN tersebut merupakan bentuk dukungan dalam menyatukan dan mengingat kembali bahwa santri mempunyai peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, tepat 22 Oktober 1945 dimana KH Hasyim Asy’ari menyerukan resolusi jihad yang berhasil mengusir penjajah.

“Perayaan ini rencananya akan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu-Ahad, 21-22 Oktober berpusat? di Alun-alun Kota Rembang. Kegiatan bertemakan Santri Rembang untuk Nusantara,” kata Hamzah, Ahad (15/10).

Adapun bentuk perayaan, Hamzah menyebut sebelum hari H akan diisi Dzikir Pesisir, Pembacaan Sholawat Nariyah, Parade 1001 Rebana, dan Diskusi Kebangsaan.?

Asli Muhammadiyah

“Tepat di hari puncak acara akan dimeriahkan Apel Hari Santri, dan Kirab Bendera merah,” ujarnya.

Pria yang juga pengurus Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Kabupaten Rembang menuturkan momentum tersebut juga merepukan bentuk syiar dan dakwah, serta tempat berkumpul para kiai.?

“Kami ingin sekali mendatangkan warga Rembang yang sudah berkiprah di tingkat nasional untuk memberikan motivasi kepada masyarakat Rembang, khususnya para santri,” tambah Hamzah.?

Beberapa tokoh akan dihadirkan diantaranya KH Ahmad Mustofa Bisri, KHYahya Cholil Staquf, KH Abdul Ghofur Maimoen, KH M Arwani Tomafi,? M Imdadun Rahmat, Puthut EA, Maryono. Selain itu juga diundang perwakilan banom NU, para kiai, santri, dan semua warga Rembang.? (Onji/Kendi Setiawan)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Khutbah Asli Muhammadiyah

Kamis, 29 Agustus 2013

Belajar Al-Qur’an Kini Semakin Mudah dengan Aplikasi

Malang, Asli Muhammadiyah

Mengenalkan Al-Qur’an pada anak tak mesti selalu dengan cara yang konvensional. Kini tersedia berbagai metode pengajaran Al-Qur’an yang menyenangkan dan inovatif untuk anak-anak, diantaranya melalui aplikasi edukasi mobile yang dirancang khusus untuk memudahkan anak mengenal huruf Hijaiyah, belajar tahsin, dan membaca Al-Qur’an.?

Belajar Al-Qur’an Kini Semakin Mudah dengan Aplikasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar Al-Qur’an Kini Semakin Mudah dengan Aplikasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar Al-Qur’an Kini Semakin Mudah dengan Aplikasi

Kepedulian untuk memudahkan anak-anak belajar Al-Qur’an inilah yang mendorong PaperPlay Studio, developer lokal asal kota Malang, untuk meluncurkan aplikasi Belajar Al-Qur’an bagi para pengguna smartphone Android.

Materi yang terdapat pada aplikasi ini diadopsi dari metode Iqro’ dan beberapa sumber terpercaya lainnya yang kemudian disesuaikan dengan langkah-langkah bertahap untuk belajar Al-Qur’an dari tingkat dasar hingga mahir. Materi yang tercakup mulai dari pengenalan makhraj huruf Hijaiyah, harokat, tanwin, dan hukum-hukum ilmu tajwid lainnya. Dengan pembelajaran yang menyeluruh ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengaji para penggunanya.

“Salah satu tantangan dalam membaca Al-Qur’an bagi sebagian besar kalangan adalah penguasaan makhraj atau lafal huruf Hijaiyah yang benar,” ujar Mochammad Yusuf Fachroni, CEO PaperPlay Studio.

Asli Muhammadiyah

“Hal ini merupakan sesuatu yang wajar karena bahasa Arab memang bukan bahasa ibu masyarakat Indonesia sehingga lidah perlu dilatih secara berulang dengan menirukan lafal huruf yang benar. Oleh karena itu, kami lengkapi aplikasi ini dengan pelafalan makhraj pada setiap hurufnya,” katanya.

Mengingat masih memprihatinkannya kondisi buta huruf Al-Qur’an di Indonesia yang mencapai 65 persen dari jumlah penduduk Islam (Kemenag, 2015), maka terdapat kebutuhan untuk menggalakkan gerakan belajar membaca Al-Qur’an secara lebih meluas. Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar adalah kunci utama bagi umat Islam agar mampu memahami dan mengkaji isi Al-Qur’an, serta mengamalkan kebaikan yang terdapat di dalamnya.

Tentu semakin dini usia, semakin baik untuk mulai mempelajari Al-Qur’an. Lima tahun pertama kehidupan seorang anak adalah masa emas baginya untuk diperkenalkan dengan Al-Qur’an. Hal ini karena pada masa tersebut otak masih dipenuhi dengan sel-sel saraf yang dapat menangkap informasi dengan baik. Pengenalan Al-Qur’an pada masa-masa awal ini dapat dilakukan secara fun dan menarik, misalnya dengan melafalkan huruf Hijaiyah dan memperdengarkan surat-surat pendek atau bacaan Al-Qur’an yang benar saat anak sedang bermain.

Seiring dengan bertambahnya usia anak maka pembelajaran Al-Qur’an bisa dilakukan dengan lebih terstruktur, seperti melalui pendidikan formal di sekolah maupun di pusat-pusat pendidikan agama Islam. Metode pendidikan formal yang ada tentu akan menjadi lebih efektif apabila ditunjang oleh berbagai perangkat pendukung pembelajaran yang positif.

“Tersedianya aplikasi Belajar Al-Qur’an diharapkan dapat sarana pendukung pembelajaran Al-Qur’an di rumah, sekolah, dan tempat pendidikan Al-Qur’an yang ada,” lanjut Yusuf, “Melalui aplikasi ini, anak akan lebih mudah mengulang dasar-dasar pembelajaran Al-Qur’an dari manapun dan kapanpun hingga ia mahir. Orangtua pun dapat ikut menyimak pembelajaran Al-Qur’an bersama anak,” tambahnya.

Asli Muhammadiyah

Aplikasi Belajar Al-Qur’an dilengkapi dengan mini games tebak huruf Hijaiyah dan tebak hukum tajwid untuk menyemangati para pengguna dan agar pembelajaran Al-Qur’an menjadi lebih menyenangkan. Aplikasi tersebut juga mendapat dukungan dari platform pengembangan aplikasi Dicoding.

?

“Dicoding berkomitmen untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan solusi teknologi tepatguna hasil karya developer lokal,” tutur CEO Dicoding Narenda Wicaksono.?

“Kami ingin agar karya-karya unggul developer lokal dapat memberikan sebesar-besarnya manfaat untuk Indonesia.”

?

Untuk mendapatkan aplikasi Belajar Al-Qur’an, pengguna ponsel Android dapat mengunduhnya di Google Play Store:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.paperplay.belajaralquran. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Sholawat Asli Muhammadiyah

Minggu, 11 Oktober 2015

Pergerakan GP Ansor Tidak Boleh Lepas dari 3 Hal Ini

Brebes, Asli Muhammadiyah. Untuk menjaga ukhuwah umat Islam, GP Ansor Brebes mengadakan Ansor Bersholawat yang dilaksanakan di Lapak Bawang, Desa Sengon, Tanjung, Brebes, Jawa Tengah pekan lalu. Ketua GP Ansor Brebes Ahmad Munsip menjelaskan bahwa ini merupakan wujud pelestarian Tradisi Amaliyah Warga Nahdlatul Ulama dan Syiar GP Ansor serta Jamiyah Nahdlatul Ulama.?

“Siapa lagi yang akan melestarikan Amaliyah Warga NU seperti Tahlilan, Sholawatan, Maulid dan Istighotsah kalau bukan Generasi Muda Nahdlatul Ulama yaitu GP Ansor,” terang Munsip

Pergerakan GP Ansor Tidak Boleh Lepas dari 3 Hal Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergerakan GP Ansor Tidak Boleh Lepas dari 3 Hal Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergerakan GP Ansor Tidak Boleh Lepas dari 3 Hal Ini

Dalam Rangkaian kegiatan Anshor Bersholawat juga dilaksanakan pelantikan PAC. GP Ansor Kecamatan Tanjung Masa Khidmah 2016-2018. Pelantikan dipandu Oleh Pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah Syarifudin.?

Setelah melantik Syarifudin menyampaikan pesan bahwa GP Ansor dalam pergerakan atau Harokah tidak boleh lepas dari tiga hal, pertama harokah i’tiqodiyah/ideologi yang merupakan misi utama daripada GP Ansor sebagai kader NU ketika banyak kelompok Islam radikal, maka GP Ansor harus berada di garda terdepan untuk siap melindungi pancasila dan ketuhan NKRI serta Aqidah Ahlussunah Wal Jamaah Annahdliyah.?

Asli Muhammadiyah

Kedua, Harokah Siyasah atau pergerakan politik, sama halnya seperti NU, GP Ansor mengusung Politik Kebangsaan di mana kepentingan bangsa menjadi suatu hal yang paling utama oleh karena itu siapkan kader GP Ansor di setiap lini agar bisa berkiprah untuk kemajuan bangsa dan Negara. Dan yang ketiga yaitu Harokah I’tisodiyah atau pergerakan perekonomian ini akan diimplementasikan dalam program GP Ansor di bidang ekonomi dengan membentuk koperasi atau badan usaha demi mewujudkan kemandirian organisasi.?

“Kami berharap pengurus yang baru dilantik bisa langsung bekerja mewujudkan hal tersebut,” tutup Syarifudin

Sementara KH. Ahmad Muwafiq dari Jogjakarta dalam mauidzoh khasanah menjelaskan setelah Nabi Muhammad SAW wafat ada beberapa kelompok yang mengkafirkan ajaran Nabi Muhammad SAW. Terbunuhnya sahabat Ali Bin Abi Thalib oleh Ibnu Mulzam dikarenakan adanya beberapa kelompok yang tidak menyeluruh dalam memahami Al-Qur’an dan Hadits.?

“Oleh karena itu kita sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama ? tetap berpegang teguh kepada Ulama karena sanad keilmuan ulama Nahdlatul Ulama ? sampai kepada Nabi Muhammad SAW,” ujar Kiai Muwafiq

Pengurus GP Ansor Kecamatan Tanjung yang dilantik antara lain Ketua Iin Hanafi, Sekretaris Heri Arfianto dan Bendahara Yosi Nur Imanullah. Acara yang dihadiri ribuan pengunjung tersebut berlangsung meriah dengan iringan sholawat oleh Grup Hadroh Babul Musthofa dari pekalongan serta hadir dalam acara tersebut Ketua PCNU Brebes KH Athoilah Syatori, Kabag Kesra H Imron Hisyam, pengurus MWCNU Brebes Ustad Solikhin serta Pengurus GP Ansor Tegal, Kota Tegal dan Pemalang. (Ibnu/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah AlaSantri Asli Muhammadiyah

Minggu, 09 April 2017

Perkuat Nasionalisme, Pelajar NU Ciamis Upacara Bendera

Ciamis, Asli Muhammadiyah. Untuk memperkuat nasionalisme di kalangan anak muda, pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU dan IPPNU) Kabupaten Ciamis menggelar upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-68 di Halaman Kantor PCNU di Jl. Raya Ciamis Banjar Km. 2.5 Ciamis, Jawa Barat, Ahad (18/8). 

Perkuat Nasionalisme, Pelajar NU Ciamis Upacara Bendera (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkuat Nasionalisme, Pelajar NU Ciamis Upacara Bendera (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkuat Nasionalisme, Pelajar NU Ciamis Upacara Bendera

Menurut Ketua PC IPNU Ciamis, Moch. Wahab Hasbullah tujuan dari kegiatan ÏŠ?ÏŠ tiada lain adalah sebagai bentuk tanggung jawab institusi organisasi dan individu pengurus dalam rangka menggugah kembali jiwa patriotisme dan nasionalisme yang saat ÏŠ?ÏŠ mulai meredup, khususnya di kalangan anak muda. 

Selain itu, maraknya berbagai gerakan radikalis yg mempertanyakan NKRI dan Pancasila sebagai dasar negara juga menjadi PR bagi organisasi untuk bagaimana menangkal isu tersebut khususnya dikalangan pelajar dan santri. 

Asli Muhammadiyah

“Maka dari itu, kami IPNU IPPNU Ciamis terus berupaya memaksimalkan ikhtiar melalui kegiatan-kegiatan PHBN dengan harapan dapat menjaga dan menumbuhkembangkan kembali jiwa-jiwa patriotis, nasionalis generasi bangsa,” ujarnya melalui pers rilis yang dikirim melalui surat elektronik. 

Asli Muhammadiyah

Didaulat sebagai inspektur upacara rekan Asep Irfan Mujahid Dewan Pembina PC IPNU yang juga salah seorang Pengurus Pimpinan Pusat IPNU. Setelah upacara selesai kegiatan diisi dengan diskusi refleksi kemerdekaan.

Upacara yang dimulai pukul 09.30 tersebut diikuti 72 orang jajaran pengurus PC IPNU dan PC IPPNU Kabupaten Ciamis. 

Redaktur: Abdullah Alawi 

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Sholawat, Tegal, Daerah Asli Muhammadiyah

Sabtu, 20 Januari 2018

Cara NU Mayangan Lestarikan Tradisi dan Budaya NU

Jombang, Asli Muhammadiyah 

Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang , Jawa Timur terus berupaya melestarikan tradisi dan budaya NU dengan rutin menggelar kegiatan lailatul ijtima. Kegiatan ini digelar setiap tanggal 15 penanggalan hijriah.

Kegiatan yang biasa dihadiri oleh warga NU se-ranting Mayangan ini membahas sejumlah persoalan, diantaranya ajakan untuk melestarikan khazanah kebudayaan NU, pembacaan kitab Sulamut Taufiq, Bahtsul Masail, Tahlilan, Istighosah, dan pembacaan sholawat nariyah.

Cara NU Mayangan Lestarikan Tradisi dan Budaya NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara NU Mayangan Lestarikan Tradisi dan Budaya NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara NU Mayangan Lestarikan Tradisi dan Budaya NU

"Kegiatan ini bertujuan melestarikan nilai-nilai kebudayaan lama yang baik namun tidak menutup kemungkinan untuk mengambil hal-hal baru yang lebih konstruktif dan lebih baik." Kata Ketua Tanfidziah NU Ranting Mayangan, kiai Abdul Karim Elmuna, Rabu (9/8).

Dijelaskan, acara seperti ini sudah berlangsung sejak G30S PKI pada Orde Lama hingga kini. Kegiatan lailatul ijtima inj dirasakan betul dapat mebentengi masyarakat agar tidak terseret arus zaman ke arah yang negatif. Dengan berkumpulnya para ulama, tokoh masyarakat, perangkat desa, kaum muda maka kemajuan desa bisa diwujudkan.

"Saya berharap teman-teman generasi muda juga semakin semangat untuk turut andil dalam kegiatan ini. Karena nanti mereka lah yang akan meneruskan perjuangan kami," tambahnya.

Asli Muhammadiyah

Pria yang juga pengasuh Pondok Ribath Darul Mansyur ini menuturkan pentingnya acara seperti ini dalam merespon serangan radikalisme dan kaum takfiri. Para ulama dan tokoh masyarakat harus terus mensosialisasikan bahaya radikalisme pada masyarakat agar tidak terjerumus dengan aliran radikal yang ingin menghancurkan Indonesia yang sudah tentram dan damai

Asli Muhammadiyah

"Menjaga NU dan NKRI adalah tanggungjawab bersama karena mustahil dilakukan oleh seorang diri. Menjaga NU adalah menjaga Indonesia." Pungkasnya.

Selain itu, Kiai Karim juga mengharapkan dilain waktu Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang, wilayah dan pusat bisa berkunjung ke daerahnya. Dengan harapan dapat memotivasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan rutinan tersebut.

"Kalau Kiai Said yang kesini pasti ramai dan meriah," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Cerita, Kajian, Ulama Asli Muhammadiyah

Selasa, 05 Agustus 2014

Spiritualitas, Kekeluargaan dan Kekompakan dalam Pengkaderan KMNU

Bogor, Asli Muhammadiyah. “Isti’laul Qudrah tahun ini menggabungkan tiga bagian penting yaitu spiritualitas, kekeluargaan dan kekompakan angkatan”.

Spiritualitas, Kekeluargaan dan Kekompakan dalam Pengkaderan KMNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Spiritualitas, Kekeluargaan dan Kekompakan dalam Pengkaderan KMNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Spiritualitas, Kekeluargaan dan Kekompakan dalam Pengkaderan KMNU

Begitulah ucap Nuruddin Zanki selaku ketua panitia Isti’laul Qudrah KMNU IPB 2015. Acara Isti’laul Qudrah yang bertemakan ‘meneguhkan rasa kebhinekaan dalam wadah KMNU IPB’ ini dilaksanakan pada hari Sabtu sampai Ahad, 10-11 Oktober 2015 di Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa milik yayasan Madinaturrahmah. Tujuan acara ini yaitu untuk melantik anggota baru KMNU IPB menjadi anggota tetap agar mendapatkan hak serta kewajibannya di KMNU IPB.

Spiritual, acara ini diawali dengan khotmil Qur’an sore hari, lalu tahlilan seusai Maghrib dan pembacaan sholawat Diba’iyyah. Harapannya IQ ini berjalan dengan lancar dan diridloi oleh Allah SWT. Pembicara dalam acara ini tidak kalah penting menyempurnakan kelengkapan IQ yaitu M. Zimamul Adli dengan tema ke-NU-an dan N. Adli Al-Karni dengan tema akhlak keaswajaan. Disini dijelaskan runtutan kelahiran Islam dari awal sampai sekarang dan sikap tawasuth, tawazun, i’tidal serta tasamuh yang menjadi ciri NU. Semua peserta antusias mengikuti Isti’laul Qudrah ini.

Asli Muhammadiyah

Kekeluargaan, makan bersama menjadi acara yang sangat menunjukan kekeluargaan dalam KMNU IPB. Senam pagi juga membuat peserta sangat bersemangat lagi setelah perjalanan malam sebelum subuh. Pelantikan berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh tiga bendera (bendera Merah-Putih, bendera NU dan bendera KMNU IPB).

? Kekompakan, seluruh peserta sangat dibuat senang oleh game-game yang disediakan panitia. Mulai dari puzzle KMNU, setiap peserta memegang potongan puzzle lalu menyatukannya bersama. Apalagi saat outbond, semua kelompok berlomba-lomba memenangkan permainan. Yang lebih hebat lagi saat malam minggunya, peserta menampilan persembahan dari Nahdliyin dengan tari saman dan Nahdliyat dengan musikalisasi puisi.

Asli Muhammadiyah

Pada akhir kegiatan ini, pengasuh pesantren mengucapkan kebanggaannya sebagai salah satu pejuang Nahdlatul Ulama bisa membantu kelangsungan acara Isti’laul Qudrah ini.?

“Kader NU harus menjadi seorang profesional dalam bidangnya”, KH. Kaba’in berpesan kepada seluruh peserta, panitia dan pengurus KMNU. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Santri Asli Muhammadiyah

Selasa, 07 November 2017

Nurul Musthofa Hegarmanah Sosialisasikan Ayo Mondok

Garut,Asli Muhammadiyah. Menyambut bulan suci Ramdhan, Pesantren Nurul Musthofa Hegarmanah menggelar kegiatan “Sambut Ramdhan dengan Berbagi”. Acara tahunan tersebut diisi dengan santunan yatim dhuafa, gema sholawat oleh Ikatan Hadroh Marawis Garut (IHMAGA), ceramah Da’i Jinak (ngaji bersama anak).

Nurul Musthofa Hegarmanah Sosialisasikan Ayo Mondok (Sumber Gambar : Nu Online)
Nurul Musthofa Hegarmanah Sosialisasikan Ayo Mondok (Sumber Gambar : Nu Online)

Nurul Musthofa Hegarmanah Sosialisasikan Ayo Mondok

Tak hanya itu, pesantren tersebut menyosialisasikan gerakan Ayo Mondok yang dipimpin pengasuh pesantren tersebut Uststadz Nuroni Yusron Fauzi.

“Telah kita mafhumi bahwa pesantren mencetak generasi berakhlak. Ketika sekolah mencetak manusia pintar, pesantren tampil sebagai basis pendidikan pencetak orang-orang benar,” ujar Nuroni dalam sambutannya, Ahad (14/6/15).

Asli Muhammadiyah

Sosialisasi gerakan nasional Ayo Mondok yang diprakarsai Rabithah Ma’ahid Nahdlatul Ulama (RMI-NU) di Pesantren Nurul Musthofa ini sebagai langkah membuka paradigma kepada masyarakat untuk segera kembali ke pondok. Pesantren sudah menjawab tantangan zaman dengan pola pendidikan yang menekankan kepada ilmu dan akhlaq.

Asli Muhammadiyah

Hadir pada kesempatan itu Kepala Desa Talagasari terpilih Riki Ismail Barokah yang juga membuka program Peduli Guru Ngaji yang diinisiasi pesantren tersebut. Ia sangat mendukung acara yang diselenggarakan Pesantren Nurul Musthofa ini.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Pesantren Nurul Musthofa. Saya akan  ikut terjun langsung dengan program pesantren yang sejalan dengan pemerintah,”ujar Kades Termuda Jawa Barat ini. (Roy Fauzi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Asli Muhammadiyah

Senin, 08 Februari 2010

PCNU Banjarnegara Berterima Kasih Atas Bantuan Korban Banjir

Banjarnegara, Asli Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Barjarnegara menyampaikan terima kasih terhadap para donor yang memberikan bantuan bagi korban banjir di desa Sijenggung, Banjarmangu, kabupaten Banjarnegara. PCNU Banjarnegara menilai bantuan ini merupakan bentuk empati terhadap sesama yang sedang mengalami musibah.

PCNU Banjarnegara Berterima Kasih Atas Bantuan Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Banjarnegara Berterima Kasih Atas Bantuan Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Banjarnegara Berterima Kasih Atas Bantuan Korban Banjir

Pihak PCNU Banjarnegara mendampingi anggota komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB Taufiq R Abdullah yang memberikan bantuan kepada korban banjir di desa Sijenggung, Senin (4/5).

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, uang tunai, dan dua ekor kambing untuk 14 kepala keluarga. Paket bantuan diterima langsung oleh para korban bencana banjir.

Asli Muhammadiyah

“Kami berterima kasih atas kunjungan dan bantuan ini,” kata Ketua PCNU Banjarnegara H Zahid Khasani.

Sementara Kepala Desa Sijenggung Marman menyampaikan keluhannya perihal banyaknya kondisi jalan yang rusak.

Asli Muhammadiyah

Sebelum menyerahkan bantuan, Taufiq memberikan motivasi kepada pengungsi. Menurutnya, bencana atau cobaan adalah salah satu cara Allah mengangkat derajat hamba-Nya.

Ia juga meminta doa berupa Al-Fatihah kepada para pengungsi supaya Banjarnegara menjadi daerah yang aman dan maju.

Tampak hadir pengurus GP Ansor, IPNU, Bagana, Banser, CBP serta pengurus MWCNU Banjarmangu. (Mad Solihin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Santri, Sholawat Asli Muhammadiyah

Minggu, 03 Desember 2017

Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Sengsarakan Warga

Rembang, Asli Muhammadiyah. Proses pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah, dinilai sebagian pihak menyengsarakan warga. Seperti yang disampaikan Suhadi, Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Tegal Dowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Menurutnya, pembangunan yang menuai banyak protes dan kecaman dari berbagai pihak baik di media sosial maupun kalangan LSM itu lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya.

Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Sengsarakan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Sengsarakan Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembangunan Pabrik Semen di Rembang Sengsarakan Warga

“Semua rakyat Indonesia itu tau jika sumber daya alam yang ada di Rembang itu melimpah tanpa harus di bangun pabrik semen hanya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Rembang kaya akan sumber daya alam, lantas menambang tanpa memperhatikan ekosistem alam yang tak berimbang," ujarnya Jumat (20/6).

Asli Muhammadiyah

Suhadi juga menyayangkan pernyataan Plt Bupati Rembang? Abdul Hafidz yang dianggap hanya menyoroti manfaat pembangunan pabrik semen di Rembang. "Seharusnya Plt Bupati melihat seberapa besar perjuangan warga setempat yang menentang berdirinya pabrik semen itu," katanya.

Semestinya, kata Suhadi, sebagai kepala? daerah Rembang PLT Bupati mempedulikan kondisi perempuan dari sejumlah desa yang rela berkemah dengan makanan seadanya di dekat lokasi dibangunnya pabrik PT Semen Indonesia.

Asli Muhammadiyah

Para demonstran yang didominasi kaum perempuan itu memuali aksi mereka sejak 16 Juni kemarin.? Mereka tinggal di bawah tenda terpal. Beberapa dari mereka ada yang secara bergantian pulang menengok keluarga dan ternak piaraan. Banyak masyarakat peduli lingkungan dari luar kota Rembang datang memberikan bantuan bahan pangan sebagai bentuk simpati terhadap upaya pelestarian pegunungan watu putih itu.

Bambang Wahyu Widodo, aktivis Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat atau Lespem Rembang, mengaku turut memberi suplai satu kuintal beras kepada warga. Dia berharap, warga yang telah menderita tidak dijadikan objek oleh mereka yang ingin mengeruk keuntungan pribadi, termasuk politisi. (Ahmad Asmu’i/Mahbib)

Sumber Foto: www.mongabay.co.id

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Sejarah, Sholawat, Khutbah Asli Muhammadiyah

Senin, 23 Mei 2011

KMNU Se-Indonesia Helat Musyawarah Nasional

Yogyakarta, Asli Muhammadiyah. Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) se-Indonesia menghelat Musyawarah Nasional (Munas) yang bertempat di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta. Munas dengan tema ‘Sinergi Mahasiswa Nahdlatul Ulama Melalui Nilai Spiritual dan Intelektual Mewujudkan Islam Yang Rahmatan Lil Alamin’ ini dilaksanakan selama tiga hari, Jum’at-Ahad, (23-25/1). Kegiatan ini adalah Munas yang pertama sejak KMNU dibentuk di masing-masing kampus. ?

KMNU Se-Indonesia Helat Musyawarah Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
KMNU Se-Indonesia Helat Musyawarah Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

KMNU Se-Indonesia Helat Musyawarah Nasional

Menurut Mujib, ketua panitia pelaksana, Munas KMNU bertujuan sebagai ajang silaturrahim antar KMNU se-Indonesia. “Selama ini kan masih sebatas pertemuan di internal masing-masing dan kali ini kita mencoba untuk silaturrahim dan konsolidasi bersama,” tutur Mujib.?

Selain silaturahim dan konsolidasi, dalam Munas tersebut juga dibahas mengenai kesamaan visi-misi serta program-program KMNU yang selama ini belum ada sinergi. “Program-program KMNU selama ini hanya untuk internal kampus saja, belum ada program bersama secara nasional,” ujar Mujib.

Asli Muhammadiyah

Target peserta Munas adalah seratus orang yang berasal dari perwakilan kampus yang sudah memiliki KMNU seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), dan kampus lainnya.?

Asli Muhammadiyah

Slamet Mujamil, anggota KMNU UNY mengatakan, Munas kali ini diharapkan bisa menguatkan jaringan antar KMNU di kampus-kampus. Harapannya, lanjut Slamet, KMNU juga bisa segera terbentuk di kampus-kampus luar Jawa agar jaringannya kian luas.

“Dengan KMNU ini, kita bisa menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, bukan menebarkan kebencian dan radikalisme di kampus,” tandas Slamet. (Anas/Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Sholawat, Budaya, Humor Islam Asli Muhammadiyah