Sabtu, 16 Desember 2017

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri? mendorong tenaga kerja Indonesia memiliki akses yang lebih baik untuk meningkatkan kompetensi.

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker: Kompetensi sebagai Kunci Masuk Dunia Kerja

"Kompetensi sangat penting untuk memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif," kata Menaker Hanif saat menghadiri Dialog Bersama Menteri Ketenagakerjaan bertajuk Lets Do Something for Nation yang diselenggarakan oleh IPMI International Business School, Jumat (17/11).

Pada kesempatan tersebut, Menaker mendorong agar dunia usaha lebih terlibat dalam masalah pendidikan vokasi.

"Salah satu masalah dunia kerja adalah miss-match kompetensi. Untuk mengurangi itu, maka industri harus terlibat dalam proses pendidikan, sehingga lulusannya sesuai dengan kebutuhan industri," ujar Menaker.

Asli Muhammadiyah

Dijelaskan lebih lanjut oleh Menaker, keterlibatan industri bisa dari berbagai sektor, misalnya dalam membuat kurikulum. Menaker juga menghimbau supaya lembaga pendidikan? memperhatikan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

"Karena perubahan teknologi, maka karakter pekerjaan juga berubah, sehingga keterampilan yang diperlukan juga berubah," tuturnya.

Dikatakan Menaker, perkembangan teknologi juga harus dimanfaatkan untuk mempermudah proses pembelajaran.

"Misalnya di BLK, proses pembelajaran di BLK 30% teori dan 70% praktik. Kedepannya, penyampaian teori tersebut akan dilakukan melalui e-learning, sehingga akan lebih efisien," jelas Hanif.

Asli Muhammadiyah

Selain itu, dalam upaya meningkatkan kompetensi di bidang ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan juga membangun Politeknik Ketenagakerjaan.

"Saya ingin membangun perguruan tinggi yang bisa memfasilitasi berbagai pihak yang ingin mendalami tentang ketenagakerjaan," jelas Hanif.

Dasar dari Politeknik Ketenagakerjaan, paparnya, adalah sertifikasi profesi, sehingga mahasiswa ada pengamannya jika terjadi hal-hal yang buruk, karena mereka sudah memiliki sertifikat kompetensi di setiap jenjang.

Sementara itu, CEO IPMI International Business School Jimmy M. Rifai Gani mengatakan, untuk meningkatkan kapasitas pekerja harus dilakukan bekerjasama antara pemerintah dengan berbagai pihak, salah satunya adalah para pengusaha.

"Cara paling cepat untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan cara meningkatkan kapasitas pekerja, dan disini diperlukan keterlibatan dunia usaha," kata Jimmy.

Dijelaskan Jimmy, daya saing pekerja Indonesia semakin membaik, dari rangking 41 di tahun 2016, saat ini menjadi rangking 36. (Red: Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pesantren, Kiai, Sholawat Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock