Fragmen


info Fragmen
Fragmen bahasa
Fragmen bahasa nasional
Fragmen bahasa indonesia
Fragmen belah bambu
Fragmen busuk
Fragmen berasal dari bahasa yunani yaitu
Fragmen belanda
Fragmen busuk sby
Fragmen berasal dari kata
Fragmen global
Fragmen gus dur
Fragmen golkar
Fragmen gender
Fragmen gorontalo
Fragmen global amerika serikat
habib Fragmen mp3
video Fragmen full
Fragmen gerakan non blok
rahasia Fragmen terbaru
Fragmen g 30 s pki
Fragmen konfrontasi
Fragmen kerajaan kutai
Fragmen kampus
Fragmen kerajaan majapahit
Fragmen kotor
Fragmen kerajaan tarumanegara
Fragmen kompasiana
Fragmen luar negeri indonesia
Fragmen luar negeri bebas aktif
Fragmen luar negeri indonesia adalah
Fragmen liberal
Fragmen yang membedakan warna kulit disebut
Fragmen yang dianut bangsa indonesia
Fragmen yang baik
Fragmen yahudi
Fragmen yang dianut bangsa indonesia adalah
Fragmen merupakan
Fragmen yaitu

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Fragmen. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Fragmen. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Desember 2017

Upaya Ma’arif NU Kokohkan Karakter Generasi Bangsa

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) menggelar peluncuran Perkemahan Wirakarya Pramuka Maarif NU Nasional (Perwimanas), pada Sabtu (23/3) di Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta Pusat.?

Perwimanas yang tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua, mengusung tema “Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, Kokohkan Karakter Generasi Bangsa”.

Upaya Ma’arif NU Kokohkan Karakter Generasi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Upaya Ma’arif NU Kokohkan Karakter Generasi Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Upaya Ma’arif NU Kokohkan Karakter Generasi Bangsa

Ketua Lembaga Maarif NU, KH Arifin Junaidi mengatakan Perwimanas 2 akan dihelat pada 18-23 September 2017, bertempat di Lapangan Tembak AKMIL Salaman dan Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah.

Perwimanas 2 akan diikuti sekitar 5000 orang putra-putri utusan dari SAKO Pramuka Ma’arif NU, Koordinator Daerah se-Indonesia, dan peserta peninjau dari luar negeri. Peserta adalah para pelajar dan murid NU yang berasal dari Sekolah dan Madrasah Ma’arif NU tingkat SMTA (SMA, SMK dan MA).

Perwimanas 2 diadakan bersamaan dengan Peringatan Hari Lahir LP Maarif NU, dijadwalkan dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo. Pada kesempatan tersebut juga akan digelar Apel Siaga NKRI yang diikuti 15 ribu orang terdiri dari 10 ribu murid Maarif NU se-Jawa Tengah dan 5 ribu peserta Perwimanas se-Indonesia.

Asli Muhammadiyah

Selanjutnya selama lima hari pelaksanaan Perwimanas, akan diisi berbagai kegiatan, di antaranya Olimpiade Aswaja An-Nahdliyah, Halaqah Pendidikan dan Kebangsaan, Seminar HIV dan Kesehatan Reproduksi, Jurnalistik dan ICT.

Selain itu juga Pameran Pendidikan dan Karya Sekolah/Madrasah, bimbingan ibadah rohani dan kultum, karnaval budaya, lokakarya kepramukaan, wisata religi dan pendiri NU, pentas seni dan tari, aksi Baktimu Padamu Negeri, dan olahraga dan senam Islam Nusantara. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Olahraga, Fragmen Asli Muhammadiyah

Sabtu, 09 Juli 2011

Lama Vakum, IPNU-IPPNU Wonosegoro Kembali Bergerak

Boyolali, Asli Muhammadiyah. Setelah sekian lama vakum, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Wonosegoro Boyolali kini dihidupkan. Proses menghidupkan kembali wadah pelajar NU di daerah ini dimulai dengan pembentukan PAC disertai dengan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).

Kegiatan yang dipusatkan di Pesantren Darussalam Bandung Wonosegoro itu turut dihadiri pengurus IPNU Boyolali. Ketua IPNU Boyolali Fathurrahman mengatakan, acara Makesta diselingi dengan kegiatan outbound untuk menanamkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab pada diri peserta.

Lama Vakum, IPNU-IPPNU Wonosegoro Kembali Bergerak (Sumber Gambar : Nu Online)
Lama Vakum, IPNU-IPPNU Wonosegoro Kembali Bergerak (Sumber Gambar : Nu Online)

Lama Vakum, IPNU-IPPNU Wonosegoro Kembali Bergerak

Selain itu, para peserta yang berjumlah 115 pelajar dibekali dengan berbagai materi sebagai sarana penyeragaman visi organisasi ke-IPNU-IPPNU-an, dan analisa diri kepada peserta Makesta dan calon pengurus.

Asli Muhammadiyah

“Tak kalah penting pendalaman materi tentang Aswaja, NU dan organisasi,” ujar Fathurrahman kepada Asli Muhammadiyah, Senin (28/12).

Asli Muhammadiyah

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan Makesta Lutfiani mengungkapkan, dari kegiatan ini ia mendapat banyak manfaat. “Sangat senang dalam mengikuti kegiatan Makesta ini. Meskipun cukup melelahkan tapi banyak ilmu dan manfaat yang kami dapatkan dalam keorganisasian ini,” ujar dia.

Adapun dalam prosesi pembentukan kepengurusan IPNU-IPPNU Wonosegoro, terpilih Aziz Setyawan dan Uswatun Khasanah sebagai Ketua IPNU-IPPNU Wonosegoro. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen Asli Muhammadiyah

Senin, 30 Oktober 2017

Kiai Sahal Ikuti Jejak Dakwah Sunan Kalijaga

Yogyakarta, Asli Muhammadiyah. Dalam jejak dakwahnya, KH MA Sahal Mahfudh telah mengikuti jejak dakwah Sunan Kalijaga yang menggunakan pendekatan 3M, yakni Momong, Momol, dan Momot. Momong artinya mengasuh, sedangkan momol bisa bergaul dengan semua level manusia. Adapun momot yaitu menampung aspirasi dari berbagai kelompok.

Demikian disampaikan oleh Dr H Wayono Abdul Ghafur dalam Diskusi dan Bedah Buku “Belajar dari Kiai Sahal” yang berlangsung di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Senin (19/5).

Kiai Sahal Ikuti Jejak Dakwah Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Sahal Ikuti Jejak Dakwah Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Sahal Ikuti Jejak Dakwah Sunan Kalijaga

Menurutnya, dakwah yang dilakukan oleh Kiai Sahal merupakan dakwah dalam pengembangan masyarakat, yakni dengan membuat pelayanan sosial untuk kehidupan bermartabat. Hal ini tentu berbeda dengan dakwah yang dilakukan kiai pada umumnya, yakni ceramah. “Mbah Sahal itu kalau diundang ceramah nggak mau,” tegas Waryono.

Asli Muhammadiyah

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menambahkan, bahwa apa yang diperjuangkan Kiai Sahal adalah tumbuhnya kemandirian umat demi kehidupan yang ideal, sehingga bisa bekerjasama dengan siapapun. “Beliau itu pemikir yang baik. Beliau juga kiai yang penggerak dan mampu membumikan fiqih dalam konteks sosial,” tandasnya.

Asli Muhammadiyah

Dari sisi politik, Moch Nur Ichwan yang merupakan salah satu penulis dalam buku “Belajar dari Kiai Sahal” mengatakan bahwa Kiai Sahal merupakan sosok yang a-politis namun memiliki ketegasan sikap di dalam berpolitik itu sendiri. ?

Menurutnya, jika politik dalam tingkat rendah adalah bertujuan mendapatkan kekuasaan, maka Kiai Sahal telah mempraktekkan politik dalam tingkat tinggi, yakni politik yang bertujuan mewujudkan keadilan dan kemaslahatan umat.

Diskusi dan Bedah Buku ini juga menghadirkan Ulil Abshar Abdalla menjadi pembicara. Selain itu, H Abdul Ghaffar Rozin yang merupakan putra Kiai Sahal didaulat menjadi keynote speaker. Ketua PBNU M Imam Aziz juga turut hadir dalam acara ini. (Dwi Khoirotun Nisa’/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Olahraga, Fragmen, Meme Islam Asli Muhammadiyah

Selasa, 04 Desember 2012

Politik Uang Tak Mampu Kalahkan Kaderisasi Ansor

Way Kanan, Asli Muhammadiyah. Konferensi Cabang (Konfercab) IV PC GP Ansor Way Kanan, Lampung, berlangsung sukses dengan mengedepankan musyawarah mufakat dan kekeluargaan tanpa menanggalkan hakikat demokrasi. Dua kandidat, Wakasatkorcab Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Gatot Arifianto dan Sekretaris Banser Arifin direkomendasikan oleh pimpinan anak cabang untuk menggantikan Supri Iswan sebagai Ketua PC GP Ansor setempat masa khidmah 2010-2014.

Politik Uang Tak Mampu Kalahkan Kaderisasi Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Politik Uang Tak Mampu Kalahkan Kaderisasi Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Politik Uang Tak Mampu Kalahkan Kaderisasi Ansor

"Kemenangan sahabat Gatot ialah kemenangan kader yang asal katanya berasal dari bahasa Yunani cadre berarti bingkai," ujar Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kecamatan Bumi Agung Hasyim Asari didampingi Kasatkoryon Banser Kecamatan Rebangtangkas Arif Makfudin, di Way Kanan, Rabu (8/10).

Hasyim meyakini, Gatot yang memiliki gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu merupakan kader yang benar-benar kader yang memiliki kapasitas pengetahuan dan keahlian sehingga akan mampu menjalankan amanat.

Asli Muhammadiyah

"Kami optimistis sahabat Gatot yang merupakan alumnus Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) Way Kanan angkatan pertama bisa memegang tongkat estafet sekaligus membingkai keberadaan dan kelangsungan organisasi pemuda NU di Way Kanan ini," katanya.

Pemilihan Ketua PC GP Ansor Way Kanan diikuti 103 pimpinan ranting (kampung) dan 10 pimpinan anak cabang (kecamatan). Gatot Arifianto yang juga Direktur Program Ansor Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat) diajukan 9 PAC, yakni Bumiagung, Buaybahuga, Bahuga, Waytuba, Blambanganumpu, Banjit, Rebangtangkas, Negeribesar dan Pakuanratu. Adapun satu PAC yakni Baradatu berikut tiga ranting, mengajukan Arifin. Sejumlah pengurus anak cabang pada Konfercab itu mengaku ditawari uang untuk memenangkan salah satu kandidat oleh tim sukses kandidat tersebut.

Asli Muhammadiyah

"Ada beberapa nama yang sebelumnya mengemuka menjelang Konfercab, sahbat-sahabat yang ada di Ansor namun tidak berbuat untuk Ansor," kata Hasyim menjelaskan.

Terkait dengan gagalnya politik uang dalam Konfercab tersebut, Hasyim menegaskan bahwa Ansor ialah organisasi kader dan sekaligus benteng ulama. Menurutnya, sangat memalukan jika benteng ulama dikalahkan oleh rupiah.

"Tidak perlu pula ada kaderisasi jika orang yang tidak pernah berbuat untuk Ansor memimpin Ansor. Karena itu kami percayakan Ansor Way Kanan pada Gatot yang juga santri Thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah almarhum KH Jamaluddin Al-Busthomi, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Sholihin, Purwosari, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah," kata Hasyim lagi.

Ketua Ketua PAC Banjit Bustom Yazid didampingi PAC Rebang Tangkas Triwanto menegaskan pihaknya mendukung apa yang menurut mereka benar dan pantas.

"Kami juga yakin sahabat Gatot yang juga bergiat di Gusdurian Lampung bisa memimpin lebih baik sehingga Ansor akan menjadi kebanggaan bersama. Kami juga selalu siap berjuang bersama sahabat Gatot dan sahabat Ansor lainnya untuk membesarkan organisasi," kata Yazid.

Konfercab IV GP Ansor Way Kanan berlangsung di Pondok Pesantren Assidiqiyah 11 Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan, pada Selasa (7/10). Sejumlah undangan yang hadir dari organisasi kepemudaan di daerah tersebut antara lain Wakil Ketua I Karang Taruna Way Kanan R Kuncoro SP, Eko Prasetyo dari Pemuda Muhammadiyah dan Wakil Ketua DPD KNPI Randi Farada.

Adapun hadir dari unsur pemerintahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan Gino Vanollie, Sekretaris Badan Diklat dan Kepegawaian Khairul Huda yang juga Ketua Yayasan Shuffah Blambangan Umpu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Syahrul Syah, Camat Gunung Labuhan Edi Supriyanto dan Komisioner KPU Darul Hafiz. Hadir pula Ketua PC Muslimat NU Binti dan pengurus NU Way Kanan, Kyai Nur Huda selaku Ketua, Totok Dwi Pambudi selaku Sekretaris dan Mustajab selaku Bendahara.

Ketua PCNU Way Kanan berharap ketua GP Ansor Way Kanan terpilih bisa mengemban amanah dan selalu dekat dengan ulama. (Heri Amanudin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pesantren, Fragmen Asli Muhammadiyah

Rabu, 29 Agustus 2012

NU Bandar Lampung Siap Semarakkan Hari Santri 2017

Bandar Lampung, Asli Muhammadiyah. Ketua PCNU Bandar Lampung Ichwan Aji Wibowo mengajak kepada seluruh Warga Nahdliyin untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2017 dengan berbagai bentuk kegiatan.

Bentuk kegiatan konkret yang bisa dilakukan diantaranya mengawali Bulan Oktober ini dengan menyosialisasikan dan mempublikasikan segala hal terkait dengan HSN diberbagai media khususnya di media sosial.

NU Bandar Lampung Siap Semarakkan Hari Santri 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Bandar Lampung Siap Semarakkan Hari Santri 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Bandar Lampung Siap Semarakkan Hari Santri 2017

"Mari viralkan momen penting Hari Santri Nasional dengan menshare tulisan-tulisan, logo, pamflet, dan apa saja tentang HSN, maksimalkan teknologi dan fasilitas yang ada untuk mewarnai dan menguasai medsos dengan HSN 2017," katanya Pria yang akrab disapa Aji ini, Ahad (1/10).

Ia juga mengingatkan bahwa Hari Santri Nasional sejatinya bukanlah harinya para santri saja. Namun Hari Santri adalah harinya Nahdliyin dimana pada hari tersebut Negara mengakui peran penting NU dalam perjuangan mempertahankan NKRI.

"Kita semua tahu hari tersebut adalah hari dimana dikeluarkanya Resolusi Jihad yang merupakan hasil ijtihad para ulama nahdliyin dipimpin KH Hasyim Asyari dalam menghadapi agresi militer penjajah yang hendak menduduki kota Surabaya," ujar Ketua SC HSN 2017 Provinsi Lampung ini.

Asli Muhammadiyah

Resolusi jihad inilah yang memicu perlawanan rakyat utamanya para santri, dan mayoritas Nahdliyin dalam sebuah pertempuran yang melibatkan massa yang begitu masif, sangat heroik, dan membakar semangat jihad demi mempertahankan negeri dan tanah air.

Peperangan antara masyarakat sipil dengan tentara NICA yang tak berimbang secara persenjataan inilah yang menurutnya merupakan wujud ramuan antara Nasionalisme dengan Agama.

"Selamat Memasuki Bulan Santri Nasional. Kepada seluruh warga Nadliyin, santri, dan kader mari kita semarakkan hari santri ini sebagai momentum betapa pentingnya NU harus tetap besar dan eksis di Negeri ini. Karena NU telah sanggup merumuskan hubungan antara keislaman dan keindonesian agar negeri ini tetap Indonesia," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Fragmen Asli Muhammadiyah

Kamis, 17 Agustus 2017

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Pemerintah akan menindaklanjuti langkah pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakataan. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah hukum ditempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tak sedang bertindak represif.?

Untuk itu, Menag Lukman mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum ? pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat menggunakan hak pembelaan dalam proses peradilan. Semua pihak juga harus tetap menjamin dan menjaga keselamatan dan keamanan jiwa serta harta benda para anggota HTI.

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara

“Aparat dan masyarakat tak boleh main hakim sendiri. Tindak kekerasan dan perusakan hak milik HTI sama sekali tidak boleh terjadi,” seru Menag Lukman di Jakarta, Selasa (9/4).

Langkah hukum tersebut, lanjut Menag, juga bukan berarti Pemerintah anti ormas keagamaan, apalagi ormas Islam.

Asli Muhammadiyah

“Langkah hukum untuk membubarkan HTI bukanlah upaya pembubaran ormas yang melakukan gerakan dakwah keagamaan, tetapi upaya membubarkan ormas yang melakukan gerakan politik untuk mengganti ideologi negara,” tegasnya.

Menurut Menag, pernyataan yang disampaikan Menko Polhukam terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah wujud sikap politik pemerintah yang dengan tegas dan jelas ingin menjaga Pancasila sebagai dasar negara dari upaya gerakan mendirikan khilafah yang mengingkari konsensus nasional bangsa Indonesia.

Asli Muhammadiyah

“Mari kita berpikir jernih dan jangan melakukan tindakan kontraproduktif. Biarkan nanti pengadilan yang mengambil keputusan terkait langkah hukum pemerintah dalam pembubaran HTI,” ujarnya.

Pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto telah mengeluarkan pernyataan tentang HTI. Dalam pernyataannya, Wiranto mengatakan bahwa sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif dalam proses pembangunan mencapai tujuan nasional. Kegiatan HTI juga terindikasi bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta menimbulkan benturan di masyarakat. Selanjutnya, pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah hukum untuk membubarkan HTI secara resmi.? (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nahdlatul, Kajian Islam, Fragmen Asli Muhammadiyah

Kamis, 18 Januari 2018

Santri dan Warga NU Diminta Kawal Program Dana Desa

Demak, Asli Muhammadiyah

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) dan Transmigrasi? Marwan Ja’far meminta kepada santri, warga NU, dan masyarakat secara umum untuk ikut mengawal proses pembangunan desa yang dibiayai Dana Desa dari kementerian yang dipimpinnya. Hal tersebut untuk agar proses perencanaan hingga pelaksanaan program membuahkan hasil maksimal sesuai dengan amanat Undang Undang.

“Kami mengharap para santri, kiai dan warga NU untuk senantiasa mengawal dana desa yang sudah dicairkan ke desa-desa,” katanya pada acara Haul Masyayikh Pondok Pesantren Fathul Huda Karanggawang Sidorejo Sayung, Demak, Jawa Tengah, Ahad (1/5).

Santri dan Warga NU Diminta Kawal Program Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri dan Warga NU Diminta Kawal Program Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri dan Warga NU Diminta Kawal Program Dana Desa

Marwan menambahkan, program yang berpihak pada desa tersebut dianggapnya sangat membantu perkembangan dan peningkatan ekonomi, karena selain untuk pembangunan infrastruktur, Dana Desa juga bisa untuk Badan Udaha Milik Desa (BUMDes) yang hasilnya akan dikembalikan untuk desa tersebut.

Asli Muhammadiyah

“Dengan jadinya jalan-jalan di desa memudahkan transportasi dikarenakan itu merupakan persyaratan utama kelangsungan ekonomi perdesaan,” tambahnya.

Sementara itu panitia yang juga dewan guru Pesantren Fathul Huda Taslim Arif mengatakan, haul yang berjalan tiap tahunnya tersebut sebelumnya sudah diawali dengan berbagai kegiatan di antaranya khatmil qur’an bil ghaib (hafalan) dan bin nadhar (tartilan) putra dan putri, serta tahlil secara bergiliran yang dilakukan baik oleh santri maupun alumni sejak tanggal 28 April lalu.

Asli Muhammadiyah

“Alhamdulillah tiap tahun sebelum acara puncak seperti hari ini sudah dilakukan semaan Al-Qur’an dan tahlil terlebih dahulu baik bil ghaib maupun bin nadhar secara bergantian selama 3 hari yang dibaca oleh santri, alumni maupun masyarakat sekitar,” terang Taslim.

Selain Mendes Marwan Ja’far, Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Jatman Jawa Tengah KH Zaini Mawardi, Ketua PCNU Demak KH Musadad Syarif, Ketua MUI Demak KH Moh Asyiq, Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang KH Dzikron Abdullah, anggota DPRRI H Fahan Subchi, bupati terpilih H Moh Natsir, ketua DPRD H Nurul Muttaqin, dan Muspida Demak. (A. Shiddiq Sugiarto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen, PonPes Asli Muhammadiyah

Senin, 25 Desember 2017

Tahun Kelahiran NU Tertulis di Soko Masjid Menara Kudus

Kudus, Asli Muhammadiyah. Tahun kelahiran Nahdlatul Ulama sudah tercatat pada soko (tiang penyangga) Masjid Al Aqsha Menara Kudus, Jawa Tenah. Pada soko tersebut tertulis kalimat Arab yang berbunyi “matatil bid’ah biqiyami hujjah liahlis sunniyah" yang ditulis oleh pengusaha ubin Kudus KH Ahmad Kamal.

Tahun Kelahiran NU Tertulis di Soko Masjid Menara Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)
Tahun Kelahiran NU Tertulis di Soko Masjid Menara Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)

Tahun Kelahiran NU Tertulis di Soko Masjid Menara Kudus

“Kalimat itu kalau dihitung per huruf abjadnya berjumlah 1344 sesuai tahun kelahiran NU dari hitungan Hirjiyah. Bila sampai tahun 1435 H ini? berarti sudah tepat NU diperingati harlah ke-91,” kata Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi dalam acara Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-91 NU di Aula MANU Banat Kudus, Kamis (15/5) malam.

Mbah Syaroni, sapaan akrabnya, mengingatkan kembali supaya harlah NU diperingati berdasarkan hitungan Hijriyah, yakni pada 16 Rajab 1344 yang bertepatan 31 januari 1926. Di sampaing itu, peringatan harlah NU tidak perlu diubah menggunakan kata “Hari Ulang Tahun (HUT)”.

Asli Muhammadiyah

“Rahasianya, istilah harlah itu dari kata maulid, sedangkan HUT itu sama saja dengan Haul. Kalau haul berarti memperingati kematian padahal NU tidak mati,”jelas.

Hikmah peringatan harlah NU, menurut pengasuh pengajian rutin Jum’at pagi di Masjid Menara Kudus, adalah untuk mengulangi semangat baru dalam berjuang. Biasanya nafsu seseorang itu senang hal? baru sehingga harlah NU sangat penting diperingati.

Asli Muhammadiyah

“Semoga perjuangan ke depan, NU tetap menjadi jam’iyyah yang besar dan jaya memperjuangkan kemaslahatan ummat,” ujar Mbah Sya’roni yang diamini semua pengurus NU yang hadir.

Sementara itu, Ketua PCNU Kudus H Abdul Hadi menegaskan, NU pada masa kepemimpinannya ini akan menata kepengurusan di semua tingkatan serta memperkuat lembaga.

“PCNU Kudus juga akan membangun sumber daya manusia yang kuat melalui penguatan bidang pendidikan,” tandasnya saat menyampaikan sambutan harlah. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah IMNU, Fragmen Asli Muhammadiyah

Senin, 23 Januari 2006

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Agus Sunyoto menyatakan bahwa globalisasi merupakan produk kapitalisme global yang berpotensi menggerus identitas bangsa, etnis, bahasa, budaya, agama, dan segala yang berciri lokal. Apabila suatu bangsa sudah tidak memiliki identitas bangsa, maka bangsa itu akan punah.

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa

“Jika perubahan kekuasaan politik terjadi, maka suatu bangsa yang tidak memiliki identitas kuat akan hilang dari peradaban,” ungkap Agus saat Jumpa Pers usai Rakernas Lesbumi, Kamis (28/1/2016) di Media Center Gedung PBNU Lantai 5.

Ia menegaskan, suatu bangsa akan digiring oleh setting kapitalisme global menjadi masyarakat satu dunia yang memiliki satu identitas. Desain kapitalisme global yang telah disiapkan sejak abad ke-17 dirumuskan secara sistematis untuk memberikan persepsi bahwa bangsa barat merupakan bangsa superior.

“Mengapa budaya barat superior, sedangkan budaya lokal sendiri inferior. Sebenarnya Indonesia bangsa yang memiliki peradaban tinggi. Maka perlu kita perkuat tradisi lokal, jangan sampai kita menjadi bangsa inlander seperti yang dicita-citakan mereka,” tegas Agus didampingi pengurus Lesbumi lain, Candra Malik dan Jadul Maula.?

Asli Muhammadiyah

Ia menambahkan, lahirnya Islam Nusantara merupakan jawaban dari permasalahan kapitalisme global yang merongrong budaya lokal bangsa. Upaya untuk menangkal bahaya liberalisme dan fundamentalisme merupakan tujuan Islam Nusantara seperti Gerakan Non-blok menetralisir perang dingin blok barat dan blok timur.

“Proses Islamisasi di Indonesia disiarkan melalui kesenian bukan melalui pedang. Islam yang menyatu dengan budaya membentuk suatu peradaban yang khas. Hal itu yang membedakan Islam di Indonesia dengan bangsa lain,” pungkasnya. (Afifah Marwa/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pendidikan, Fragmen Asli Muhammadiyah

Senin, 13 Juni 2011

Kisah Mengharukan Dibalik Pernikahan Yenny

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Yenny Zannuba Arifah Chafsoh Rahman alias Yenny Wahid merupakan putri Gus Dur yang muncul dipublik. Ia yang paling banyak mendampingi ayahnya semasa menjabat sebagai presiden sehingga ia paling dikenal oleh masyarakat diantara saudara-saudaranya.

Kisah Mengharukan Dibalik Pernikahan Yenny (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Mengharukan Dibalik Pernikahan Yenny (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Mengharukan Dibalik Pernikahan Yenny

Pernikahannya dengan Dhohir Farisi pada 13 Oktober 2009 disambut gembira tak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh Warga NU. Ribuan orang, dari rakyat jelata sampai dengan tokoh-tokoh nasional memberi selamat dalam resepsinya. Presiden SBY dan Jusuf Kalla menjadi saksi dalam pernikahan tersebut.

Terdapat kisah mengharukan dibalik kemeriahan dan kebahagiaan pernikahan tersebut. Yenny, di sebuah acara TV nasional mengungkapkan, ketika berdua sudah merasa cocok dan mantap menikah, Dhohir menghadap Gus Dur untuk melamar Yenny.

Asli Muhammadiyah

Sebagai orang tua, Gus Dur sangat gembira putri kesayangannya akan menikah. Yang belum ketemu adalah kesepakatan tanggal pernikahan. Menikah membutuhkan persiapan matang, apalagi dengan keluarga Gus Dur, karena itu Dhohir mengusulkan setahun ke depan atau pada 2010.

Asli Muhammadiyah

Gus Dur, disisi lain, menginginkan pernikahan segera dilakukan. Ia bahkan meminta, pokoknya pernikahan sudah dilangsungkan sebelum 2010. Akhirnya, disepakati pada Oktober 2009.

Permintaan Gus Dur untuk menikahkan sebelum 2010 tersebut ternyata ada hikmahnya yang sangat besar. Ia masih bisa mengantar putrinya ke jenjang pernikahan, karena Gus Dur meninggal pada 30 Desember 2009, satu hari sebelum perubahan tahun.

Yenny, merasa sangat beruntung karena menikah masih bisa disaksikan oleh kedua orang tua. 

Penulis: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen Asli Muhammadiyah

Minggu, 24 Mei 2015

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menduga kuat Amerika Serikat (AS) tak akan berani menyerang Iran secara militer meski sanksi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) telah dijatuhkan.

“Kalau menyerang secara militer, sepertinya (AS, Red) tidak berani. Tapi kalau secara ekonomi atau blokade, mungkin saja,” kata Hasyim kepada wartawan usai menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Catehrine Boivineau, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (23/4)

Alasannya, ujar Hasyim, Iran yang sekarang menjadi sorotan dunia terkait program nuklirnya, adalah negara yang utuh dan kuat. Selain dukungan penuh dari rakyatnya, Iran juga memiliki dukungan politik yang luas dari sejumlah negara dan kelompok-kelompok militan lain.

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim: AS Tak Berani Serang Iran

“Iran ini negara utuh yang tidak tergantung pada negara lain. Juga punya ‘kaki’ (jaringan dan pengaruh) di mana-mana (terutama di Timur Tengah). Dan kaki-kakinya ini nekat-nekat (militan),” terang Hasyim yang juga Presiden World Conference on Religion for Peace.

Hasyim menambahkan, negeri Kaum Mullah itu berbeda dengan Irak yang sekarang sudah berhasil dihancurkan oleh AS. “Beda dengan Irak. Irak itu rapuh, dimiskinkan terlebih dahulu, dibuat konflik di dalamnya dan tidak punya kaki di mana-mana. Sehingga mudah untuk dihancurkan,” urainya.

Hal yang sama, katanya, juga tak akan dilakukan negara-negara Barat yang selama menjadi sekutu AS terhadap Iran. Menurutnya, negara-negara Barat pun akan berpikir ulang jika Iran semakin meningkatkan perlawanan dan menolak tunduk pada sanksi DK PBB, terutama dalam prorgram pengayaan uraniumnya. “Rupanya Barat mikir-mikir kalau Iran tambah kenceng,” tandasnya.

Asli Muhammadiyah

Terkait pertemuannya dengan Dubes Prancis, Hasyim menceritakan bahwa Prancis dan Uni Eropa yang mendukung Resolusi DK PBB bernomer 1747 itu, pada dasarnya untuk membuka ruang dialog antara Iran dan DK PBB. “Dubes Prancis berpendapat bahwa resolusi itu sesungguhnya lebih merupakan uluran tangan dari Uni Eropa (UE) untuk dialog dari pada sanksi itu sendiri,” ujarnya.

Namun demikian, bagi Hasyim, pendapat tersebut merupakan pendapat atau hal baru yang memerlukan diskusi dan penjelasan lebih lengkap lagi. Pasalnya, di dalam negeri, resolusi DK PBB yang disepakati secara bulat oleh 15 negara anggota DK PBB, termasuk Indonesia, pada 25 Maret lalu, itu, dinilai sebagai sebuah bentuk tekanan terhadap Iran.

“Di Indonesia, resolusi itu dinilai bukan uluran tangan untuk dialog, tapi membuka jalan bagi Amerika Serikat lewat DK PBB untuk meningkatkan tekanan ke tingkat yang lebih berat. Kalau Prancis punya pendapat seperti itu (uluran tangan untuk dialog), maka menarik buat saya,” jelas Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars itu.

Pendapat tersebut, bagi Doktor Kehormatan bidang Peradaban Islam itu, tidak lebih dari upaya UE untuk menyatakan diri berbeda dengan AS sekalipun pada dasarnya juga khawatir terhadap program nuklir Iran. (rif)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Hadits, Fragmen Asli Muhammadiyah

Minggu, 07 April 2013

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi memastikan dirinya tidak akan menghadiri Konferensi Khilafah Internasional yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada 12 Agustus 2007 di Gelora Bung Karno Jakarta.

Dalam berbagai selebaran dan bulletin Jum’at yang diedarkan oleh Hizbut Tahrir Indonesia, disebutkan bahwa KH Hasyim Muzadi akan memberikan orasi bersama dengan tokoh-tokoh Islam lainnya, meskipun ada penjelasan bahwa status kedatangannya masih dalam konfirmasi.

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim Muzadi Pastikan Tak Hadiri Konferensi Khilafah Internasional

“Saya tak akan datang karena Nahdlatul Ulama dengan Hizabut Tahrir Indonesia memiliki perbedaan pandangan dalam konsep kebangsaan dan keindonesiaan,” tuturnya, Jum’at.

Pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam Malang ini merasa perlu memberi penjelasan karena banyaknya pertanyaan, baik melalui PBNU atau pribadinya sendiri tentang acara tersebut. Kehadirannya ditakutkan bisa memberi persepsi bahwa NU mendukung khilafah Islamiyah yang dikampanyekan oleh HTI.

Meskipun sama-sama berdakwah dan berjuang untuk menegakkan ajaran Islam di muka bumi, NU dan HTI memiliki pandangan yang mendasar tentang konsep kenegaraan. NU turut berjuang dalam upaya kemerdekaan Indonesia dan akan tetap mendukung tegaknya NKRI sementara HTI berjuang mengembangkan khilafah Islamiyah.

Ghozie, Sekpri Kiai Hasyim mengaku bahwa undangan untuk meminta KH Hasyim Muzadi menjadi pembicara memang sudah dikirimkan oleh panitia konferensi khilafah Internasional. “Abah memang tidak berkenan untuk hadir dalam acara tersebut,” tandasnya. (mkf)

Asli Muhammadiyah



Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah News, Ahlussunnah, Fragmen Asli Muhammadiyah

Rabu, 29 Januari 2014

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah

Bondowoso, Asli Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso berkerjasama dengan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bondowoso dan Majelis Taklim An Nahdhiyah Kabupaten Bondowoso akan mengadakan lomba Hadrah Perempuan dalam rangka Hari Kesatuan Gerakannya (HKG) dan Harlah Ke-66 Fatayat NU.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan tada 11 April ini di Gedung Olahraga (GOR) Pelita Kabupaten Bondowoso. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan yang jumlahnya ada 23 se-Kabupaten Bondowoso.

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah

Ketua Fatayat NU Bondowoso Nurdiana Khalidah menjelaskan tujuan diadakan lomba ini adalah untuk memberikan pesan dan cara membaca Mahallul Qiyam dengan memakai hadrah yang benar, nyaman, dan khidmat.

"Selain untuk memunculkan kreatifitas, talenta di kalangan Fatayat," imbuhnya.

Asli Muhammadiyah

Ia berharap ada bacaan yang terstandarkan dengan polesan kreatifitas seni. Ia tidak menginginkan banyak yang lagunya enak, kreasi baru tapi sampai mengubah bacaan dan akhirnya mengubah arti dan memgurangi khidmat dalam membacanya. (Ade Nurwahyudi/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Amalan, Pertandingan, Fragmen Asli Muhammadiyah

Kamis, 18 Februari 2016

Selamat, Atlas Wali Songo Buku Terbaik 2014

Jakarta,Asli Muhammadiyah. Buku "Atlas Wali Songo" karya Agus Sunyoto yang diterbitkan Pustaka Iiman dinobatkan sebagai "Buku Terbaik Nonfiksi Dewasa 2014" versi Islamic Book Fair. Penobatan digelar di Gelora Bung Karno, Sabtu malam (1/3).

Buku karya Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama tersebut, menyisihkan nominasi lainnya yaitu Cak Nur, Banyak Jalan Menuju Tuhan karya Budhy Munawar Rachman (Mizan), Hijama or Oxidant Drainage Therapy (ODT) karya Azib Susiyanto, Sy (Gema Insani), Kaidah Tafsir karya Quraish Shihab (Lentera Hati), The New World Order karya Jagad A.Purbawati (Pustaka Al-kautsar).

Selamat, Atlas Wali Songo Buku Terbaik 2014 (Sumber Gambar : Nu Online)
Selamat, Atlas Wali Songo Buku Terbaik 2014 (Sumber Gambar : Nu Online)

Selamat, Atlas Wali Songo Buku Terbaik 2014

Penganugerahan buku tersebut diserahkan Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Setia Dharma Madjid kepada Agus Sunyoto.

Asli Muhammadiyah

Dalam sambutannya, Agus Sunyoto mengatakan, penulisan buku Atlas Wali Songo banyak mengalami hambatan sampai tertunda sekitar 3 tahun, “Alhamdulillah dan mendapat pengakuan di Islamic Book Fair,” katanya.

Asli Muhammadiyah

Ia menerangkan, buku Atlas Wali Songo memaparkan tokoh-tokoh penyebar Islam yang rela meninggalkan tempat tinggal, kampung halaman, harta benda, dan negara, datang ke Indonesia, hanya untuk menyebarkan Islam. “Tokoh-tokoh ini, bukan tokoh-tokoh fiktif, namun benar-benar ada,” tegasnya.

Ketua Dewan Juri, KH Nasaruddin Umar mengatakan, Atlas Wali Songo menyisihkan ratusan buku lain yang diajukan panitia. Kemudian dibaca dewan juri selama 4 bulan. Lalu ditentukan 10 besar buku terbaik.

”Penilaian isi, proses pemilihan buku, betul-betul bukan penilaian sesaat dan dangkal, tapi berdasarkan proses yang ketat,” tegas Wakil Menteri Agama RI ini pada pidato pertanggungjawaban dewan juri.

Selain kategori itu, Islamic Book Fair juga menobatkan kategori lain, yaitu nonfiksi anak, fiksi anak, fiksi dewasa, buku terjemahan, dan tokoh perbukuan. Kemudian, tahun ini ditambah dua kategori lagi, yaitu kategori ilustrasi dan design cover.

Islamic Book Fair 2014 telah dimulai 28 Februari dan akan berlangsung sampai 9 maret 2014, di Gelora Bung Karno, Senaya, Jakarta. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen Asli Muhammadiyah

Minggu, 14 Januari 2018

Muslimat NU Siap Cari Solusi Persoalan Perempuan Indonesia

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Hj Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, pada tahun 2025-2035 Indonesia diperkirakan akan mengalami persoalan kependudukan dengan meningkatnya jumlah manusia karena usia produktif lebih besar daripada usia yang ditanggung.

Menurut dia, sebenarnya hal itu menggembirakan karena akan menambah produktivitas bangsa kita, tapi di sisi lain dihadapkan Pekerjaan Rumah yang cukup banyak. Misalnya kejahatan seksual terhadap anak mulai dari incest (hubungan seksual sesama saudara) maupun pedofilia (kejahatan seksual terhadap anak) dan penjualan anak.

Muslimat NU Siap Cari Solusi Persoalan Perempuan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Siap Cari Solusi Persoalan Perempuan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Siap Cari Solusi Persoalan Perempuan Indonesia

“Jika asusmsinya anak-anak itu berusia 5 tahun sekarang ini, maka pada tahun 2025, mereka berumur 24 tahun,” katanya saat pidato pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Muslimat NU di Aula Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (28/5).

Asli Muhammadiyah

Menurut Khofifah, dengan asumsi seperti itu mereka sudah sarjana, bahkan S2. Seyogyanya pada saat itu bangsa Inidonsia tengah memaknai kehidupan dengan berbagai prestasi dan keunggulan kompetitif.

Muslimat NU, kata Khofifah, mengajak melakukan perenungan bersama dan saksama dengan pertanyaan, berapa anak yang terganggu secara psikologis yang akan terbawa sampai dewasa? “Muslimat NU insya Allah siap membantu mencari solusi bersama elemen bangsa? yang lain,” katanya.

Asli Muhammadiyah

Begitu pula dengan PR bangsa yang lainnya. Khofifah menyebutkan, saat ini mungkin ada 40 persen anak di bawah usia 19 tahun mengalami kehamilan di luar nikah. Kemudian persoalan aborsi (menggugurkan kandungan), makin lama makin menunjukkan peningkatan. “Menurut media, aborsi di salah satu kabupaten di Sumenep, harganya 15 ribu rupiah sampaia 20 ribu,” terangnya.

Maka, kata dia, apa yang akan dialami bangsa ini jika inputnya seperti itu. “Sekali lagi, Muslimat NU siap dengan elemen bangsa lain untuk mencari solusinya,” tegasnya, “saat ini Muslimat NU tengah melakukan Pelatihan Reproduksi untuk Remaja pesantren salaf di Jawa dan luar Jawa,” sambungnya.

Khofifah juga menyebutkan, ibu-ibu Muslimat NU senang mengaji, senang istighosah, tapi secar ekonomi, usaha mereka di pasar, misalnya sering tidak berjalan dengan baik karena tidak modal. Kalaupun ada modal usaha, mereka harus kepada rentenir yang “mencekik”.

Rakernas dan Mukernas Muslimat NU dibuka Wakil Presiden RI Boediono. Hadir pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Wakil Ketua Umum PBNU As’ad Said Ali, Ketua Umum PP GP Ansor, Ketua Umum Fatayat NU Ida Fauziyah.

Kegiatan bertema “Khidmah Muslimat NU untuk Indonesia Bermartabat" tersebut melibatkan sekitar 1500 Pengurus Muslimat NU se-Indonesia dan perwakilan luar negeri ini akan berlangsung sampai 1 Juni. (Abdullah Alawi)

(Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Jadwal Kajian, Fragmen, Pendidikan Asli Muhammadiyah

Jumat, 10 Februari 2017

Tim Sepakbola Pesantren Darul Quran Bengkel Taklukkan Pesantren Al-Mansuriah

Mataram, Asli Muhammadiyah - Tim keseblasan Pesantren Al-Mansuriah Bonder asuhan Ketua PWNU NTB TGH Achmad Taqiuddin Mansur ditaklukkan Pesantren Darul Quran Bengkel Labuapi Lombok Barat dengan skor 0-1. Pertandingan yang digelar? di lapangan TNI AU Rembige Kota Mataram,? Jumat (19/8) pagi berlangsung seru.

Pesantren Al-Mansuriah yang dijaga Ipan Dirgantara kebobolan lewat tendangan ringan? Kaspul.? Pemain dengan nomor punggung 9 ini membawa tim? Pesantren Darul Quran? Bengkel unggul hingga peluit panjang dibunyikan.

Tim Sepakbola Pesantren Darul Quran Bengkel Taklukkan Pesantren Al-Mansuriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Sepakbola Pesantren Darul Quran Bengkel Taklukkan Pesantren Al-Mansuriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Sepakbola Pesantren Darul Quran Bengkel Taklukkan Pesantren Al-Mansuriah

Tim ini sudah diprediksi oleh Satkorwil Banser Ansor NU NTB Murakib KH yang juga alumi Al-Mansuriah dari satu hari sebelum pertandingan. Karena Ketua PWNU NTB merupakan alumnus Pesantren Darul Quran Bengkel.

"Tidak akan menang Al-Mansuriah karena ibarat ibu sama anak," kata Abah Roket Sapaan akrabnya Murakib.

Asli Muhammadiyah

Menurut Abah Roket dengan nada canda, kalau pun menang, kita akan malu sama orang tua karena ibarat ibu dan anak menjadi berkah kalau pun kalah. (Hadi/Alhafiz K)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen, Ulama Asli Muhammadiyah

Jumat, 16 Juni 2017

PMII Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa Pidie Jaya

Jakarta, Asli Muhammadiyah - Pengurus Cabang Pergerakan Mahsiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banda Aceh berkunjung ke lokasi gempa, Senin (12/12). Mereka bermaksud melihat kondisi terkini warga Pidie yang menjadi korban bencana alam gempa bumi beberapa hari lalu.

Pada kesempatan kunjungan itu PMII Kota Banda Aceh turut menyerahkan bantuan logistik untuk korban gempa di Desa Perdalaman di Kecamatan Trieng Kabupaten Pidie Jaya.

PMII Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa Pidie Jaya (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa Pidie Jaya

Ketua PMII Kota Banda aceh Akamaluddin mengatakan, "Dalam kesempatan ini? pengurus bertekad memberikan bantuan ke tempat yang belum ada bantuan lebih dari pada tempat lain," ujarnya.

Sementara itu Koordinator Lapangan Fauzan berharap bantuan tersebut bermanfaat bagi semua korban gempa. Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banda Aceh atas bantuan yang telah diberikan untuk korban gempa di Pidie.

Asli Muhammadiyah

“Terima kasih juga kepada sahabat-sahabat PMII. Semoga tetap diberi ketabahan kepada saudara-saudara kami di Pidie Jaya.” (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Pertandingan, Fragmen Asli Muhammadiyah

Kamis, 27 Mei 2010

Paham Keagamaan NU dibanggakan Penasihat Raja Maroko

Rabat, Asli Muhammadiyah. Jumat (22/3) kemarin, rombongan delegasi PBNU yang di wakili oleh KH Musthafa Aqil (Katib Syuriyah PBNU), KH ? Zulfa Musthafa (Ketua LBM), KH Mahfudz ? Asirun dan ? Doktor H Nasrullah Jasam telah mengadakan pertemuan dengan jajaran petinggi kementrian wakaf ? di Rabat dan disambut baik oleh Dirjen Urusan Agama Islam Dr. Ahmed Kostas.

Paham Keagamaan NU dibanggakan Penasihat Raja Maroko (Sumber Gambar : Nu Online)
Paham Keagamaan NU dibanggakan Penasihat Raja Maroko (Sumber Gambar : Nu Online)

Paham Keagamaan NU dibanggakan Penasihat Raja Maroko

"Nahdlatul Ulama itu mempunyai paham kegamaan dengan kami, tentu kami ke depan akan lebih pererat lagi hubungan ini," ujar Dr. Ahmed Kostas.?

Pada hari yang sama kunjungan ini dilanjutkan ke majlis ‘ilmi al a’la Rabat (Badan Pemberdayaan keilmuan pusat ) dengan mendapatkan sambutan yang sangat baik oleh ? syeikh Dr M. Yesif selaku penasehat raja dan sekjen majlis ilmi al ala Maroko.?

Asli Muhammadiyah

Pada kesempatan ini Yesif mengatakan, "Saya sangat bangga dengan prinsip NU yang mengedepankan tawassut , tawazun, tasamuh dan itidal, tentu ini sangat tepat kita terapkan dalam medakwahkan islam yang rahmatan lil alamin".?

"Beliau juga salut dengan peran NU yang jamaahnya mencapai 40 juta lebih, bahkan kalau ada waktu longgar ulama NU akan diajak jalan-jalan untuk diperkenalkan dengan seluruh ulama Maroko," kata Muanif Ridwan, ketua tanfidziyah PCINU Maroko.

Asli Muhammadiyah

H Ali Syahbana, wakil ketua Tanfidziyah PCINU Maroko yang juga menjabat sebagai Badan Pengawas Organisasi (BPO) PPI Maroko mengatakan, sore harinya rombongan ini menghadiri acara Maulid Nabi biqiraati Maulid Dibai yang bertempat di di masjid Indonesia, Kenitra. ? Acara ini diadakan oleh PCI NU Maroko bekerja sama dengan KBRI Rabat dan al Majlis al Ilmi al Mahalli Kenitra.?

Turut hadir pula Duta Besar ? Republik Indonesia Untuk Kerajaan Maroko H. Tosari Widjaja beserta sekprinya, Pensosbud KBRI Rabat, Bpk. Suparman Hasibuan, para pengurus dan anggota PCINU Maroko dan juga sejumlah pengurus dan ? anggota PPI Maroko dan para mahasiswa STAINU Jakarta yang sedang mengikuti program kelas internasional di Univ. Ibn. Thufail, Kenitra. .?

Dalam kesempatan ini juga rombongan menyempatkan diri untuk mengunjungi asrama mahasiswa STAINU Jakarta yang sedang mengikuti program kelas internasional di Univ. Ibn. Thufail, Kenitra.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam?

Kontributor : Kusnadi El-Ghezwa*?

* Koordinator Departemen Media Informasi PPI Maroko dan Koordinator Lajnah Talif wa Nasyr PCINU Maroko.

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah AlaSantri, Fragmen Asli Muhammadiyah

Selasa, 07 Maret 2017

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif

Jakarta, Asli Muhammadiyah 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penembakan di Papua yang mengakibatkan 8 personel TNI dan 4 warga sipil meninggal dunia, serta 5 orang lainnya menderita luka.

NU mendesak aparat keamanan segera menuntaskan permasalahan tersebut, namun tidak dengan cara-cara represif. 

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, mengatakan peristiwa penembakan kali ini menambah panjang daftar kekerasan di Papua. Polisi dan TNI sebagai aparat penegak hukum diminta secepatnya mengambil langkah bijak penyelesaian. 

"Siapapun pelakunya, kelompok separatisme atau yang lain dengan tujuan tertentu, (penembakan) ini adalah kriminal. Pelakunya harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," tegas Kiai Said di Jakarta, Jumat ( 22/2/2013). 

Asli Muhammadiyah

Kiai Said juga mengungkapkan rasa dukacita dan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban penembakan tersebut. "Atas nama pribadi dan seluruh Nahdliyin, kami ikut berdukacita. Semoga Allah mengampuni dosa seluruh korban, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," lanjutnya.  

Untuk penuntasan masalah kekerasan di Papua, Kiai Said meminta agar tidak dilakukan dengan mengedepankan cara-cara kekerasan. Ruang dialog sebagai sarana mengurai permasalahan dan menemukan jalan keluar disarankan untuk diperbanyak digelar. 

Asli Muhammadiyah

"Pemerintah pernah sukses menerapkan cara-cara itu di Aceh. Di Papua karakteristiknya tidak jauh berbeda. Jadi saya minta Pemerintah membuka sebanyak-banyaknya ruang dialog, libatkan masyarakat setempat untuk mencari jalan keluar terbaik," urai Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura, Mekah, ini. 

Menjadi satu agenda dalam penuntasan masalah di Papua, Kiai Said juga mendesak Pemerintah untuk segera merealisasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. PBNU diakuinya pernah menerima aduan masyarakat Papua perihal kesenjangan kesejahteraan tersebut. 

"Papua sangat kaya, tapi masyarakatnya tidak merasakan itu secara utuh. Ini juga menjadi PR Pemerintah untuk segera diselesaikan, sekaligus menjadi salah satu cara penyelesaian masalah kekerasan," pungkas Kiai Said. 

Seperti diberitakan, peristiwa penembakan terjadi di dua lokasi berbeda di Papua. Pertama terjadi di posko Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, yang menewaskan  seorang personel TNI atas nama Pratu Wahyu Prabowo.

Penembakan kedua terjadi di Kampung Tangulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. 7 personel TNI tewas dalam peristiwa tersebut, yaitu Sertu Ramadhan, Pratu Edi, Praka Jojo Wiharja, Pratu Mustofa, Praka Wempi, Sertu Udin, dan Sertu Frans. Dalam perkembangannya 4 warga sipil juga menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

Redaktur: Hamzah Sahal

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Fragmen, Sholawat Asli Muhammadiyah

Senin, 26 Maret 2012

Sejarah Laskar Santri saat Susun Program Pertempuran Lawan NICA

Ketika Penjajah Jepang (Nippon) menggulirkan program latihan militer untuk para santri, KH Abdul Wahid Hasyim dan KH Muhammad Hasyim Asyari tidak serta merta menolak. Mereka justru bersifat kompromi meskipun ditentang oleh beberapa santrinya.

Sikap kompromi Mbah Hasyim saat murni untuk tujuan lebih lebih besar. Di sinilah visi luar biasa Mbah Hasyim akhirnya dapat disadari oleh para santri yang dulu tidak sependapat dengannya. Beberapa sikap Mbah Hasyim Asyari yang kompromis terhadap penjajah Jepang yaitu program penggandaan hasil panen dan latihan militer santri oleh Jepang.

Sejarah Laskar Santri saat Susun Program Pertempuran Lawan NICA (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejarah Laskar Santri saat Susun Program Pertempuran Lawan NICA (Sumber Gambar : Nu Online)


Sejarah Laskar Santri saat Susun Program Pertempuran Lawan NICA

Masyarakat akhirnya menyadari bahwa hasil panen yang tadinya memang untuk kepentingan Jepang berperan penting dalam memakmurkan negeri sehingga kerja keras membangun negeri lewat pertanian harus terus dilakukan. Sedangkan latihan militer santri oleh tentara Jepang sangat menguntungkan kaum santri sebagai bekal menghadapi tentara Sekutu dan NICA yang hendak kembali menguasai Indonesia.

Apabila di zaman Jepang, aktivitas NU terfokus pada perjuangan membela kemerdekaan agama dan bangsa, maka di masa revolusi (1945-1949) lebih diperhebat lagi. Nahdlatul Ulama (NU) sadar betul bahwa perjuangan masih dalam proses. Meskipun kemerdekaan sudah diraih, namun pertahanan dan keamanan harus terus dijaga.

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Terbukti ketika Jepang menyerah di tangan Sekutu. NICA (Belanda) melancarkan agresi keduanya dengan membonceng tentara sekutu. Sebetulnya ketika NICA (Netherlands East Indies Civil Administration) dibentuk di Australia pada tahun 1944, Laskar Santri telah menyadari potensi ke depannya sehingga perlu terus menjaga keamanan negara dengan menyusun program pertempuran.

Program pertempuran tersebut memang disusun setelah Mbah Hasyim mengeluarkan Fatwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Fatwa ini secara simultan mejadi mesin penggerak bangsa Indonesia dan santri di seluruh Indonesia untuk melawan pasukan sekutu dan NICA yang ingin kembali menjajah Indonesia.

KH Zainul Arifin sebagai Panglima Tertinggi Hizbullah bersama Laskar Sabilillah megerahkan pasukannya dan siap berjuang jiwa dan raga untuk mempertahankan Indonesia. Singkat cerita, Fatwa Resolusi Jihad Mbah Hasyim mengusir pasukan sekutu dan NICA lewat perjuangan hidup dan mati laskar santri dan bangsa Indonesia.

Belajar dari itulah Markas Tertinggi Hizbullah dan Sabilillah menyusun program pertempuan satu tahun (Desember 1945-Desember 1946). Program itu terdiri dari empat pokok sasaran yang harus segera dilaksanakan oleh setiap markas daerah dan kabupaten.

Keempat pokok itu: pertama, memperkuat tentara Islam; kedua, menghimpun dana untuk keperluan jihad fi sabilillah; ketiga, pemusatan tenaga alim ulama dan kiai sakti; keempat, pembentukan Dewan Pimpinan Pertempuran terdiri dari wakil-wakil markas: Sabilillah, Hizbullah, Ulama, TRI, Partai Masyumi, dan GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia).

(Fathoni Ahmad)

Dari (Fragmen) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/72232/sejarah-laskar-santri-saat-susun-program-pertempuran-lawan-nica

Asli Muhammadiyah