Senin, 23 Januari 2006

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa

Jakarta, Asli Muhammadiyah

Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Agus Sunyoto menyatakan bahwa globalisasi merupakan produk kapitalisme global yang berpotensi menggerus identitas bangsa, etnis, bahasa, budaya, agama, dan segala yang berciri lokal. Apabila suatu bangsa sudah tidak memiliki identitas bangsa, maka bangsa itu akan punah.

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Lesbumi PBNU Tekankan Pentingnya Menjaga Identitas dan Budaya Bangsa

“Jika perubahan kekuasaan politik terjadi, maka suatu bangsa yang tidak memiliki identitas kuat akan hilang dari peradaban,” ungkap Agus saat Jumpa Pers usai Rakernas Lesbumi, Kamis (28/1/2016) di Media Center Gedung PBNU Lantai 5.

Ia menegaskan, suatu bangsa akan digiring oleh setting kapitalisme global menjadi masyarakat satu dunia yang memiliki satu identitas. Desain kapitalisme global yang telah disiapkan sejak abad ke-17 dirumuskan secara sistematis untuk memberikan persepsi bahwa bangsa barat merupakan bangsa superior.

“Mengapa budaya barat superior, sedangkan budaya lokal sendiri inferior. Sebenarnya Indonesia bangsa yang memiliki peradaban tinggi. Maka perlu kita perkuat tradisi lokal, jangan sampai kita menjadi bangsa inlander seperti yang dicita-citakan mereka,” tegas Agus didampingi pengurus Lesbumi lain, Candra Malik dan Jadul Maula.?

Asli Muhammadiyah

Ia menambahkan, lahirnya Islam Nusantara merupakan jawaban dari permasalahan kapitalisme global yang merongrong budaya lokal bangsa. Upaya untuk menangkal bahaya liberalisme dan fundamentalisme merupakan tujuan Islam Nusantara seperti Gerakan Non-blok menetralisir perang dingin blok barat dan blok timur.

“Proses Islamisasi di Indonesia disiarkan melalui kesenian bukan melalui pedang. Islam yang menyatu dengan budaya membentuk suatu peradaban yang khas. Hal itu yang membedakan Islam di Indonesia dengan bangsa lain,” pungkasnya. (Afifah Marwa/Fathoni)

Asli Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pendidikan, Fragmen Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock