Selasa, 19 Desember 2017

Ketum PBNU: Tidak Ada yang Paling Tepat Jadi KaBIN Selain Pak As’ad

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj, angkat bicara mengenai tarik ulur pemilihan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN). 

Ketum PBNU: Tidak Ada yang Paling Tepat Jadi KaBIN Selain Pak As’ad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum PBNU: Tidak Ada yang Paling Tepat Jadi KaBIN Selain Pak As’ad (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum PBNU: Tidak Ada yang Paling Tepat Jadi KaBIN Selain Pak As’ad

“Menurut saya tidak ada yang paling tepat jadi Kepala BIN selain Pak As’ad (Said Ali),” kata Kiai Said di Jakarta, Selasa (11/11/2014).

 Kiai Said meminta Presiden Joko Widodo memilih sosok yang tepat dan profesional untuk mengisi pos Kepala BIN. “Ini bukan urusan main-main,” tambahnya.

Asli Muhammadiyah

 Kang Said, demikian Kiai Said akrab disapa, menilai As’ad Said Ali sudah memenuhi seluruh kriteria untuk menjadi Kepala BIN. Sebelum akhirnya pensiun dan mengabdikan dirinya di Nahdlatul Ulama, masih kata Kang Said, As’ad Said Ali memiliki pengalaman panjang di dunia intelejen, baik di dalam maupun luar negeri.

 “Pak As’ad lama bertugas di Timur Tengah, pernah jadi salah satu direktur BIN di era Presiden Abdurrahman Wahid, kemudian jadi Wakil Kepala BIN di era Bu Mega (Megawati, Red). Pak As’ad adalah wakil kepala di tiga Kepala BIN berbeda, yaitu di saat kepalanya Pak Hendropriyono, Pak Syamsir, dan Pak Sutanto,” urai Kang Said.  

Asli Muhammadiyah

 Lebih jauh Kang Said juga mengatakan, ancaman paling besar bagi bangsa Indonesia ke depan adalah redikalisme agama yang dalam prakteknya saat ini memunculkan ancaman perpecahan di tengah masyarakat. Radikalisme itu sendiri menurut Kang Said merupakan adopsi dari sejumlah negara di Timur Tengah. 

“Dan bicara terorisme, Pak As’ad-lah yang paling paham seluk beluknya. Bagaimana mengatasinya dan bagaimana mencegahnya, Pak As’ad paham itu,” tegas Kang Said. 

Mengenai nada-nada sumbang yang mengaitkan As’ad Said Ali dengan pelanggaran HAM berat di Indonesia, Kang Said meminta seluruh pihak menjunjung tinggi azas praduga tak bersalah. “Itu kan masih dugaan-dugaan, belum ada bukti nyatanya. Jangan sampai karena hanya dugaan nama baik orang tercemar,” pungkasnya. 

Nama As’ad Said Ali muncul sebagai salah satu kandidat Kepala BIN, yang pemilihannya merupakan hak prerogatif presiden. Beberapa saat lalu As’ad Said Ali sudah pernah dipanggil ke Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Kajian Islam, Hadits, Tokoh Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock