Senin, 18 Desember 2017

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Bondowoso,Asli Muhammadiyah. Kepala Nasional Baanar (Baanar) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Idy Muzayyad mendukung hukuman tegas untuk pengedar dan bandar narkoba. Bahkan, menurut dia, Baanar? setuju memberlakukan hukuman mati.

“Kami mendukung hukuman mati. Mereka tidak mau dihukum mati, tapi mereka menghukum membunuh rakyat kita 30 orang lebih setiap hari. Ini tidak adil, maka hukuman mati sebagai ketegasan,” katanya pada Deklarasi Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) dan Pemuda-Santri Bondowoso Anti Narkoba di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Desa Tansil Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso Sabtu (27/8) sore.

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Baanar, Tameng Api Neraka dari Narkoba

Idy mengemukakan, menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), setiap hari ada 30 hingga 40 orang meninggal gara-gara narkoba. Menurut sumber yang sama pengguna narkoba saat ini ada sekitar 5,9 juta.

Asli Muhammadiyah

Narkoba, tambahnya, sudah memasuki ke segala lini dengan mudahnya. Bahkan pesantren sekalipun menjadi tempat potensial untuk menjadi tempat peredaran barang berbahaya itu.

"Kalau pesantren saja potensial, apalagi lembaga yang lain. Karena itu tidak bisa pemerintah bekerja sendirian dan masyarakat juga tidak bisa sendiri. Harus ada sinergi dengan pihak lain. Kami sebagai pemuda mendukung ketegasan aparat keamanan dalam menghadapi peredaran narkoba ini," jelasnya.

Asli Muhammadiyah

Baanar itu Badan Ansor Anti Narkoba. Logo berbentuk tameng, di dalamnya ada pemuda sehat tanpa narkoba yang warnanya putih, adalah hasil istikharah. "Artinya Baanar menjadi tameng khususnya kalangan muda dan umumnya warga NU dari bahaya narkoba," kata dia menjelaskan organisasi baru di tubuh Gerakan Pemuda Ansor? tersebut.

Baanar ini, tambah pria yang pernah Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, yaitu kependekan dari “waqina adzaa baanar”. Artinya jauhkan kami dari api neraka gara-gara narkoba.

Deklarasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Bondowoso Salwa Arifin, para Muspika dan Muspida Bondowoso, Pengurus NU Bondowoso, banom-banom NU Bondowoso, santriwan-santriwati Mambaul Ulum, PKH se-Kabupaten Bondowoso dan wali santri PP Mambaul Ulum. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Tegal, Lomba, Internasional Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock