Selasa, 22 Agustus 2017

Ibadah Asal-asalan, Jangan Protes Hidup Masih Susah

Hashtag

Ibadah Asal-asalan, Jangan Protes Hidup Masih Susah

Way Kanan,? Asli Muhammadiyah

Ibadah Asal-asalan, Jangan Protes Hidup Masih Susah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ibadah Asal-asalan, Jangan Protes Hidup Masih Susah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ibadah Asal-asalan, Jangan Protes Hidup Masih Susah

Himpunan pengasuh pesantren dan warga Nahdlatul Ulama (NU) tergabung dalam Lembaga Persatuan Tokoh Islam (LPTI) Wali Songo diketuai KH Rofiul Bashori Annashih menggelar pengajian akbar dengan menghadirkan penceramah Kiai Angling Darma (Gus Hafidz), di lapangan Kampung Way Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Ahad (21/8).

"Yang suka mabuk, suka judi silakan, tapi setelah itu ngaji, setelah ngaji ya tobat. Jangan mengulangi perbuatan yang dilarang Allah. Kalau setelah ngaji mabuk lagi, judi lagi, dapat diibaratkan berjalan menuju masjid sambil melempar pecahan kaca di depan langkah, tidak akan sampai-sampai amal ibadah kita, tidak ada gunanya," kata kiai dari Semarang, Jawa Tengah itu.

Asli Muhammadiyah

Tampil di hadapan ribuan jamaah yang memenuhi sekitar 60 tenda, Gus Hafidz mengajak kaum muslim untuk intropeksi diri. Jika shalat sudah, tapi masih diuji dengan utang yang masih banyak misalnya, koreksi shalat dilakukan tepat atau belum, gerakannya sungguh-sungguh atau asal-asalan.

Asli Muhammadiyah

"Shalat lima waktu sudah lengkap atau belum? Kalau mendengar adzan subuh kakinya melangkah menuju masjid apa malah ditutup selimut? Sudahkan mata kita digunakan membaca Al-Quran tiga lembar saja dalam sehari?" tanya Gus Hafidz.

Jika demikian yang masih terjadi, kata dia lagi, tidak usah protes dengan ujian yang diberikan oleh Allah. "Maka dari itu ibadah harus serius, harus ikhlas, harus sungguh-sungguh. Setelah mabuk, yang ngaji, tobat, jangan mabuk lagi," ujar dia lalu melantunkan tembang Haram karya Rhoma Irama diiringi orkes melayu Patria Nada.

Ia menegaskan, mabuk sebagaimana disampaikan Rhoma merusak pikiran, karena itu harus dihindari. "Dan jika generasi kita demikian adanya, wajar saja jika Allah murka, dan kita terus diuji dan diuji. Menjadi tugas kita bersama dan para ulama untuk menyelematkan generasi muda dan umat dari hal-hal yang merusak masa depan dan iman," pungkasnya.

Hadir pada pengajian diamankan puluhan anggota Banser dari Way Tuba, Buay? Bahuga, Bumi Agung dan Bahuga tersebut antara lain, Bupati Raden Adipati Surya, Ketua DPRD Nikman Karim, Camat Buay Bahuga Tupoyo, Kapolsek Buay Bahuga AKP Maryadi dan sejumlah pengasuh pesantren setempat. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Habib, Lomba Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock