Jumat, 31 Desember 2010

Nasionalisme NU Bertumpu pada Nilai Pesantren

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H As’ad Said Ali menegaskan, rasa kebangsaan Nahdlatul Ulama tumbuh dan dilandasi nilai-nilai keagamaan pesantren. Hal inilah yang membedakan nasionalisme NU dengan nasionalisme sekuler.

Nasionalisme NU Bertumpu pada Nilai Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Nasionalisme NU Bertumpu pada Nilai Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Nasionalisme NU Bertumpu pada Nilai Pesantren

Demikian disampaikan As’ad pada peluncuran Program Penguatan Aswaja Ikatan Pelajar NU (IPNU) di Jakarta, Kamis (18/7) petang. Acara yang dirangkai dengan bedah buku dan buka puasa bersama ini dihadiri penulis buku Ahmad Baso, Ketum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana NU (ISNU) Ali Masykur Musa, pengamat politik Marbawi A Katon, dan ratusan pelajar NU.

Menurut dia, salah satu pendiri NU KH Wahab Hasbullah mendirikan organisasi Nahdlatul Wathan (kebangkitan Tanah Air) pada 1916 bukan atas dasar motivasi kosong. Keputusan tersebut didorong dan dijiwai oleh ajaran pesantren.

Asli Muhammadiyah

As’ad mengatakan, nasionalisme sekuler yang juga masih berkembang saat ini menolak pandangan ini. Menurut paham sekulerisme, agama dilarang masuk sama sekali ke dalam negara. “Nasionalisme Islam dan nasionalisme sekuler masih bertempur hingga sekarang,” ujarnya.

Demikian dalam hal toleransi. Penulis buku Negara Pancasila ini menilai, Indonesia cocok dengan toleransi ala NU yang menolak kebebasan mutlak dalam berekspresi tanpa mempertimbangkan nilai-nilai adat dan agama di Tanah Air.

Asli Muhammadiyah

“Liberasi yang diarahkan ke positif. Bukan negatif yang semata mengikuti Barat,” jelasnya.

Asad optimis, NU tetap diminati dan berjaya di masa mendatang."Insyaallah hari lahir ke-100 NU akan tampil dengan wajah berseri dan gagah," katanya.

 

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Habib, Sejarah, Quote Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock