Senin, 22 Januari 2018

Rahasia Dakwah Bisa Diterima dengan Baik

Hashtag

Bogor, Asli Muhammadiyah. Menyampaikan dakwah tentu harus memperhatikan sasarannya. Sasaran yang dimaksud yaitu tingkat pemahaman sebuah masyarakat sehingga seorang dai dapat menentukan strategi dakwah agar mudah diterima.

Rahasia Dakwah Bisa Diterima dengan Baik (Sumber Gambar : Nu Online)
Rahasia Dakwah Bisa Diterima dengan Baik (Sumber Gambar : Nu Online)

Rahasia Dakwah Bisa Diterima dengan Baik

Terkait hal itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Jawa Timur KH Abdullah Syamsul Arifin menjelaskan, strategi dakwah dengan memahami tingkat pemahaman atau struktur sosial sebuah masyarakat menentukan dakwah tersebut mudah diterima atau sebaliknya.

Gus Aab, sapaanya, membagi tiga golongan berdasarkan tingkat pemahaman masyarakat sehingga sebuah dakwah dapat mudah dipahami dan diterima.

“Pertama, Al-Awam, dakwahnya dengan mauidzoh hasanah. Tidak perlu pakai dalil. Di tingkat masyarakat awam, beragama sangat sederhana. Mereka mengikuti kiai dan ulama zaman dulu termasuk bagaimana menyikapi sesuatu yang baru,” jelas Gus Aab saat mengisi materi penguatan Aswaja dalam Rapimnas Muslimat NU di Sentul, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.?

Asli Muhammadiyah

Kedua, kelompok khowas. Menurutnya, kelompok ini membutuhkan lebih dari sekadar mauidzoh hasanah. Karena di samping kebaikan-kebaikan yang disampaikan dalam dakwah, mereka juga butuh dalil-dalil untuk memperkuat argumentasi.

“Kelompok khowas ini di antaranya akademisi, kalangan pesantren, dan ustadz. Mereka jangan sekadar diceramahi dengan mauidzoh hasanah, tetapi dengan bil hikmah, dengan dalil,” urai kiai yang pernah aktif di Aswaja Center PWNU Jawa Timur ini.

Selain itu, kata dia, untuk kelompok khowas penyampaian dakwah harus rasional dan kuat-kuatan dalil. Dalam hal ini, tidak cukup hanya rasional saja, tetapi sesuatu yang rasional itu harus diperkuat dengan dalil sehingga dakwah bisa diterima.

Asli Muhammadiyah

“Ketiga, kelompok pembangkang, orang yang memang dari awal berutujuan tidak baik, solusinya didudukkan. Diskusi bareng. Kalau bisa disepakati dari awal. Contoh, jika nyatanya kamu salah, kamu harus ikut saya dan sebaliknya,” ujarnya.

Dia menandaskan, dakwah menghadapi kelompok pembangkang ini harus kuat dulu ilmu dan penguasaan dalilnya. Kalau pun terjadi debat, timnya harus kuat. Secara akademis, ilmu juga harus kuat disamping dalil-dalil kitabnya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Quote Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock