Sabtu, 08 Juli 2017

Kelompok Ekstrem Cenderung Semangat Koreksi Paham Agama Orang

Pringsewu, Asli Muhammadiyah - Agama-Agama masuk ke Nusantara menggunakan jalan damai dengan tidak menggunakan kekerasan. Setiap pencegahan terhadap kekerasan selalu mendapatkan dukungan dari seluruh agama karena semua agama tidak mengajarkan kekerasan. Sementara mereka yang mengajarkan kekerasan berawal dari semangat mengoreksi agama yang dipahami orang lain.

"Bila ada kekerasan dan radikalisme di Indonesia, maka dipastikan itu adalah impor. Bukan asli budaya anak negeri," tegas Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof Dr Syahrin Harahap pada Dialog Pencegahan Terorisme di Kabupaten Pringsewu, Kamis (11/8).

Kelompok Ekstrem Cenderung Semangat Koreksi Paham Agama Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Kelompok Ekstrem Cenderung Semangat Koreksi Paham Agama Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Kelompok Ekstrem Cenderung Semangat Koreksi Paham Agama Orang

Pada dialog yang melibatkan para dai dan praktisi pendidikan di Kabupaten Pringsewu ini, Prof Syahrin menegaskan bahwa radikalisme bukanlah ajaran agama. Menurutnya, pencegahan terhadap radikalisme merupakan bagian integral dari pengamalan agama.

Asli Muhammadiyah

Pencegahan dapat dilakukan dengan mengetahui ciri-ciri orang-orang yang memiliki pemikiran radikal. Menurutnya, ciri-ciri mereka antara lain memiliki prinsip yang kaku dan tektualitas dalam memahami agama, bersifat ekstrem dan eksklusif, merasa dirinya yang paling paham agama sementara yang lain salah, selalu bersemangat mengoreksi orang lain, dan membenarkan cara-cara kekerasan dalam mengembangkan pahamnya.

Asli Muhammadiyah

Ciri lainnya adalah memiliki kesetiaan lintas negara, menganggap musuh kepada orang yang tidak sepaham, dan melakukan perang mati-matian terhadap yang tidak memiliki paham yang sama.

Prof Syahrin melanjutkan bahwa berbagai motif dapat menyebabkan seseorang menjadi radikal. Motif itu antara lain impitan social, politik dan keadilan, emosi dan solidaritas keagamaan, menolak kultural sekularis, anti-Barat, tidak setuju dengan kebijakan pemerintah, pemahaman secara tekstual terhadap teks-teks suci dan tidak adanya daya banding terhadap paham lain. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pertandingan, Kyai Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock