Rabu, 11 Januari 2017

KH Hasyim Muzadi: Karakter Islam adalah Kelembutan

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Depok, Jawa Barat KH Hasyim Muzadi menegaskan bahwa karakter Islam ada pada kelembutannya. Hal ini sesuai dengan nilai-nilai Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

“Karakter Islam terletak pada kelembutannya,” ujar Kiai Hasyim ketika menjadi narasumber Forum Bahtsul Masail Kongres Ke-17 Muslimat NU, Jumat (25/11) di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

KH Hasyim Muzadi: Karakter Islam adalah Kelembutan (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim Muzadi: Karakter Islam adalah Kelembutan (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim Muzadi: Karakter Islam adalah Kelembutan

Forum Bahtsul Masail tersebut membahas tentang ujaran kebencian (hate speech) yang kian marak di dunia maya. Selain Kiai Hasyim, hadir juga sebagai narasumber Imam Besar Masjid Istiqlal, dan pakar IT Muhammad Bachir.

Sementara itu, KH Nasaruddin Umar menjelaskan beberapa ciri yang dapat dikategorikan dengan hate speech. "Ujaran kebencian itu adalah fitnah, menghasut dan penyebaran berita bohong," terangnya.?

Asli Muhammadiyah

Pertama, imbuhnya, adalah penghinaan. Kedua berbuat tidak menyenangkan itu bisa digugat baik itu tertulis di media ataupun secara langsung penyampaiannya.





Rekomendasi kongres

Sidang Komisi Rekomendasi Kongres Ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) mengeluarkan rekomendasi terkait maraknya ujaran kebencian atau hate speech terutama di media sosial, media tradisional, media online, dan kehidupan nyata.?

Asli Muhammadiyah

Selain ujaran kebencian, sidang yang berlangsung Jumat (25/11) malam di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta ini juga menelorkan rekomendasi terkait kekerasan seksual pada anak, NAPZA, kesenjangan ekonomi, ketahanan keluarga, bonus demografi, terorisme, kebijakan publik, dan penguatan internal kelembagaan.

Hate speech yang terbukti memunculkan kerasahan di tengah masyarakat disikapi secara serius oleh Muslimat NU. Rekomendasi terkait hate speech itu ditujukan kepada Polri dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kepada Polri, Muslimat NU merekomendasikan pertama, agar melakukan pengkajian yang lebih komprehensif terkait hate speech dalam rangka penyusunan kerangka regulasi yang mengatur secara khusus untuk menindak hate speech.?

“Di samping Surat Edaran Kapolri No SE/b/X/2015 Tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech),” ujar Pimpinan Sidang Komisi Rekomendasi Hj Machsanah A.

Kedua, mempromosikan pendidikan publik tentang anti-hate speech atas dasar apapun, serta bahaya dan konsekuensi yang ditimbulkannya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

“Ketiga, memberikan informasi yang cukup kepada masyarakat tentang dampak hate speech agar tidak saling menghujat, memfitnah, dan perilaku tidak baik lainnya,” lanjut Machsanah.

Kepada MUI, Muslimat NU juga merekomendasikan agar membuat pedoman atau acuan yang lebih komprehensif tentang paham dan aliran tertentu.

“Misalnya mengkafirkan dan menganggap sesat terhadap suatu aliran,” tandas Machsanah.

(Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Budaya, Aswaja, Tegal,Attijani Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock