Minggu, 11 September 2016

Gus Dur Menebak Masa Depan Politik Kiai

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Setelah lengsernya Orde Baru, masyarakat ramai-ramai membikin partai politik, termasuk warga NU yang mendirikan PKB dengan Gus Dur sebagai tokoh sentralnya.

Gus Dur Menebak Masa Depan Politik Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Menebak Masa Depan Politik Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur Menebak Masa Depan Politik Kiai

Semangat memperjuangkan PKB juga tumbuh dikalangan para kiai di daerah. KH Mustofa Aqil Siroj, adik kandung KH Said Aqil Siroj, yang tinggal di Cirebon juga sangat bersemangat memperjuangkan warga NU melalui partai setelah 30 tahun NU ditindas Orde Baru. Ia turut aktif di PKB dan menjadi ketua dewan syuro di Cirebon ketika pembentukan kepengurusan pertamanya.

Meskipun sangat bersemangat, Gus Dur dalam beberapa kesempatan mengatakan kepada Kiai Mustofa Aqil bahwa ia bukan PKB.?

Asli Muhammadiyah

“Kamu PPP”

Tentu saja, pernyataan tersebut dibantahnya. Ia mengatakan dengan mantap?

Asli Muhammadiyah

“Saya PKB Gus”

Dengan berjalannya waktu dan dinamika politik, ia diminta oleh KH Maimun Zubeir, tokoh senior PPP yang juga gurunya untuk membantu membesarkan partai berlambang Ka’bah tersebut.?

“Demi menghormati guru, akhirnya saya pindah ke PPP”

Peristiwa ini menjadi kenangan tersendiri dirinya terhadap Gus Dur.?

Penulis: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Internasional Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock