Rabu, 07 Januari 2015

NU Minta Penyelesaian Korupsi Jadi Prioritas

Hashtag

Wonosobo, Asli Muhammadiyah. Korupsi yang terjadi diIndonesia masih menjadi masalah yang serius dan semakin kronis. Karena itu PBNU meminta dan mendorong agar pemberantasan korupsi sebagai salah satu agenda reformasi menjadi prioritas.?

NU Minta Penyelesaian Korupsi Jadi Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Minta Penyelesaian Korupsi Jadi Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Minta Penyelesaian Korupsi Jadi Prioritas

“Persekongkolan oknum parpol-birokrasi-pengusaha sebagai sumber tetap berlangsungnya korupsi telah melemahkan sendi-sendi kehidupan bernegara dan kepemimpinan nasional dalam upaya mewujudkan kemakmuran rakyat,” kata Kiai Said Aqil Siroj dalam penutupan rapat pleno, Ahad, (8/9).?

Persoalan lain yang menjadi pembahasan adalah kegagalan demokrasi liberal yang hanya menekankan pada aspek prosedural, telah menumbuhkembangkan apatisme masyarakat terhadap sistem politik. Akibat lebih jauh sebagian masyarakat saat ini mengharapkan kembalinya sistem otoritarian di zaman Orde Baru.?

Asli Muhammadiyah

“Oleh sebab itu PBNU, mendorong kepada seluruh stakeholders segera melakukan percepatan konsolidasi demokrasi, mengedepankan akhlakul karimah agar demokrasi substantif segera terwujud,” tegas Kiai Said. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah Warta, IMNU Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock