Jumat, 27 Oktober 2017

Wagub Jabar Apresiasi Kiprah NU Care-Lazisnu

Hashtag

Sukabumi, Asli Muhammadiyah - Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengapresiasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melayani warga Desa Nanggerang Kecamatan Cicurug, Sukabumi. Dedy menyampaikan hal ini dalam menjawab pertanyaan Asli Muhammadiyah sesaat setelah membuka Workshop ‘Asistensi Manajemen ZIS’ di Pondok Pesantren Global Insani Mandiri (GIM), Sukabumi, Jumat (3/2) pagi.

“Ada hal menarik dari pengelolaan ZIS di Sukabumi ini yang dimulai dari tingkat desa. Betul-betul peran dan fungsi ZIS ini sangat luar biasa. Apabila ada warga yang mengalami kesulitan, pengurus sudah dekat dengan masyarakat, sehingga dapat mengatasi kesulitan warganya” kata Dedy.

Wagub Jabar Apresiasi Kiprah NU Care-Lazisnu (Sumber Gambar : Nu Online)
Wagub Jabar Apresiasi Kiprah NU Care-Lazisnu (Sumber Gambar : Nu Online)

Wagub Jabar Apresiasi Kiprah NU Care-Lazisnu

Menurut Wagub, sisi positif dari pengelolaan ZIS di Cicurug adalah sampai tahap pemanfaatan yang tepat sasaran.

Asli Muhammadiyah

“Kalau ini terus dikembangan dengan penuh kesadaran, generasi yang akan datang hanya memakan apa yang menjadi haknya,” lanjut Wagub.

Sisi baik lainnya adalah ukhuwah (persatuan) yang juga digerakkan. Ukhuwah tersebut dijalankan dengan sesama umat Islam maupun umat Islam dengan non-Islam. Ukhuwah juga akan membentuk toleransi yang nyata dan semakin meningkatkan kualitas.

Asli Muhammadiyah

Ketiga, adalah pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dalam pemanfaatan ZIS untuk persoalan ekonomi, ada data di masyarakat siapa yang membutuhkan dan perlu dibantu. Bantuan hendaknya dalam pengembangan ekonomi (modal usaha), sehingga generasi muda juga terdorong menjadi entrepreneur. Keutamaan menjadi pengusaha juga ditegaskan dalam ajaran agama Islam.

Sebelumnya, Wagup menegaskan zakat merupakan satu dari lima pondasi utama bangunan keislaman, sehingga hal tersebut menjadikan zakat sebagi instrumen penting dalam membagun tatanan kehidupan yang kokoh. Berbagi, kepedulian, dan solidaritas di antara sesama merupakan pelajaran penting yang terkandung dari disyariatkannya zakat.

Selain membuka workshop, Wagub juga melakukan peluncuran buku Membumikan Sedekah; Belajar dari Cicurug Sukabumi. Buku yang ditulis secara kolaboratif oleh Direktur NU Care-Lazisnu Syamsul Huda, Direktur Fundraising NU Care-Lazisnu Nur Rohman, dan Amin Santosa ini mengupas tata kelola ZIS di Sukabumi sejak awal pendirian hingga kiprah yang dijalankan sampai saat ini. (Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Ahlussunnah Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock