Jumat, 22 September 2017

Pemanfaatan Hutan Kurang Diimbangi dengan Upaya Pelestarian

Bogor, Asli Muhammadiyah. Di banyak negara, termasuk di Indonesia, pemanfaatan hutan kurang diimbangi dengan upaya pelestarian yang memadai. Hal ini mengakibatkan banyak kawasan hutan yang rusak, mengalami degradasi dan deforestasi. Deforestasi dan degradasi hutan disebabkan oleh kebakaran, perambahan hutan, illegal loging, konversi untuk pertanian, perkebunan, pemukiman, dan lain-lain.?

Demikian pernyataan Ir Ari Wibowo, MSc dari Pusat Litbang Perubahan Iklim dan Kebijakan Balitbang Kehutanan dan Inovasi Kementerian LH dan Kehutanan RI saat menyampaikan materi pada diskusi "Isu-Isu Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim", Kamis (21/05) di Hotel Parama Bogor pada kegiatan Rakornas LPBINU.?

Pemanfaatan Hutan Kurang Diimbangi dengan Upaya Pelestarian (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemanfaatan Hutan Kurang Diimbangi dengan Upaya Pelestarian (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemanfaatan Hutan Kurang Diimbangi dengan Upaya Pelestarian

Menurut keterangannya, perubahan iklim merupakan tantangan multidisiplin paling serius, kompleks dan dilematis yang dihadapi umat manusia pada awal abad ke-21, bahkan diperkirakan hingga abad ke-22. Tidak ada satu negarapun atau kelompok masyarakat dunia yang mampu menghindar dari ancaman terhadap peradaban bangsa tersebut.

Asli Muhammadiyah

"Dampak negatifnya cepat meluas dari tingkat global hingga ke tingkat lokal yang terpencil sekalipun. Dampak perubahan iklim ini semakin kita rasakan antara lain kenaikkan suhu udara, perubahan volume curah hujan dan pola musimannya, musim kering yang lama, hujan yang semakin lebat hingga kenaikkan permukaan air laut," ungkap Ari.

Sedangkan Direktur Pengurangan Risiko Bencana BNPB, Lilik Kurniawan menyatakan, kementerian dan lembaga belum berintegrasi dalam implementasi program pengurangan risiko bencana. Padahal pengurangan risiko bencana membutuhkan koordinasi antarlembaga dan kementerian. Untuk mengoptimalkan pengurangan risiko bencana, maka kementerian dan lembaga harus berintegrasi, agar terarah dan komprehensif.?

Asli Muhammadiyah

“Pengurangan risiko bencana juga merupakan investasi yang sangat strategis, karena sudah pernah terjadi bencana dengan kerugian yang sangat besar. Peran serta masyarakat juga sangat diperlukan keterlibatannya untuk menopang program pemerintah dalam pengurangan risiko bencana,” ujarnya.

Diskusi ini juga menghadirkan pembicara lain, Arief Sumargi (Kasubdit Pembinaan Teknis Kementerian LH dan Kehutanan RI) dan Koko Wijanarko (Kasubdit Identifikasi dan Analisis Kerentanan Perubahan Iklim Kementerian LH dan Kehutanan RI).?

Pemaparan semua pemateri diskusi menambah semangat peserta Rakornas LPBINU dalam menggali ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin dari narasumber untuk bekal terjun ke lapangan. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Nasional, Humor Islam, Tegal Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock