Sabtu, 26 Agustus 2017

Warga Berduyun Takziyah ke Pesantren Krapyak

Hashtag

Yogyakarta, Asli Muhammadiyah. Sejak tersebar kabar KH Ahmad Warsun Munawwir berpulang kepada Allah SWT pada Kamis (18/4)pukul 06.00 WIB, warga dan santri Pesantren Krapyak dan para santri di Yogyakarta berduyun-duyun untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang guru yang tak lain adalah pengarang kamus Arab-Indonesia dan Indonesia-Arab, Al-Munawwir.

Warga Berduyun Takziyah ke Pesantren Krapyak (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Berduyun Takziyah ke Pesantren Krapyak (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Berduyun Takziyah ke Pesantren Krapyak

Sholat jenazah pertama kali dipimpin oleh KH Zainal Abidin Munawwir, yang tidak lain adalah kakak beliau. Para santri sangat kehilangan, karena jasa Kiai Warsun sungguh luar biasa. Kamusnya bukan saja digunakan santri, para kiai juga menggunakannya. Bukan saja digunakan di Indonesia, tetapi juga digunakan di seluruh dunia.?

Mukhtar Salim, M.Ag, Sekretaris PWNU DIY, menyampaikan bahwa NU DIY berduka sangat mendalam terhadap wafatnya KH Ahmad Warsun Munawwir. Jasa-jasa Kiai Warsun, bagi Mukhtar, sangat besar bagi warga NU DIY khususnya, warga NU secara umum. Banyak santri-santri Kiai Warsun yang berkiprah memberikan manfaat kepada bangsa dan negara. Pengurus NU DIY menyerukan warga NU untuk mengiirmkan doa dan fatihah kepada almarhum.?

Asli Muhammadiyah

“Warga NU DIY sangat kehilangan. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah. Semoga generasi penerusnya diberikan kekuatan Allah untuk melanjutkan perjuangan beliau,” tegasnya.?

Asli Muhammadiyah

Sementara itu, Drs. H.M. Luthfi Hamid, M.Ag, Ketua LTN NU DIY dan juga Kepala Kementerian Agama Sleman, mengatakan bahwa jasa Kiai Warsun dengan kamusnya sungguh luar biasa. Siapapun santri di Nusantara sangat membutuhkan kamus itu. Karena jasanya yang besar itulah, LTN NU harus meneladani Kiai Warsun dalam soal karya, sehingga akan lahir santri-santri baru yang meneruskan perjuangan Kiai Warsun dalam berkarya.

“Kita harus meneladani Kiai Warsun. Kamus Al-Munawwir ini sungguh luar biasa. LTN NU harus berjuang melahirkan karya-karya besar, sehingga perjuangan Kiai Warsun selalu menancap dalam perjuangan santri di masa depan,” tegasnya.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Supriyadi-Rokhim

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Khutbah Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock