Jumat, 21 Juli 2017

PWNU NTT Awasi “Proyek Khilafah”

Kupang, Asli Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Jamal Ahmad mengatakan, akhir-akhir gerakan kelompok Islam dengan ideologi yang sangat keras mengembangkan dakwahnya di NTT, bahkan mampu untuk mengembangkan organisasi formal. PWNU betul-betul cermat dan melihat perkembangan-perkembangan kelompok ini.

PWNU NTT Awasi “Proyek Khilafah” (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU NTT Awasi “Proyek Khilafah” (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU NTT Awasi “Proyek Khilafah”

“Saya melihat melalui tulisan yang disampaikan oleh organisasi-organisasi tersebut ada kecenderungan bicara khilafah. Maka perlu kita awasi bersama,” kata Ketua PWNU NTT kepada Asli Muhammadiyah di Kupang, Rabu (29/5). 

“Dakwah yang mengembangkan khilafah akan bertabrakan dengan nilai -nilai ideologi agama dan ideologi Pancasila. Maka NU menilai dakwah tidak bisa dengan cara khilafah,” katanya. 

Asli Muhammadiyah

Menurutnya, Dakwah NU di NTT adalah mengajak orang dengan senyum, bukan dakwah mempertajam perbedaan. Dakwah NU adalah mengajak orang mewujudkan kemaslahatan umat. 

Dikatakannya, NU senantiasa menjaga keharmonisan, kedamian dan kerukunan umat beragama dan menjaga hubungan personal antara suku bangsa, ras, golongan dan agama.

Asli Muhammadiyah

Dikatakan Jamal, pihaknya selalu mengikuti perkembangan bagaimana kelompok-kelompok mengembangkan dakwah-dakwah dari setiap masjid ke masjid lain.

“Kita jangan membiarkan persoalan dakwah yang bertentangan dengan keutuhan bangsa ke depan. Kalau kita tidak jaga maka, masa depan generasi  akan menjadi gejolak,” katanya.

Ditambahkan, PWNU NTT mengharapkan masyarakat tidak terpancing dengan nilai-nilai baru masuk bahwa mereka lebih benar dengan Islam yang ada sekarang. Jangan agenda luar itu menyebabkan disintegritas. 

Mentri Agama Suryadharma Ali, saat berdialog bersama imam masjid se-Kota Kupang  beberapa waktu lalu berpesan agar kelompok-kelompok khilafah harus diangkul. NU harus rangkul dan memberikan pemahaman kepada mereka bahwa Islam yang baik dan Islam yang benar seperti apa.

“Jangan lakukan tindakan-tindakan sepihak dalam menghadapi kelompok-kelompok garis keras. Jika memberikan pemahaman yang baik, pasti pemahaman itu diterima oleh kelompok-kelompok tertentu,” kata Suryadharma. 

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Ajhar Jowe

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Pendidikan, Olahraga, Pesantren Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock