Jumat, 23 Juni 2017

PBNU Prihatin Konflik Sunni-Syiah di Irak

Jakarta, Asli Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan keprihatinannya atas menguatnya konflik horisontal yang terjadi di Irak antara kelompok Sunni dan Syiah.

“Irak merupakan negara seribu satu malam, sungguh memprihatinkan jika diantara kelompok masyarakat saling bertikai,” katanya, di gedung PBNU, Selasa (24/7).

PBNU Prihatin Konflik Sunni-Syiah di Irak (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Prihatin Konflik Sunni-Syiah di Irak (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Prihatin Konflik Sunni-Syiah di Irak

Ia mengatakan, konflik yang terjadi saat ini, jika ditelusuri ke belakang, merupakan akibat dari invasi Amerika Serikat ke Irak tahun 2003 lalu, yang sampai saat ini telah menelan ratusan ribu korban dan menjadikan Irak tidak stabil.

Asli Muhammadiyah

“Saddam Hussein tidak disukai karena kediktatorannya, tapi penyerbuan yang diakibatkan oleh Amerika Serikat menelan korban yang jauh lebih banyak,” tandasnya.

Sebelum invasi tersebut, kata Said Aqil yang menyelesaikan doktornya di Arab Saudi, hubungan antara Sunni dan Syiah cukup baik, sebagaimana hubungan antara kedua kelompok tersebut di Lebanon. Beberapa waktu lalu, ia berkunjung ke Lebanon, dan dua orang yang menjemput adalah orang Sunni dan Syiah, yang menunjukkan hubungan yang baik antara dua kelompok tersebut.?

Asli Muhammadiyah

Karena itu, ia tidak setuju atas keterlibatan pihak asing dalam upaya mengatasi konflik sektarian ini. Upaya memfasilitasi diplomasi kelompok yang bertikai di dalam negeri Irak sendiri merupakan langkah paling tepat.?

Untuk menstabilkan Irak, Kang Said berpendapat, negara tersebut harus dipimpin oleh orang kuat yang mampu bertindak tegas, meskipun bukan berarti harus menjadi diktator seperti Saddam Hussein, tetapi stabilitas merupakan prioritas utama yang harus dipenuhi.

Sejumlah analis mengatakan, merebaknya konflik ini dipicu oleh ketidakmampuan PM Irak Nuri al Maliki dalam mengakomodasi kepentingan semua kelompok. Kabinet dan posisi penting pemerintahan Irak didominasi oleh kalangan Syiah dan meminggirkan kelompok Sunni. Kelompok Sunni dan suku-suku yang tersingkir akhirnya melakukan perlawanan, bergabung dengan gerilyawan Negara Islam Irak dan Mediterania (ISIL). Mereka telah merebut sejumlah kota penting seperti Mosul dan Tikrit serta terus bergerak maju menuju Bagdad. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Asli Muhammadiyah Meme Islam, Nahdlatul Ulama Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock