Rabu, 29 Agustus 2007

Yenni Setuju Moratorium Bayar Pajak

Cirebon, Asli Muhammadiyah. Tokoh muda NU yang juga putri Gus Dur, Yenny Wahid siang tadi menyambangi para wartawan yang sedang mengetik berita di ruang Media Center di lokasi Konbes & Munas NU di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

Ditemani beberapa anggota komunitas Gusdurian, dia mengajak ngobrol para wartawan. Sontak para insan pers menyalami dan mengajaknya berbincang. Tak mau menyia-nyiakan waktu, awak media pun mewawancarainya tentang pokok bahasan Munas-Konbes NU.

Yenni Setuju Moratorium Bayar Pajak (Sumber Gambar : Nu Online)
Yenni Setuju Moratorium Bayar Pajak (Sumber Gambar : Nu Online)


Yenni Setuju Moratorium Bayar Pajak

Pengurus PP Muslimat NU ini menyampaikan, dirinya sebagai warga NU sangat setuju adanya pembahasan soal moratorium pembayaran pajak.

Rakyat, kata dia, berhak menuntut pemerintah untuk menjaga amanah berupa uang pajak yang telah dibayarkan. Berhak pula rakyat membangkang tidak membayar pajak jika setoran wajib itu dikorupsi setiap saat.

Asli Muhammadiyah

Asli Muhammadiyah

Saya setuju banget pembahasan di Munas dan Konbes ini. Ulama memang sudah lama mendengar jeritan rakyat soal pajak yang dikorupsi dan pelayanan negara yang tidak seperti yang diharapkan. Jadi moratorium pembayaran pajak itu bagus sebagai wacana maupun gerakan, tuturnya.

Ibu dua anak ini menambahkan, apa yang dilakukan para ulama adalah memberi warning kepada pemerintah, agar mendengar jeritan rakyat soal korupsi pajak. NU yang sangat sayang pada negara ini, kata Yenny, berkewajiban memberi alarm bahwa negara ini dalam bahaya jika persoalan pajak tidak disikapi dengan baik.

Sebab menurutnya, jika rakyat menolak membayar pajak, itu disebut pembangkangan sipil, negara akan ambruk. Karena pajak adalah sumber utama pendapatan negara.

Ia tegaskan, pembangkangan sipil berupa tidak membayar pajak merupakan aksi yang damai dan bagus. Walau rakyat sudah frustasi, tidak melakukan aksi kekerasan atau perusakan, tetapi dengan wacana gerakan pembangkangan sipil.

Pembangkangan sipil itu bagus. Padahal rakyat sudah frustasi. Jadi sekali lagi, pemerintah perlu merespon serius wacana moratorium pembayaran pajak ini. Ulama telah menerjemahkan suara rakyat. Negara harus bertindak sesuai amanah rakyat, pungkasnya.

Kontributor: Ichwan

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/39745/yenni-setuju-moratorium-bayar-pajak

Asli Muhammadiyah

Menarik

Asli Muhammadiyah disini maksudnya bukan membedakan mana yang asli atau bukan, tetapi kita saling menguatkan bahwa kita sama sama islam dan kita Bersaudara


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa admin situs Asli Muhammadiyah sangat membenci AdBlock karena dengan adanya iklan maka situs Asli Muhammadiyah bisa tetap berjalan. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Tulisan
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Asli Muhammadiyah dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock